PLAY PODCASTS
Radio Muhajir Project

Radio Muhajir Project

5,053 episodes — Page 43 of 102

155. TIPS MEMILIKI HARAPAN DALAM HIDUP | Tadzkiratus Saami' Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim

Bismillah, 155. TIPS MEMILIKI HARAPAN DALAM HIDUP Tadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim (Adab Penuntut Ilmu dan Adab Para Ahli Ilmu) Karya Ibnul Jama'ah Bab 2, Pasal 1, Poin 9 (Halaman 34, penerbit Pustaka Al-Ihsan) 9. MENSUCIKAN JIWA DAN RAGANYA Membersihkan jiwa dan raganya dari akhlak yang tercela serta menghiasinya dengan ahlak yang mulia. Diantara ahlak yang jelek adalah: khianat, hasad, lalim, marah bukan karena Allah, curang, sombong, riya', bangga diri, sum 'ah, pelit, keji, kufur nikmat, serakah, angkuh, sombong. Berlomba-lomba dalam urusan dunia, serta berbangga -bangga dengannya, penjilat, bermuka dua, menyukai pujian sesuatu yang tidak ia kerjakan, menutup mata dari aib sendiri, sibuk mencari aib orang lain, fanatik golongan bukan karena Allah, cinta dan takut bukan untuk Allah, ghibah, mengadu domba, berbuat kedustaan, bohong, berkata yang jelek, merendahkan manusia meskipun yang berada dibawahnya. === Saksikan Hasil RekamanKajian Rutin Serial Tadzkiratus Saami' Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim bersama,👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah,155. TIPS MEMILIKI HARAPAN DALAM HIDUP🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan dihttps://www.youtube.com/live/im0HlF7wVnM?si=BAvkIsbtO8Q_Ncn5

Feb 25, 20241h 14m

Riyaadhush Shaalihiin 1230. "TEMPATKAN SESEORANG SESUAI KEDUDUKANNYA"

Bismillah, 1230. TEMPATKAN SESEORANG SESUAI KEDUDUKANNYA Riyaadhush Shaalihiin Bab 44 | Memuliakan, memprioritaskan, meninggikan, & menunjukkan kemuliaan ulama, ahli ilmu, senior, & orang-orang yang punya keutamaan Hadits 352 | Hadits Abu Mas'ud Uqbah bin Amr al-Badri al-Anshari Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Mas'ud Uqbah bin Amr al-Badri al-Anshari Radhiallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, وعن أبي مسعودٍ عُقبةَ بنِ عمرٍو البدريِّ الأنصاريِّ رضي اللَّهُ عنه قال: قال رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤهُمْ لِكتَابِ اللَّهِ ، فَإِنْ كَانُوا في الْقِراءَةِ سَواءً ، فَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ ، فَإِنْ كَانُوا في السُّنَّةِ سَوَاءً ، فَأَقْدمُهُمْ هِجْرَةً ، فَإِنْ كانُوا في الهِجْرَةِ سَوَاءً ، فَأَقْدَمُهُمْ سِنّاً وَلا يُؤمَّنَّ الرَّجُلُ الرَّجُلَ في سُلْطَانِهِ ، وَلا يَقْعُدُ في بيْتِهِ على تَكْرِمتِهِ إِلاَّ بِإِذْنِهِ» رواه مسلم . "Yang berhak mengimami suatu kaum adalah yang paling pandai membaca kitab Allah. Apabila mereka di dalam urusan bacaan adalah sama, maka yang paling mengerti tentang Sunnah. Apabila mereka dalam Sunnah sama, maka yang terlebih dahulu hijrahnya. Dan jika mereka di dalam hijrahnya sama, maka yang paling tua usianya. Janganlah seseorang mengimami orang lain di tempat kekuasaannya, kecuali dengan izinnya dan jangan duduk di atas tempat khususnya di rumahnya, kecuali dengan izinnya." (HR. Muslim) Dalam suatu riwayat miliknya, وفي روايةٍ لَهُ : « فَأَقْدمهُمْ سِلْماً » بَدل « سِنًّا » : أَيْ إِسْلاماً . "Yang terlebih dahulu masuk Islam," Dan dalam riwayat lain miliknya, وفي رواية : يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤهُمْ لِكتَابِ اللَّهِ ، وأَقْدمُهُمْ قِراءَةً ، فَإِنْ كَانَتْ قِراءَتُهمْ سَواءً فَيَؤُمُّهم أَقْدمُهُمْ هِجْرةً ، فَإِنْ كَانوا في الهِجْرَةِ سوَاء ، فَلْيُؤمَّهُمْ أَكْبرُهُمْ سِناً » . والمُرادُ « بِسُلْطَانِهِ » محلُّ ولايتِهِ ، أَوْ الموْضعُ الذي يخْتَصُّ به . « وَتَكْرِمتُهُ» بفتحِ التاءِ وكسر والراءِ : وهِي ما يَنْفَرِدُ بِهِ مِنْ فِراشٍ وسرِيرٍ ونحْوِهِمَا . "Yang berhak mengimami suatu kaum adalah yang terpandai membaca kitab Allah dan paling dahulu bacaannya. Jika bacaan mereka sama, maka yang mengimami mereka adalah yang paling dahulu hijrahnya. Dan apabila mereka di dalam hijrahnya sama, maka yang mengimami mereka adalah yang paling tua usia(nya)." === Ikuti Kajian Serial Riyaadhush Shaalihiin via channel YouTube https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ insyaa Allah bersama:👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri1230. TEMPATKAN SESEORANG SESUAI KEDUDUKANNYABAB 44 | Memuliakan Memprioritaskan, Meninggikan, & Menunjukan Kemuliaan Ulama, Ahli Ilmu, Senior, & Orang-Orang Yang Punya Keutamaan🕠 Insyaa Allah Ahad 5 November 2023 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya)🎙️ Insyaa Allah disiarkan audio di http://radio.muhajirproject.com/📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 081295959542(tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call)

Feb 23, 202418 min

Riyaadhush Shaalihiin 1229. "LELAH KARENA JADI GENERASI SANDWICH?"

Bismillah, 1229. LELAH KARENA JADI GENERASI SANDWICH? Riyaadhush Shaalihiin Bab 44 | Memuliakan, memprioritaskan, meninggikan, & menunjukkan kemuliaan ulama, ahli ilmu, senior, & orang-orang yang punya keutamaan Tanya Jawab === Saksikan Hasil Rekaman Kajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama: 👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah 1229. LELAH KARENA JADI GENERASI SANDWICH? 🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan di https://www.youtube.com/live/QGyccQK8KvA?si=RGPqXOQhKae9NvRQ

Feb 23, 202437 min

KEKUATAN SEORANG HAMBA

Bismillah, KEKUATAN SEORANG HAMBA Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah Video pendek diambil dari Kajian Serial Tadzkiratus Saami’ Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim 154. “Harapan Itu Selalu Ada, Saudaraku” https://www.youtube.com/live/c0BELTaE3ds?si=i1oC_AoGE0H6SX17

Feb 23, 20241 min

Riyaadhush Shaalihiin 1228. "MEMINTA JODOH 'FULL PACKAGE' "

Bismillah, 1228. MEMINTA JODOH 'FULL PACKAGE' Riyaadhush Shaalihiin Bab 44 | Memuliakan, memprioritaskan, meninggikan, & menunjukkan kemuliaan ulama, ahli ilmu, senior, & orang-orang yang punya keutamaan Hadits 352 | Hadits Abu Mas'ud Uqbah bin Amr al-Badri al-Anshari Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Mas'ud Uqbah bin Amr al-Badri al-Anshari Radhiallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, وعن أبي مسعودٍ عُقبةَ بنِ عمرٍو البدريِّ الأنصاريِّ رضي اللَّهُ عنه قال: قال رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤهُمْ لِكتَابِ اللَّهِ ، فَإِنْ كَانُوا في الْقِراءَةِ سَواءً ، فَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ ، فَإِنْ كَانُوا في السُّنَّةِ سَوَاءً ، فَأَقْدمُهُمْ هِجْرَةً ، فَإِنْ كانُوا في الهِجْرَةِ سَوَاءً ، فَأَقْدَمُهُمْ سِنّاً وَلا يُؤمَّنَّ الرَّجُلُ الرَّجُلَ في سُلْطَانِهِ ، وَلا يَقْعُدُ في بيْتِهِ على تَكْرِمتِهِ إِلاَّ بِإِذْنِهِ» رواه مسلم . "Yang berhak mengimami suatu kaum adalah yang paling pandai membaca kitab Allah. Apabila mereka di dalam urusan bacaan adalah sama, maka yang paling mengerti tentang Sunnah. Apabila mereka dalam Sunnah sama, maka yang terlebih dahulu hijrahnya. Dan jika mereka di dalam hijrahnya sama, maka yang paling tua usianya. Janganlah seseorang mengimami orang lain di tempat kekuasaannya, kecuali dengan izinnya dan jangan duduk di atas tempat khususnya di rumahnya, kecuali dengan izinnya." (HR. Muslim) Dalam suatu riwayat miliknya, وفي روايةٍ لَهُ : « فَأَقْدمهُمْ سِلْماً » بَدل « سِنًّا » : أَيْ إِسْلاماً . "Yang terlebih dahulu masuk Islam," Dan dalam riwayat lain miliknya, وفي رواية : يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤهُمْ لِكتَابِ اللَّهِ ، وأَقْدمُهُمْ قِراءَةً ، فَإِنْ كَانَتْ قِراءَتُهمْ سَواءً فَيَؤُمُّهم أَقْدمُهُمْ هِجْرةً ، فَإِنْ كَانوا في الهِجْرَةِ سوَاء ، فَلْيُؤمَّهُمْ أَكْبرُهُمْ سِناً » . والمُرادُ « بِسُلْطَانِهِ » محلُّ ولايتِهِ ، أَوْ الموْضعُ الذي يخْتَصُّ به . « وَتَكْرِمتُهُ» بفتحِ التاءِ وكسر والراءِ : وهِي ما يَنْفَرِدُ بِهِ مِنْ فِراشٍ وسرِيرٍ ونحْوِهِمَا . "Yang berhak mengimami suatu kaum adalah yang terpandai membaca kitab Allah dan paling dahulu bacaannya. Jika bacaan mereka sama, maka yang mengimami mereka adalah yang paling dahulu hijrahnya. Dan apabila mereka di dalam hijrahnya sama, maka yang mengimami mereka adalah yang paling tua usia(nya)." === Saksikan Hasil RekamanKajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah1228. MEMINTA JODOH 'FULL PACKAGE'🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan dihttps://www.youtube.com/live/dnHItI2EveE?si=AsKJlELcuX3yScbz

Feb 22, 202426 min

BAGAI AIR BAGI IKAN

Bismillah, BAGAI AIR BAGI IKAN Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah Video pendek dari kajian serial Riyaadhush Shaalihiin: 696 “Ia Bagi Air Bagi Ikan” https://www.youtube.com/live/q3bKk9SGmkk?si=JLj5l53gAxOf0Cs_

Feb 22, 20241 min

Riyaadhush Shaalihiin 1227. "KEUTAMAAN SENIOR"

Bismillah, 1227. KEUTAMAAN SENIOR Riyaadhush Shaalihiin Bab 44 | Memuliakan, memprioritaskan, meninggikan, & menunjukkan kemuliaan ulama, ahli ilmu, senior, & orang-orang yang punya keutamaan Hadits 352 | Hadits Abu Mas'ud Uqbah bin Amr al-Badri al-Anshari Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Mas'ud Uqbah bin Amr al-Badri al-Anshari Radhiallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, وعن أبي مسعودٍ عُقبةَ بنِ عمرٍو البدريِّ الأنصاريِّ رضي اللَّهُ عنه قال: قال رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤهُمْ لِكتَابِ اللَّهِ ، فَإِنْ كَانُوا في الْقِراءَةِ سَواءً ، فَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ ، فَإِنْ كَانُوا في السُّنَّةِ سَوَاءً ، فَأَقْدمُهُمْ هِجْرَةً ، فَإِنْ كانُوا في الهِجْرَةِ سَوَاءً ، فَأَقْدَمُهُمْ سِنّاً وَلا يُؤمَّنَّ الرَّجُلُ الرَّجُلَ في سُلْطَانِهِ ، وَلا يَقْعُدُ في بيْتِهِ على تَكْرِمتِهِ إِلاَّ بِإِذْنِهِ» رواه مسلم . "Yang berhak mengimami suatu kaum adalah yang paling pandai membaca kitab Allah. Apabila mereka di dalam urusan bacaan adalah sama, maka yang paling mengerti tentang Sunnah. Apabila mereka dalam Sunnah sama, maka yang terlebih dahulu hijrahnya. Dan jika mereka di dalam hijrahnya sama, maka yang paling tua usianya. Janganlah seseorang mengimami orang lain di tempat kekuasaannya, kecuali dengan izinnya dan jangan duduk di atas tempat khususnya di rumahnya, kecuali dengan izinnya." (HR. Muslim) Dalam suatu riwayat miliknya, وفي روايةٍ لَهُ : « فَأَقْدمهُمْ سِلْماً » بَدل « سِنًّا » : أَيْ إِسْلاماً . "Yang terlebih dahulu masuk Islam," Dan dalam riwayat lain miliknya, وفي رواية : يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤهُمْ لِكتَابِ اللَّهِ ، وأَقْدمُهُمْ قِراءَةً ، فَإِنْ كَانَتْ قِراءَتُهمْ سَواءً فَيَؤُمُّهم أَقْدمُهُمْ هِجْرةً ، فَإِنْ كَانوا في الهِجْرَةِ سوَاء ، فَلْيُؤمَّهُمْ أَكْبرُهُمْ سِناً » . والمُرادُ « بِسُلْطَانِهِ » محلُّ ولايتِهِ ، أَوْ الموْضعُ الذي يخْتَصُّ به . « وَتَكْرِمتُهُ» بفتحِ التاءِ وكسر والراءِ : وهِي ما يَنْفَرِدُ بِهِ مِنْ فِراشٍ وسرِيرٍ ونحْوِهِمَا . "Yang berhak mengimami suatu kaum adalah yang terpandai membaca kitab Allah dan paling dahulu bacaannya. Jika bacaan mereka sama, maka yang mengimami mereka adalah yang paling dahulu hijrahnya. Dan apabila mereka di dalam hijrahnya sama, maka yang mengimami mereka adalah yang paling tua usia(nya)." === Saksikan Hasil RekamanKajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah1227. KEUTAMAAN SENIOR🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan dihttps://www.youtube.com/live/BHNQgQznX10?si=sXq_HYIUbXsk1JhD

Feb 22, 202428 min

NASIHAT (1 menitan)

Bismillah, NASIHAT (1 menitan)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri-hafizhahullah-

Feb 22, 20241 min

Riyaadhush Shaalihiin 1226. "KEUTAMAAN ILMU AL-QURAN & SUNNAH"

Bismillah, 1226. KEUTAMAAN ILMU AL-QURAN & SUNNAH Riyaadhush Shaalihiin Bab 44 | Memuliakan, memprioritaskan, meninggikan, & menunjukkan kemuliaan ulama, ahli ilmu, senior, & orang-orang yang punya keutamaan Hadits 352 | Hadits Abu Mas'ud Uqbah bin Amr al-Badri al-Anshari Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Mas'ud Uqbah bin Amr al-Badri al-Anshari Radhiallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, وعن أبي مسعودٍ عُقبةَ بنِ عمرٍو البدريِّ الأنصاريِّ رضي اللَّهُ عنه قال: قال رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤهُمْ لِكتَابِ اللَّهِ ، فَإِنْ كَانُوا في الْقِراءَةِ سَواءً ، فَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ ، فَإِنْ كَانُوا في السُّنَّةِ سَوَاءً ، فَأَقْدمُهُمْ هِجْرَةً ، فَإِنْ كانُوا في الهِجْرَةِ سَوَاءً ، فَأَقْدَمُهُمْ سِنّاً وَلا يُؤمَّنَّ الرَّجُلُ الرَّجُلَ في سُلْطَانِهِ ، وَلا يَقْعُدُ في بيْتِهِ على تَكْرِمتِهِ إِلاَّ بِإِذْنِهِ» رواه مسلم . "Yang berhak mengimami suatu kaum adalah yang paling pandai membaca kitab Allah. Apabila mereka di dalam urusan bacaan adalah sama, maka yang paling mengerti tentang Sunnah. Apabila mereka dalam Sunnah sama, maka yang terlebih dahulu hijrahnya. Dan jika mereka di dalam hijrahnya sama, maka yang paling tua usianya. Janganlah seseorang mengimami orang lain di tempat kekuasaannya, kecuali dengan izinnya dan jangan duduk di atas tempat khususnya di rumahnya, kecuali dengan izinnya." (HR. Muslim) Dalam suatu riwayat miliknya, وفي روايةٍ لَهُ : « فَأَقْدمهُمْ سِلْماً » بَدل « سِنًّا » : أَيْ إِسْلاماً . "Yang terlebih dahulu masuk Islam," Dan dalam riwayat lain miliknya, وفي رواية : يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤهُمْ لِكتَابِ اللَّهِ ، وأَقْدمُهُمْ قِراءَةً ، فَإِنْ كَانَتْ قِراءَتُهمْ سَواءً فَيَؤُمُّهم أَقْدمُهُمْ هِجْرةً ، فَإِنْ كَانوا في الهِجْرَةِ سوَاء ، فَلْيُؤمَّهُمْ أَكْبرُهُمْ سِناً » . والمُرادُ « بِسُلْطَانِهِ » محلُّ ولايتِهِ ، أَوْ الموْضعُ الذي يخْتَصُّ به . « وَتَكْرِمتُهُ» بفتحِ التاءِ وكسر والراءِ : وهِي ما يَنْفَرِدُ بِهِ مِنْ فِراشٍ وسرِيرٍ ونحْوِهِمَا . "Yang berhak mengimami suatu kaum adalah yang terpandai membaca kitab Allah dan paling dahulu bacaannya. Jika bacaan mereka sama, maka yang mengimami mereka adalah yang paling dahulu hijrahnya. Dan apabila mereka di dalam hijrahnya sama, maka yang mengimami mereka adalah yang paling tua usia(nya)." === Ikuti Kajian Serial Riyaadhush Shaalihiin via channel YouTube https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ insyaa Allah bersama:👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri1226. KEUTAMAAN ILMU AL-QURAN & SUNNAHBAB 44 | Memuliakan Memprioritaskan, Meninggikan, & Menunjukan Kemuliaan Ulama, Ahli Ilmu, Senior, & Orang-Orang Yang Punya Keutamaan🕠 Insyaa Allah Rabu 1 November 2023 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya)🎙️ Insyaa Allah disiarkan audio di http://radio.muhajirproject.com/📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 081295959542(tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call)

Feb 22, 202427 min

MENTALITAS KEPATUHAN PARA SAHABAT -Radhiyallahu’anhum- (2 menitan)

Bismillah, MENTALITAS KEPATUHAN PARA SAHABAT -Radhiyallahu’anhum- (2 menitan)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullahVideo pendek diambil dari Kajian Serial Tadzkiratus Saami’ Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim137. “Para Sahabat & Mental Menerima Kebenaran”https://www.youtube.com/live/MuTX4BSHFW8?si=DLFCriI0Nz1Th2kw

Feb 22, 20242 min

Riyaadhush Shaalihiin 1225. "KEUTAMAAN ULAMA DALAM SHALAT"

Bismillah, Riyaadhush Shaalihiin Bab 44 | Memuliakan, memprioritaskan, meninggikan, & menunjukkan kemuliaan ulama, ahli ilmu, senior, & orang-orang yang punya keutamaan Hadits 352 | Hadits Abu Mas'ud Uqbah bin Amr al-Badri al-Anshari Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Mas'ud Uqbah bin Amr al-Badri al-Anshari Radhiallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, وعن أبي مسعودٍ عُقبةَ بنِ عمرٍو البدريِّ الأنصاريِّ رضي اللَّهُ عنه قال: قال رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤهُمْ لِكتَابِ اللَّهِ ، فَإِنْ كَانُوا في الْقِراءَةِ سَواءً ، فَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ ، فَإِنْ كَانُوا في السُّنَّةِ سَوَاءً ، فَأَقْدمُهُمْ هِجْرَةً ، فَإِنْ كانُوا في الهِجْرَةِ سَوَاءً ، فَأَقْدَمُهُمْ سِنّاً وَلا يُؤمَّنَّ الرَّجُلُ الرَّجُلَ في سُلْطَانِهِ ، وَلا يَقْعُدُ في بيْتِهِ على تَكْرِمتِهِ إِلاَّ بِإِذْنِهِ» رواه مسلم . "Yang berhak mengimami suatu kaum adalah yang paling pandai membaca kitab Allah. Apabila mereka di dalam urusan bacaan adalah sama, maka yang paling mengerti tentang Sunnah. Apabila mereka dalam Sunnah sama, maka yang terlebih dahulu hijrahnya. Dan jika mereka di dalam hijrahnya sama, maka yang paling tua usianya. Janganlah seseorang mengimami orang lain di tempat kekuasaannya, kecuali dengan izinnya dan jangan duduk di atas tempat khususnya di rumahnya, kecuali dengan izinnya." (HR. Muslim) Dalam suatu riwayat miliknya, وفي روايةٍ لَهُ : « فَأَقْدمهُمْ سِلْماً » بَدل « سِنًّا » : أَيْ إِسْلاماً . "Yang terlebih dahulu masuk Islam," Dan dalam riwayat lain miliknya, وفي رواية : يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤهُمْ لِكتَابِ اللَّهِ ، وأَقْدمُهُمْ قِراءَةً ، فَإِنْ كَانَتْ قِراءَتُهمْ سَواءً فَيَؤُمُّهم أَقْدمُهُمْ هِجْرةً ، فَإِنْ كَانوا في الهِجْرَةِ سوَاء ، فَلْيُؤمَّهُمْ أَكْبرُهُمْ سِناً » . والمُرادُ « بِسُلْطَانِهِ » محلُّ ولايتِهِ ، أَوْ الموْضعُ الذي يخْتَصُّ به . « وَتَكْرِمتُهُ» بفتحِ التاءِ وكسر والراءِ : وهِي ما يَنْفَرِدُ بِهِ مِنْ فِراشٍ وسرِيرٍ ونحْوِهِمَا . "Yang berhak mengimami suatu kaum adalah yang terpandai membaca kitab Allah dan paling dahulu bacaannya. Jika bacaan mereka sama, maka yang mengimami mereka adalah yang paling dahulu hijrahnya. Dan apabila mereka di dalam hijrahnya sama, maka yang mengimami mereka adalah yang paling tua usia(nya)." === BismillahIkuti Kajian Serial Riyaadhush Shaalihiin via channel YouTube https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ insyaa Allah bersama:👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri1225. KEUTAMAAN ULAMA DALAM SHALATBAB 44 | Memuliakan Memprioritaskan, Meninggikan, & Menunjukan Kemuliaan Ulama, Ahli Ilmu, Senior, & Orang-Orang Yang Punya Keutamaan🕠 Insyaa Allah Selasa 31 Oktober 2023 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya)🎙️ Insyaa Allah disiarkan audio di http://radio.muhajirproject.com/📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 081295959542(tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call)

Feb 22, 202428 min

Kajian Wanita 154. "AGAR ALLAH MENERIMA KITA" | Kitab Al-Wabilush Shayyib

Bismillah, 154. AGAR ALLAH MENERIMA KITA Kajian Wanita Kitab Al-Wabilush Shayyib Pasal: Hadirnya hati saat melaksanakan shalat Sabda Nabi dalam hadits: "Dan aku memerintahkan kepada kalian untuk melaksanakan shalat. Apabila kalian melaksanakan shalat, janganlah kalian menoleh karena sesungguhnya Allah menghadapkan wajah-Nya pada wajah hamba-Nya selama hamba itu tidak menoleh." Menoleh yang terlarang dalam shalat ada dua macam: Pertama, menoleh atau berpalingnya hati dari Allah kepada selain Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kedua, menoleh atau berpalingnya penglihatan. Kedua hal ini terlarang. Allah senantiasa menepati janjinya selama hamba itu senantiasa melaksanakan shalatnya. Apabila ia berpaling dari Allah dengan hati atau penglihatannya, maka Allah akan berpaling darinya. Nabi pernah ditanya tentang menolehnya seseorang ketika mengerjakan shalat, lalu beliau bersabda: Dalam sebuah atsar disebutkan bahwa Allah berfirman, "(Ia berpaling) kepada yang lebih baik dari-Ku, kepada yang lebih baik dari-Ku?" Perumpamaan orang yang menoleh dalam shalatnya dengan penglihatan maupun hatinya adalah seperti seseorang yang dipanggil oleh penguasa lalu ia diberdirikan di hadapannya, dan ia menemui sang penguasa kemudian mengajaknya bicara. Di sela-sela pembicaraannya dengan penguasa, ia malah menoleh ke kiri dan ke kanan dan hatinya berpaling dari penguasa sehingga ia tidak lagi memahami apa yang dikatakan kepadanya karena hatinya tidak lagi hadir bersamanya. === Ikuti Kajian Serial Wabilush Shayyib via channel YouTube https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ insyaa Allah bersama:👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri154. AGAR ALLAH MENERIMA KITA🕙Insyaa Allah Senin, 30 Oktober 2023 pukul 10.15 WIB (Jakarta & sekitarnya)🎙️ Insyaa Allah disiarkan audio di http://radio.muhajirproject.com/📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0811862417(tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call)

Feb 22, 202459 min

Riyaadhush Shaalihiin 1224. "SIAPA YANG BERHAK MENJADI IMAM?"

Bismillah, 1224. SIAPA YANG BERHAK MENJADI IMAM? Riyaadhush Shaalihiin Bab 44 | Memuliakan, memprioritaskan, meninggikan, & menunjukkan kemuliaan ulama, ahli ilmu, senior, & orang-orang yang punya keutamaan Hadits 352 | Hadits Abu Mas'ud Uqbah bin Amr al-Badri al-Anshari Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Mas'ud Uqbah bin Amr al-Badri al-Anshari Radhiallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, وعن أبي مسعودٍ عُقبةَ بنِ عمرٍو البدريِّ الأنصاريِّ رضي اللَّهُ عنه قال: قال رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤهُمْ لِكتَابِ اللَّهِ ، فَإِنْ كَانُوا في الْقِراءَةِ سَواءً ، فَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ ، فَإِنْ كَانُوا في السُّنَّةِ سَوَاءً ، فَأَقْدمُهُمْ هِجْرَةً ، فَإِنْ كانُوا في الهِجْرَةِ سَوَاءً ، فَأَقْدَمُهُمْ سِنّاً وَلا يُؤمَّنَّ الرَّجُلُ الرَّجُلَ في سُلْطَانِهِ ، وَلا يَقْعُدُ في بيْتِهِ على تَكْرِمتِهِ إِلاَّ بِإِذْنِهِ» رواه مسلم . "Yang berhak mengimami suatu kaum adalah yang paling pandai membaca kitab Allah. Apabila mereka di dalam urusan bacaan adalah sama, maka yang paling mengerti tentang Sunnah. Apabila mereka dalam Sunnah sama, maka yang terlebih dahulu hijrahnya. Dan jika mereka di dalam hijrahnya sama, maka yang paling tua usianya. Janganlah seseorang mengimami orang lain di tempat kekuasaannya, kecuali dengan izinnya dan jangan duduk di atas tempat khususnya di rumahnya, kecuali dengan izinnya." (HR. Muslim) Dalam suatu riwayat miliknya, وفي روايةٍ لَهُ : « فَأَقْدمهُمْ سِلْماً » بَدل « سِنًّا » : أَيْ إِسْلاماً . "Yang terlebih dahulu masuk Islam," Dan dalam riwayat lain miliknya, وفي رواية : يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤهُمْ لِكتَابِ اللَّهِ ، وأَقْدمُهُمْ قِراءَةً ، فَإِنْ كَانَتْ قِراءَتُهمْ سَواءً فَيَؤُمُّهم أَقْدمُهُمْ هِجْرةً ، فَإِنْ كَانوا في الهِجْرَةِ سوَاء ، فَلْيُؤمَّهُمْ أَكْبرُهُمْ سِناً » . والمُرادُ « بِسُلْطَانِهِ » محلُّ ولايتِهِ ، أَوْ الموْضعُ الذي يخْتَصُّ به . « وَتَكْرِمتُهُ» بفتحِ التاءِ وكسر والراءِ : وهِي ما يَنْفَرِدُ بِهِ مِنْ فِراشٍ وسرِيرٍ ونحْوِهِمَا . "Yang berhak mengimami suatu kaum adalah yang terpandai membaca kitab Allah dan paling dahulu bacaannya. Jika bacaan mereka sama, maka yang mengimami mereka adalah yang paling dahulu hijrahnya. Dan apabila mereka di dalam hijrahnya sama, maka yang mengimami mereka adalah yang paling tua usia(nya)." === Saksikan Hasil RekamanKajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah1224. SIAPA YANG BERHAK MENJADI IMAM?🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan dihttps://www.youtube.com/live/S9PgcxNxIW4?si=A77i9C5ZPtzy_9pd

Feb 22, 202429 min

Muhajir Project Peduli “KANKER, JALAN INDAH ANUGERAH-NYA”.

Bismillah, "Kenapa harus saya yang kena kanker?" Pikiran ini menggelayuti beliau di masa mudanya, di saat karir cukup menanjak. Tak mudah melalui hari demi hari sesaat setelah vonis kanker diterima. Di tengah kebimbangan bagaimana menyikapi penyakitnya, Allah hadirkan jalan ilmu di hadapan beliau. Jalan indah yang membantu beliau memahami anugerah Allah Ta'ala di balik vonis kankernya. Simak cerita lengkap beliau dalam kisah “KANKER, JALAN INDAH ANUGERAH-NYA”. Atas izin Allah, beliau merupakan salah satu relawan yang ikut berjuang beramal bersama Muhajir Project Peduli, melalui rangkaian aktivitas kebaikan. Alhamdulillah, beliau juga turut merasakan dukungan Sahabat melalui program “Laa Ba'sa Thahuurun, Insyaa Allah”. Semoga Allah limpahkan keberkahan bagi beliau serta Allah jaga beliau dalam ketaatan. Jazaakumullahu khairan, semoga membawa keberkahan bagi kita semua. Follow Muhajir Project Peduli di Facebook & Instagram @muhajirprojectpeduli Silakan follow juga:@muhajirproject@muhajirprojectsafar@muhajirprojectstore@muhajirprojecttilawah@muhajirprojectskill@muhajirprojectkids@muhajirprojectjanaiz

Feb 22, 20244 min

154. HARAPAN ITU SELALU ADA SAUDARAKU | Tadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim

Bismillah, 154. HARAPAN ITU SELALU ADA SAUDARAKU Tadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim (Adab Penuntut Ilmu dan Adab Para Ahli Ilmu) Karya Ibnul Jama'ah Bab 2, Pasal 1, Poin 9 (Halaman 34, penerbit Pustaka Al-Ihsan) 9. MENSUCIKAN JIWA DAN RAGANYA Membersihkan jiwa dan raganya dari akhlak yang tercela serta menghiasinya dengan ahlak yang mulia. Diantara ahlak yang jelek adalah: khianat, hasad, lalim, marah bukan karena Allah, curang, sombong, riya', bangga diri, sum 'ah, pelit, keji, kufur nikmat, serakah, angkuh, sombong. Berlomba-lomba dalam urusan dunia, serta berbangga -bangga dengannya, penjilat, bermuka dua, menyukai pujian sesuatu yang tidak ia kerjakan, menutup mata dari aib sendiri, sibuk mencari aib orang lain, fanatik golongan bukan karena Allah, cinta dan takut bukan untuk Allah, ghibah, mengadu domba, berbuat kedustaan, bohong, berkata yang jelek, merendahkan manusia meskipun yang berada dibawahnya. === Saksikan Hasil RekamanKajian Rutin Serial Tadzkiratus Saami' Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim bersama,👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah,154. HARAPAN ITU SELALU ADA, SAUDARAKU🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan dihttps://www.youtube.com/live/c0BELTaE3ds?si=Y949QMSkEzz6-NjM

Feb 22, 20241h 20m

Riyaadhush Shaalihiin 1223. "HARAPAN & SEMANGAT HIDUP"

Bismillah, 1223. HARAPAN & SEMANGAT HIDUP Riyaadhush Shaalihiin Bab 44 | Memuliakan, memprioritaskan, meninggikan, & menunjukkan kemuliaan ulama, ahli ilmu, senior, & orang-orang yang punya keutamaan QS. Az-Zumar: 9 Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, أَمَّنْ هُوَ قَٰنِتٌ ءَانَآءَ ٱلَّيْلِ سَاجِدًا وَقَآئِمًا يَحْذَرُ ٱلْءَاخِرَةَ وَيَرْجُوا۟ رَحْمَةَ رَبِّهِۦ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ (Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Rabbnya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (QS. Az-Zumar: 9) === Saksikan Hasil RekamanKajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah1223. HARAPAN & SEMANGAT HIDUP🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan dihttps://www.youtube.com/live/F8jBHYVj0X4?si=gDVMu9Iy3eE3c0lm

Feb 22, 202428 min

Riyaadhush Shaalihiin 1222. "MUHASABAH VS SELF BLAMING"

Bismillah, 1222. MUHASABAH VS SELF BLAMING Bab 44 | Memuliakan, memprioritaskan, meninggikan, & menunjukkan kemuliaan ulama, ahli ilmu, senior, & orang-orang yang punya keutamaan Tanya Jawab === Saksikan Hasil RekamanKajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah1222. MUHASABAH VS SELF BLAMING🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan dihttps://www.youtube.com/live/8GWk5RxAOEo?si=JLoC7bBUi57DxPo8

Feb 21, 202443 min

HARTA YANG BERMANFAAT (1 menitan)

Bismillah, Harta Yang Bermanfaat (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah Video pendek diambil dari Kajian Serial Tadzkiratus Saami’ Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim 153. “Harap-Harap Cemas” https://www.youtube.com/live/OikstHZZiAs?si=u7BMlL6LUXVqVfjz

Feb 21, 20241 min

Riyaadhush Shaalihiin 1221. "LEBIH DEKAT DENGAN AYAH"

Bismillah, 1221. LEBIH DEKAT DENGAN AYAH Bab 44 | Memuliakan, memprioritaskan, meninggikan, & menunjukkan kemuliaan ulama, ahli ilmu, senior, & orang-orang yang punya keutamaan Tanya Jawab === Saksikan Hasil RekamanKajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah1221. LEBIH DEKAT DENGAN AYAH🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan dihttps://www.youtube.com/live/xzvuZSwgkqE?si=A59-XJ3MuspNYsDl

Feb 21, 202435 min

RUH & JIWA PENENTU SENANG SUSAHNYA HIDUP KITA (1 menitan)

Bismillah, RUH & JIWA PENENTU SENANG SUSAHNYA HIDUP KITA (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah Mutiara hikmah dari 101 Talk Show : “Konsep Rezeki Work Hard Atau Pray Hard?” https://youtu.be/xGVaYOo7_0o?si=6YtJmdjkGoDbbzNQ

Feb 21, 20241 min

Riyaadhush Shaalihiin 1220. "INGIN SUKSES? INI RESEPNYA"

Bismillah, 1220. INGIN SUKSES? INI RESEPNYA Bab 44 | Memuliakan, memprioritaskan, meninggikan, & menunjukkan kemuliaan ulama, ahli ilmu, senior, & orang-orang yang punya keutamaan QS. Az-Zumar: 9 Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, أَمَّنْ هُوَ قَٰنِتٌ ءَانَآءَ ٱلَّيْلِ سَاجِدًا وَقَآئِمًا يَحْذَرُ ٱلْءَاخِرَةَ وَيَرْجُوا۟ رَحْمَةَ رَبِّهِۦ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ (Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Rabbnya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (QS. Az-Zumar: 9) === Saksikan Hasil RekamanKajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah1220. INGIN SUKSES? INI RESEPNYA🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan dihttps://www.youtube.com/live/Z8gvzD9Ag6Q?si=QHOyTsCifWC1KchC

Feb 21, 202429 min

YANG TERBAIK TIDAK ASAL (1 menitan)

Bismillah, YANG TERBAIK TIDAK ASAL (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah Mutiara hikmah dari kajian kitab Riyadhush Shalihiin: 964. “Ciri-Ciri Menjadi Sahabat Terbaik” https://www.youtube.com/live/NuJuEHoFUVg?si=yU9oji8K9b14uRu2

Feb 21, 20240 min

Riyaadhush Shaalihiin 1219. "APAKAH SAMA ORANG YANG MENGETAHUI & TIDAK MENGETAHUI?"

Bismillah, 1219. APAKAH SAMA ORANG YANG MENGETAHUI & TIDAK MENGETAHUI? Riyaadhush Shaalihiin Bab 44 | Memuliakan, memprioritaskan, meninggikan, & menunjukkan kemuliaan ulama, ahli ilmu, senior, & orang-orang yang punya keutamaan QS. Az-Zumar: 9 Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, أَمَّنْ هُوَ قَٰنِتٌ ءَانَآءَ ٱلَّيْلِ سَاجِدًا وَقَآئِمًا يَحْذَرُ ٱلْءَاخِرَةَ وَيَرْجُوا۟ رَحْمَةَ رَبِّهِۦ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ (Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Rabbnya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (QS. Az-Zumar: 9) === Saksikan Hasil RekamanKajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah1219. APAKAH SAMA ORANG YANG MENGETAHUI & TIDAK MENGETAHUI?🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan dihttps://www.youtube.com/live/xkSdK-yQEro?si=805qsbrdKu3Dq1a-

Feb 21, 202434 min

MENGAUDIT AIB SENDIRI (1 menitan)

Bismillah, MENGAUDIT AIB SENDIRI (1 menitan)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullahVideo pendek diambil dari Kajian Serial Tadzkiratus Saami’ Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim150. “Fokus Pada Aib Sendiri = Konsep Kesuksesan”https://www.youtube.com/live/Ff8FNFWZJtA?si=AM81AgMWqeZf-TQh

Feb 21, 20241 min

Riyaadhush Shaalihiin 1218. "MEMULIAKAN ULAMA = MEMULIAKAN AGAMA"

Bismillah, 1218. MEMULIAKAN ULAMA = MEMULIAKAN AGAMA Riyaadhush Shaalihiin Bab 44 | Memuliakan, memprioritaskan, meninggikan, & menunjukkan kemuliaan ulama, ahli ilmu, senior, & orang-orang yang punya keutamaan Mukadimah === Saksikan Hasil RekamanKajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah1218. MEMULIAKAN ULAMA = MEMULIAKAN AGAMA🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan dihttps://www.youtube.com/live/NE3FPA-hv6A?si=g8d87MeaPj_4fQUF

Feb 21, 202424 min

Riyaadhush Shaalihiin 1217. "MEMULIAKAN & MEMPRIORITASKAN ULAMA, AHLI ILMU, SENIOR, & ORANG-ORANG YANG. PUNYA KEUTAMAAN"

Bismillah, 1217. MEMULIAKAN & MEMPRIORITASKAN ULAMA, AHLI ILMU, SENIOR, & ORANG-ORANG YANG. PUNYA KEUTAMAAN Riyaadhush Shaalihiin Bab 44 | Memuliakan, memprioritaskan, meninggikan, & menunjukkan kemuliaan ulama, ahli ilmu, senior, & orang-orang yang punya keutamaan Mukadimah

Feb 21, 202428 min

Kajian Wanita 153. "TAK AKAN PERNAH SAMA" | Kitab Al-Wabilush Shayyib

Bismillah, 153. TAK AKAN PERNAH SAMA Kajian Wanita Kitab Al-Wabilush Shayyib Pasal: Perumpamaan orang yang bertauhid & orang musyrik Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman لِيَمِيزَ ٱللَّهُ ٱلْخَبِيثَ مِنَ ٱلطَّيِّبِ وَيَجْعَلَ ٱلْخَبِيثَ بَعْضَهُۥ عَلَىٰ بَعْضٍ فَيَرْكُمَهُۥ جَمِيعًا فَيَجْعَلَهُۥ فِى جَهَنَّمَ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْخَٰسِرُونَ Supaya Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas sebagian yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahannam. Mereka itulah orang-orang yang merugi. (QS. Al-Anfal: 37) === Ikuti Kajian Serial Wabilush Shayyib via channel YouTube https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ insyaa Allah bersama: 👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 153. TAK AKAN PERNAH SAMA 🕙Insyaa Allah Senin, 23 Oktober 2023 pukul 10.15 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🎙️ Insyaa Allah disiarkan audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0811862417 (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call)

Feb 20, 202453 min

Riyaadhush Shaalihiin 1216. "KELUARGA NABI ﷺ "

Bismillah, 1216. KELUARGA NABI ﷺ Riyaadhush Shaalihiin BAB 43 | Memuliakan Keluarga Rasulullah ﷺ & Penjelasan Tentang Keutamaan Mereka Hadits ke-350 | Hadits Yazid bin Hayyan Dari Yazid bin Hayyan, beliau berkata, انْطلَقْتُ أَنا وحُصيْنُ بْنُ سَبْرَةَ ، وعمْرُو بن مُسْلِمٍ إلى زَيْدِ بْنِ أَرقمَ رضي اللَّه عنهم ، فلَمَّا جَلسْنا إِلَيهِ قال له حُصيْنٌ : لَقَد لَقِيتَ يَا زيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، رَأَيْتَ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وسمِعْتَ حَدِيثَهُ ، وغَزَوْتَ مَعَهُ، وَصَلَّيتَ خَلْفَهُ : لَقَدْ لَقِيتَ يا زَيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، حَدِّثْنَا يا زَيْدُ ما سمِعْتَ مِنْ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم . قال : يا ابْنَ أَخِي واللَّهِ لَقَدْ كَبِرتْ سِنِّي ، وقَدُم عهْدي ، ونسِيتُ بعْضَ الذي كنتُ أَعِي مِنْ رسولِ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم، فَمَا حَدَّثْتُكُمْ ، فَاقْبَلُوا ، وَمَالا فَلا تُكَلِّفُونِيهِ ثُمَّ قال : قام رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَوْماً فِينَا خطِيباً بِمَاءٍ يُدْعي خُمّاء بَيْنَ مكَّةَ وَالمَدِينَةِ ، فَحَمِدَ اللَّه ، وَأَثْنى عَليْه ، ووعَظَ، وَذَكَّرَ ، ثُمَّ قَالَ : «أَمَّا بعْدُ : أَلا أَيُّهَا النَّاسُ ، فَإِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَ رسولُ ربي فَأُجيبَ ، وأَنَا تَارِكٌ فِيكُمْ ثَقَلَيْنِ : أَوَّلهُما كِتابُ اللَّهِ ، فِيهِ الهُدى وَالنُّورُ ، فَخُذُوا بِكِتابِ اللَّه ، وَاسْتَمْسِكُوا به» فَحثَّ على كِتَابِ اللَّه ، ورغَّبَ فِيهِ . ثمَّ قَالَ « وأَهْلُ بَيْتِي ، أُذكِّركم اللَّه في أهلِ بيْتي ، أذكِّرُكم اللَّه في أهل بيتي » فَقَالَ لَهُ حُصَيْنٌ : ومَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ يا زيْدُ ؟ أليس نساؤُه من أهلِ بيتهِ ؟ قال : نساؤُه منْ أهلِ بيتِهِ وَلَكِن أَهْلُ بيْتِهِ منْ حُرِم الصَّدقَة بعْدَهُ ، قَال : ومَنْ هُم؟ قَالَ : هُمْ آلُ عليٍّ ، وآلُ عَقِيلٍ ، وآلُ جَعْفَر ، وَآلُ عبَّاسٍ ، قَالَ : كُلُّ هُؤلاءِ حُرِمَ الصَّدقَةَ ؟ قَالَ : نعَمْ . رواه مسلم . "Saya berangkat bersama Hushain bin Sabrah dan Amr bin Muslim menemui Zaid bin Arqam Radhiallahu ‘anhu Ketika kami telah duduk di hadapannya, Hushain berkata kepadanya, 'Sungguh Anda, wahai Zaid, telah mendapatkan kebaikan yang banyak; Anda telah melihat Rasulullah ﷺ telah mendengar hadits beliau, telah berperang bersama beliau dan shalat di belakang beliau. Sungguh Anda telah mendapatkan kebaikan yang banyak, wahai Zaid. Ceritakanlah kepada kami, wahai Zaid, apa yang Anda dengar dari Rasulullah ﷺ Dia berkata, 'Wahai putra saudaraku, demi Allah, usiaku telah lanjut, masa hidupku dengan Rasulullah ﷺ telah lama berlalu dan aku pun telah lupa sebagian yang dulu aku ingat dari Rasulullah ﷺ. Terimalah apa yang aku ceritakan kepada kalian, dan apa yang tidak (aku ceritakan), maka janganlah memaksaku menceritakannya.' Kemudian dia bercerita, 'Pada suatu hari Rasulullah ﷺ berdiri berkhutbah di tengah-tengah kami di sebuah sumber mata air yang disebut Khum, terletak antara Makkah dan Madinah. Beliau memuji Allah, menyanjung-nyanjungNya, menasihati dan memberi peringatan, kemudian bersabda, 'Amma ba' du, ingatlah wahai manusia, sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia, tidak lama lagi utusan Rabbku akan datang kepadaku dan aku pasti menyambutnya. Aku meninggalkan di tengah-tengah kalian dua perkara yang agung; yang pertama adalah kitab Allah, di dalamnya ada petunjuk dan cahaya, maka ambillah kitab Allah dan berpegang teguhlah kepadanya.' Beliau mendorong dan menganjurkan untuk mengikuti kitab Allah. Kemudian beliau bersabda, 'Dan keluargaku, aku peringatkan kalian; takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku. Aku peringatkan kalian, takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku.' Maka Hushain bertanya kepadanya, 'Siapakah Ahlul Bait Rasulullah, wahai Zaid, bukankah istri-istrinya termasuk Ahlul Baitnya?' Dia menjawab, 'Istri-istri beliau termasuk Ahlul Bait beliau, akan tetapi Ahlul Bait beliau adalah orang yang diharamkan memakan sedekah sesudahnya.' Hushain bertanya, ‘Siapakah mereka?' Zaid berkata, 'Mereka adalah keluarga Ali, keluarga Aqil, keluarga Ja'far dan keluarga Abbas.' Dia bertanya, 'Mereka semua itu diharamkan menerima sedekah?' Dia menjawab, 'Ya'." (HR. Muslim)

Feb 20, 202426 min

153. HARAP-HARAP CEMAS | Tadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim

Bismillah, 153. HARAP-HARAP CEMAS Tadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim (Adab Penuntut Ilmu dan Adab Para Ahli Ilmu) Karya Ibnul Jama'ah Bab 2, Pasal 1, Poin 9 (Halaman 34, penerbit Pustaka Al-Ihsan) 9. MENSUCIKAN JIWA DAN RAGANYA Membersihkan jiwa dan raganya dari akhlak yang tercela serta menghiasinya dengan ahlak yang mulia. Diantara ahlak yang jelek adalah: khianat, hasad, lalim, marah bukan karena Allah, curang, sombong, riya', bangga diri, sum 'ah, pelit, keji, kufur nikmat, serakah, angkuh, sombong. Berlomba-lomba dalam urusan dunia, serta berbangga -bangga dengannya, penjilat, bermuka dua, menyukai pujian sesuatu yang tidak ia kerjakan, menutup mata dari aib sendiri, sibuk mencari aib orang lain, fanatik golongan bukan karena Allah, cinta dan takut bukan untuk Allah, ghibah, mengadu domba, berbuat kedustaan, bohong, berkata yang jelek, merendahkan manusia meskipun yang berada dibawahnya. === Saksikan Hasil RekamanKajian Rutin Serial Tadzkiratus Saami' Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim bersama,👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah,153. HARAP-HARAP CEMAS🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan dihttps://www.youtube.com/live/OikstHZZiAs?si=7N8Iwj_dWkuepG9_

Feb 20, 20241h 15m

TOLAK SEJAK AWAL (1 menitan)

Bismillah, TOLAK SEJAK AWAL (1 menitan)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullahMutiara hikmah dari kajian kitab Riyadhush Shalihiin:799. “Kunci Dari Masalah-Masalah Rumah Tangga”https://www.youtube.com/live/q5Mg35-2tD0?si=thI46up3JeQ8PphW

Feb 20, 20241 min

Riyaadhush Shaalihiin 1215. "ADIL & OBJEKTIF DEKATKAN TAQWA"

Bismillah, 1215. ADIL & OBJEKTIF DEKATKAN TAQWA Riyaadhush Shaalihiin BAB 43 | Memuliakan Keluarga Rasulullah ﷺ & Penjelasan Tentang Keutamaan Mereka Tanya Jawab === Saksikan Hasil RekamanKajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah1215. ADIL & OBJEKTIF DEKATKAN TAQWA🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan dihttps://www.youtube.com/live/-cp9u8uJCso?si=ZePPn2WBc3RDDoDI

Feb 20, 202446 min

PROSES MENYIKAPI PUJIAN & CELAAN (1 menitan)

Bismillah, PROSES MENYIKAPI PUJIAN & CELAAN (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah Video pendek diambil dari Kajian Serial Tadzkiratus Saami’ Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim 149. “Buka Aib Orang = Buka Aib Sendiri” https://www.youtube.com/live/R5x1ea4lAy0?si=BSNemlTBhA0qEX0z

Feb 20, 20241 min

Riyaadhush Shaalihiin 1214. "OBAT FITNAH SYAHWAT"

Bismillah, 1214. OBAT FITNAH SYAHWAT Riyaadhush Shaalihiin BAB 43 | Memuliakan Keluarga Rasulullah ﷺ & Penjelasan Tentang Keutamaan Mereka Tanya Jawab === Saksikan Hasil RekamanKajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah1214. OBAT FITNAH SYAHWAT🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan dihttps://www.youtube.com/live/5o1y29vPR_k?si=RRAxj5cBjqRip5Za

Feb 20, 202428 min

CARA BERMAIN YANG TEPAT (1 menitan)

Bismillah, CARA BERMAIN YANG TEPAT (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah Mutiara hikmah dari 101 Talk Show : “Konsep Rezeki Work Hard Atau Pray Hard?” https://youtu.be/xGVaYOo7_0o?si=6YtJmdjkGoDbbzNQ

Feb 20, 20241 min

Riyaadhush Shaalihiin 1213. MANFAAT DARI MEMULIAKAN KELUARGA RASULULLAH ﷺ

Bismillah, 1213. MANFAAT DARI MEMULIAKAN KELUARGA RASULULLAH ﷺ Riyaadhush Shaalihiin BAB 43 | Memuliakan Keluarga Rasulullah ﷺ & Penjelasan Tentang Keutamaan Mereka Hadits ke-350 | Dari Yazid bin Hayyan, انْطلَقْتُ أَنا وحُصيْنُ بْنُ سَبْرَةَ ، وعمْرُو بن مُسْلِمٍ إلى زَيْدِ بْنِ أَرقمَ رضي اللَّه عنهم ، فلَمَّا جَلسْنا إِلَيهِ قال له حُصيْنٌ : لَقَد لَقِيتَ يَا زيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، رَأَيْتَ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وسمِعْتَ حَدِيثَهُ ، وغَزَوْتَ مَعَهُ، وَصَلَّيتَ خَلْفَهُ : لَقَدْ لَقِيتَ يا زَيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، حَدِّثْنَا يا زَيْدُ ما سمِعْتَ مِنْ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم . قال : يا ابْنَ أَخِي واللَّهِ لَقَدْ كَبِرتْ سِنِّي ، وقَدُم عهْدي ، ونسِيتُ بعْضَ الذي كنتُ أَعِي مِنْ رسولِ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم، فَمَا حَدَّثْتُكُمْ ، فَاقْبَلُوا ، وَمَالا فَلا تُكَلِّفُونِيهِ ثُمَّ قال : قام رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَوْماً فِينَا خطِيباً بِمَاءٍ يُدْعي خُمّاء بَيْنَ مكَّةَ وَالمَدِينَةِ ، فَحَمِدَ اللَّه ، وَأَثْنى عَليْه ، ووعَظَ، وَذَكَّرَ ، ثُمَّ قَالَ : «أَمَّا بعْدُ : أَلا أَيُّهَا النَّاسُ ، فَإِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَ رسولُ ربي فَأُجيبَ ، وأَنَا تَارِكٌ فِيكُمْ ثَقَلَيْنِ : أَوَّلهُما كِتابُ اللَّهِ ، فِيهِ الهُدى وَالنُّورُ ، فَخُذُوا بِكِتابِ اللَّه ، وَاسْتَمْسِكُوا به» فَحثَّ على كِتَابِ اللَّه ، ورغَّبَ فِيهِ . ثمَّ قَالَ « وأَهْلُ بَيْتِي ، أُذكِّركم اللَّه في أهلِ بيْتي ، أذكِّرُكم اللَّه في أهل بيتي » فَقَالَ لَهُ حُصَيْنٌ : ومَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ يا زيْدُ ؟ أليس نساؤُه من أهلِ بيتهِ ؟ قال : نساؤُه منْ أهلِ بيتِهِ وَلَكِن أَهْلُ بيْتِهِ منْ حُرِم الصَّدقَة بعْدَهُ ، قَال : ومَنْ هُم؟ قَالَ : هُمْ آلُ عليٍّ ، وآلُ عَقِيلٍ ، وآلُ جَعْفَر ، وَآلُ عبَّاسٍ ، قَالَ : كُلُّ هُؤلاءِ حُرِمَ الصَّدقَةَ ؟ قَالَ : نعَمْ . رواه مسلم . "Saya berangkat bersama Hushain bin Sabrah dan Amr bin Muslim menemui Zaid bin Arqam Radhiallahu ‘anhu Ketika kami telah duduk di hadapannya, Hushain berkata kepadanya, 'Sungguh Anda, wahai Zaid, telah mendapatkan kebaikan yang banyak; Anda telah melihat Rasulullah ﷺ telah mendengar hadits beliau, telah berperang bersama beliau dan shalat di belakang beliau. Sungguh Anda telah mendapatkan kebaikan yang banyak, wahai Zaid. Ceritakanlah kepada kami, wahai Zaid, apa yang Anda dengar dari Rasulullah ﷺ Dia berkata, 'Wahai putra saudaraku, demi Allah, usiaku telah lanjut, masa hidupku dengan Rasulullah ﷺ telah lama berlalu dan aku pun telah lupa sebagian yang dulu aku ingat dari Rasulullah ﷺ. Terimalah apa yang aku ceritakan kepada kalian, dan apa yang tidak (aku ceritakan), maka janganlah memaksaku menceritakannya.' Kemudian dia bercerita, 'Pada suatu hari Rasulullah ﷺ berdiri berkhutbah di tengah-tengah kami di sebuah sumber mata air yang disebut Khum, terletak antara Makkah dan Madinah. Beliau memuji Allah, menyanjung-nyanjungNya, menasihati dan memberi peringatan, kemudian bersabda, 'Amma ba' du, ingatlah wahai manusia, sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia, tidak lama lagi utusan Rabbku akan datang kepadaku dan aku pasti menyambutnya. Aku meninggalkan di tengah-tengah kalian dua perkara yang agung; yang pertama adalah kitab Allah, di dalamnya ada petunjuk dan cahaya, maka ambillah kitab Allah dan berpegang teguhlah kepadanya.' Beliau mendorong dan menganjurkan untuk mengikuti kitab Allah. Kemudian beliau bersabda, 'Dan keluargaku, aku peringatkan kalian; takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku. Aku peringatkan kalian, takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku.' Maka Hushain bertanya kepadanya, 'Siapakah Ahlul Bait Rasulullah, wahai Zaid, bukankah istri-istrinya termasuk Ahlul Baitnya?' Dia menjawab, 'Istri-istri beliau termasuk Ahlul Bait beliau, akan tetapi Ahlul Bait beliau adalah orang yang diharamkan memakan sedekah sesudahnya.' Hushain bertanya, ‘Siapakah mereka?' Zaid berkata, 'Mereka adalah keluarga Ali, keluarga Aqil, keluarga Ja'far dan keluarga Abbas.' Dia bertanya, 'Mereka semua itu diharamkan menerima sedekah?' Dia menjawab, 'Ya'." (HR. Muslim)

Feb 20, 202426 min

Riyaadhush Shaalihiin 1212. "BERBICARA BAIK TENTANG KELUARGA & SAHABAT NABI ﷺ "

Bismillah, 1212. BERBICARA BAIK TENTANG KELUARGA & SAHABAT NABI ﷺ Riyaadhush Shaalihiin BAB 43 | Memuliakan Keluarga Rasulullah ﷺ & Penjelasan Tentang Keutamaan Mereka Hadits ke-350 | Dari Yazid bin Hayyan, انْطلَقْتُ أَنا وحُصيْنُ بْنُ سَبْرَةَ ، وعمْرُو بن مُسْلِمٍ إلى زَيْدِ بْنِ أَرقمَ رضي اللَّه عنهم ، فلَمَّا جَلسْنا إِلَيهِ قال له حُصيْنٌ : لَقَد لَقِيتَ يَا زيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، رَأَيْتَ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وسمِعْتَ حَدِيثَهُ ، وغَزَوْتَ مَعَهُ، وَصَلَّيتَ خَلْفَهُ : لَقَدْ لَقِيتَ يا زَيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، حَدِّثْنَا يا زَيْدُ ما سمِعْتَ مِنْ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم . قال : يا ابْنَ أَخِي واللَّهِ لَقَدْ كَبِرتْ سِنِّي ، وقَدُم عهْدي ، ونسِيتُ بعْضَ الذي كنتُ أَعِي مِنْ رسولِ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم، فَمَا حَدَّثْتُكُمْ ، فَاقْبَلُوا ، وَمَالا فَلا تُكَلِّفُونِيهِ ثُمَّ قال : قام رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَوْماً فِينَا خطِيباً بِمَاءٍ يُدْعي خُمّاء بَيْنَ مكَّةَ وَالمَدِينَةِ ، فَحَمِدَ اللَّه ، وَأَثْنى عَليْه ، ووعَظَ، وَذَكَّرَ ، ثُمَّ قَالَ : «أَمَّا بعْدُ : أَلا أَيُّهَا النَّاسُ ، فَإِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَ رسولُ ربي فَأُجيبَ ، وأَنَا تَارِكٌ فِيكُمْ ثَقَلَيْنِ : أَوَّلهُما كِتابُ اللَّهِ ، فِيهِ الهُدى وَالنُّورُ ، فَخُذُوا بِكِتابِ اللَّه ، وَاسْتَمْسِكُوا به» فَحثَّ على كِتَابِ اللَّه ، ورغَّبَ فِيهِ . ثمَّ قَالَ « وأَهْلُ بَيْتِي ، أُذكِّركم اللَّه في أهلِ بيْتي ، أذكِّرُكم اللَّه في أهل بيتي » فَقَالَ لَهُ حُصَيْنٌ : ومَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ يا زيْدُ ؟ أليس نساؤُه من أهلِ بيتهِ ؟ قال : نساؤُه منْ أهلِ بيتِهِ وَلَكِن أَهْلُ بيْتِهِ منْ حُرِم الصَّدقَة بعْدَهُ ، قَال : ومَنْ هُم؟ قَالَ : هُمْ آلُ عليٍّ ، وآلُ عَقِيلٍ ، وآلُ جَعْفَر ، وَآلُ عبَّاسٍ ، قَالَ : كُلُّ هُؤلاءِ حُرِمَ الصَّدقَةَ ؟ قَالَ : نعَمْ . رواه مسلم . "Saya berangkat bersama Hushain bin Sabrah dan Amr bin Muslim menemui Zaid bin Arqam Radhiallahu ‘anhu Ketika kami telah duduk di hadapannya, Hushain berkata kepadanya, 'Sungguh Anda, wahai Zaid, telah mendapatkan kebaikan yang banyak; Anda telah melihat Rasulullah ﷺ telah mendengar hadits beliau, telah berperang bersama beliau dan shalat di belakang beliau. Sungguh Anda telah mendapatkan kebaikan yang banyak, wahai Zaid. Ceritakanlah kepada kami, wahai Zaid, apa yang Anda dengar dari Rasulullah ﷺ Dia berkata, 'Wahai putra saudaraku, demi Allah, usiaku telah lanjut, masa hidupku dengan Rasulullah ﷺ telah lama berlalu dan aku pun telah lupa sebagian yang dulu aku ingat dari Rasulullah ﷺ. Terimalah apa yang aku ceritakan kepada kalian, dan apa yang tidak (aku ceritakan), maka janganlah memaksaku menceritakannya.' Kemudian dia bercerita, 'Pada suatu hari Rasulullah ﷺ berdiri berkhutbah di tengah-tengah kami di sebuah sumber mata air yang disebut Khum, terletak antara Makkah dan Madinah. Beliau memuji Allah, menyanjung-nyanjungNya, menasihati dan memberi peringatan, kemudian bersabda, 'Amma ba' du, ingatlah wahai manusia, sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia, tidak lama lagi utusan Rabbku akan datang kepadaku dan aku pasti menyambutnya. Aku meninggalkan di tengah-tengah kalian dua perkara yang agung; yang pertama adalah kitab Allah, di dalamnya ada petunjuk dan cahaya, maka ambillah kitab Allah dan berpegang teguhlah kepadanya.' Beliau mendorong dan menganjurkan untuk mengikuti kitab Allah. Kemudian beliau bersabda, 'Dan keluargaku, aku peringatkan kalian; takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku. Aku peringatkan kalian, takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku.' Maka Hushain bertanya kepadanya, 'Siapakah Ahlul Bait Rasulullah, wahai Zaid, bukankah istri-istrinya termasuk Ahlul Baitnya?' Dia menjawab, 'Istri-istri beliau termasuk Ahlul Bait beliau, akan tetapi Ahlul Bait beliau adalah orang yang diharamkan memakan sedekah sesudahnya.' Hushain bertanya, ‘Siapakah mereka?' Zaid berkata, 'Mereka adalah keluarga Ali, keluarga Aqil, keluarga Ja'far dan keluarga Abbas.' Dia bertanya, 'Mereka semua itu diharamkan menerima sedekah?' Dia menjawab, 'Ya'." (HR. Muslim)

Feb 20, 202422 min

BATAS TITIK MAKSIMAL (1 menitan)

Bismillah, BATAS TITIK MAKSIMAL (1 menitan)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullahVideo pendek diambil dari Khutbah Jumat“Perbaikilah Amalmu”https://youtu.be/ZuNAR5V6HMo?si=TgIoZQftDAESQZhL

Feb 20, 20241 min

Riyaadhush Shaalihiin 1211. "SETIA KEPADA KELUARGA NABI ﷺ YANG BERIMAN"

Bismillah, 1211. SETIA KEPADA KELUARGA NABI ﷺ YANG BERIMAN Riyaadhush Shaalihiin BAB 43 | Memuliakan Keluarga Rasulullah ﷺ & Penjelasan Tentang Keutamaan Mereka Hadits ke-350 | Dari Yazid bin Hayyan, انْطلَقْتُ أَنا وحُصيْنُ بْنُ سَبْرَةَ ، وعمْرُو بن مُسْلِمٍ إلى زَيْدِ بْنِ أَرقمَ رضي اللَّه عنهم ، فلَمَّا جَلسْنا إِلَيهِ قال له حُصيْنٌ : لَقَد لَقِيتَ يَا زيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، رَأَيْتَ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وسمِعْتَ حَدِيثَهُ ، وغَزَوْتَ مَعَهُ، وَصَلَّيتَ خَلْفَهُ : لَقَدْ لَقِيتَ يا زَيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، حَدِّثْنَا يا زَيْدُ ما سمِعْتَ مِنْ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم . قال : يا ابْنَ أَخِي واللَّهِ لَقَدْ كَبِرتْ سِنِّي ، وقَدُم عهْدي ، ونسِيتُ بعْضَ الذي كنتُ أَعِي مِنْ رسولِ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم، فَمَا حَدَّثْتُكُمْ ، فَاقْبَلُوا ، وَمَالا فَلا تُكَلِّفُونِيهِ ثُمَّ قال : قام رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَوْماً فِينَا خطِيباً بِمَاءٍ يُدْعي خُمّاء بَيْنَ مكَّةَ وَالمَدِينَةِ ، فَحَمِدَ اللَّه ، وَأَثْنى عَليْه ، ووعَظَ، وَذَكَّرَ ، ثُمَّ قَالَ : «أَمَّا بعْدُ : أَلا أَيُّهَا النَّاسُ ، فَإِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَ رسولُ ربي فَأُجيبَ ، وأَنَا تَارِكٌ فِيكُمْ ثَقَلَيْنِ : أَوَّلهُما كِتابُ اللَّهِ ، فِيهِ الهُدى وَالنُّورُ ، فَخُذُوا بِكِتابِ اللَّه ، وَاسْتَمْسِكُوا به» فَحثَّ على كِتَابِ اللَّه ، ورغَّبَ فِيهِ . ثمَّ قَالَ « وأَهْلُ بَيْتِي ، أُذكِّركم اللَّه في أهلِ بيْتي ، أذكِّرُكم اللَّه في أهل بيتي » فَقَالَ لَهُ حُصَيْنٌ : ومَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ يا زيْدُ ؟ أليس نساؤُه من أهلِ بيتهِ ؟ قال : نساؤُه منْ أهلِ بيتِهِ وَلَكِن أَهْلُ بيْتِهِ منْ حُرِم الصَّدقَة بعْدَهُ ، قَال : ومَنْ هُم؟ قَالَ : هُمْ آلُ عليٍّ ، وآلُ عَقِيلٍ ، وآلُ جَعْفَر ، وَآلُ عبَّاسٍ ، قَالَ : كُلُّ هُؤلاءِ حُرِمَ الصَّدقَةَ ؟ قَالَ : نعَمْ . رواه مسلم . "Saya berangkat bersama Hushain bin Sabrah dan Amr bin Muslim menemui Zaid bin Arqam Radhiallahu ‘anhu Ketika kami telah duduk di hadapannya, Hushain berkata kepadanya, 'Sungguh Anda, wahai Zaid, telah mendapatkan kebaikan yang banyak; Anda telah melihat Rasulullah ﷺ telah mendengar hadits beliau, telah berperang bersama beliau dan shalat di belakang beliau. Sungguh Anda telah mendapatkan kebaikan yang banyak, wahai Zaid. Ceritakanlah kepada kami, wahai Zaid, apa yang Anda dengar dari Rasulullah ﷺ Dia berkata, 'Wahai putra saudaraku, demi Allah, usiaku telah lanjut, masa hidupku dengan Rasulullah ﷺ telah lama berlalu dan aku pun telah lupa sebagian yang dulu aku ingat dari Rasulullah ﷺ. Terimalah apa yang aku ceritakan kepada kalian, dan apa yang tidak (aku ceritakan), maka janganlah memaksaku menceritakannya.' Kemudian dia bercerita, 'Pada suatu hari Rasulullah ﷺ berdiri berkhutbah di tengah-tengah kami di sebuah sumber mata air yang disebut Khum, terletak antara Makkah dan Madinah. Beliau memuji Allah, menyanjung-nyanjungNya, menasihati dan memberi peringatan, kemudian bersabda, 'Amma ba' du, ingatlah wahai manusia, sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia, tidak lama lagi utusan Rabbku akan datang kepadaku dan aku pasti menyambutnya. Aku meninggalkan di tengah-tengah kalian dua perkara yang agung; yang pertama adalah kitab Allah, di dalamnya ada petunjuk dan cahaya, maka ambillah kitab Allah dan berpegang teguhlah kepadanya.' Beliau mendorong dan menganjurkan untuk mengikuti kitab Allah. Kemudian beliau bersabda, 'Dan keluargaku, aku peringatkan kalian; takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku. Aku peringatkan kalian, takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku.' Maka Hushain bertanya kepadanya, 'Siapakah Ahlul Bait Rasulullah, wahai Zaid, bukankah istri-istrinya termasuk Ahlul Baitnya?' Dia menjawab, 'Istri-istri beliau termasuk Ahlul Bait beliau, akan tetapi Ahlul Bait beliau adalah orang yang diharamkan memakan sedekah sesudahnya.' Hushain bertanya, ‘Siapakah mereka?' Zaid berkata, 'Mereka adalah keluarga Ali, keluarga Aqil, keluarga Ja'far dan keluarga Abbas.' Dia bertanya, 'Mereka semua itu diharamkan menerima sedekah?' Dia menjawab, 'Ya'." (HR. Muslim)

Feb 20, 202424 min

Kajian Wanita 152. "BERBAHAGIALAH KALIAN!" | Kitab Al-Wabilush Shayyib

Bismillah, 152. BERBAHAGIALAH KALIAN! Kajian Wanita Kitab Al-Wabilush Shayyib Pasal: Perumpamaan orang yang bertauhid & orang musyrik Ketika syirik merupakan catatan yang paling agung di sisi Allah di antara tiga catatan tersebut, maka Allah rnengharamkan Surga bagi pelakunya. Tidak akan masuk Surga seorang yang melakukan Surga hanya akan dimasuki oleh orang-orang yang menyeru kepada kebaikan dan melarang dari kemunkaran, bertutur kata baik, melaksanakan amanah, menyambung silaturrahim dan berbakti kepada kedua orang tua. Siapa saja di antara hamba yang menjadikan kunci yang benar berupa tauhid di dunia ini, kemudian menyusun pada kunci tersebut seperti melaksanakan perintah, maka ia akan datang pada hari Kiamat kelak menuju pintu Surga dan hadir bersamanya kunci Surga itu, yang tidak akan dibuka kecuali dengan kunci itu. Namun siapa yang belum memiliki kunci, maka tidak akan dibukakan baginya pintu Surga. Begitu pula orang yang datang dengan kunci yang tidak memiliki gigi, tidak akan mungkin baginya untuk membuka pintu Surga dengan kunci seperti itu. Adapun gigi-gigi dari kunci tersebut adalah shalat, puasa, zakat, haji dan jihad. Kecuali ia mempunyai dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan yang belum hilang darinya bekas dari dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan itu di dunia ini dengan taubat dan istighfar, maka sesungguhnya ia dilarang untuk masuk ke dalam Surga sampai ia bersih dari dosa-dosanya. Apabila belum dibersihkan dengan musibah-musibah dan kesulitan-kesulitan yang menimpanya, niscaya ia harus masuk ke dalam neraka terlebih dahulu agar dikeluarkan keburukan yang ada padanya dan bersih dari kotorannya kemudian dikeluarkan dari neraka lalu masuk ke dalam Surga; karena sesungguhnya Surga itu adalah negeri orang-orang baik, tidak akan dimasuki kecuali oleh orang yang baik. Alllah Subhanahu wa Ta’ala berfiirman, ٱلَّذِينَ تَتَوَفَّىٰهُمُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ طَيِّبِينَ ۙ يَقُولُونَ سَلَٰمٌ عَلَيْكُمُ ٱدْخُلُوا۟ ٱلْجَنَّةَ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): "Salaamun'alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan". (QS. An-Nahl: 32) Juga firman Allah Ta'ala وَسِيقَ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوْا۟ رَبَّهُمْ إِلَى ٱلْجَنَّةِ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَٰبُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلَٰمٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَٱدْخُلُوهَا خَٰلِدِينَ Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam surga berombong-rombongan (pula). Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: "Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu. Berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya". (QS. Az-Zumar: 73) Allah, menyebutkan kata ath-tha ib (kebaikan/kebahagiaan) persis setelah (kalimat) masuknya (penghuni Surga) ke dalam Surga dengan menggunakan huruf fa' yang menjelaskan bahwa kebaikan itu merupakan sebab masuk ke dalam Surga. Maksudnya, disebabkan oleh kebaikan kalian, maka dikatakan kepada kalian, "Masuklah kalian ke dalam Surga!"

Feb 20, 202454 min

Riyaadhush Shaalihiin 1210. MULIAKAN AHLUL BAIT = MULIAKAN RASULULLAH ﷺ

Bismillah, 1210. MULIAKAN AHLUL BAIT = MULIAKAN RASULULLAH ﷺ Riyaadhush Shaalihiin BAB 43 | Memuliakan Keluarga Rasulullah ﷺ & Penjelasan Tentang Keutamaan Mereka Hadits ke-350 | Dari Yazid bin Hayyan, انْطلَقْتُ أَنا وحُصيْنُ بْنُ سَبْرَةَ ، وعمْرُو بن مُسْلِمٍ إلى زَيْدِ بْنِ أَرقمَ رضي اللَّه عنهم ، فلَمَّا جَلسْنا إِلَيهِ قال له حُصيْنٌ : لَقَد لَقِيتَ يَا زيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، رَأَيْتَ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وسمِعْتَ حَدِيثَهُ ، وغَزَوْتَ مَعَهُ، وَصَلَّيتَ خَلْفَهُ : لَقَدْ لَقِيتَ يا زَيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، حَدِّثْنَا يا زَيْدُ ما سمِعْتَ مِنْ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم . قال : يا ابْنَ أَخِي واللَّهِ لَقَدْ كَبِرتْ سِنِّي ، وقَدُم عهْدي ، ونسِيتُ بعْضَ الذي كنتُ أَعِي مِنْ رسولِ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم، فَمَا حَدَّثْتُكُمْ ، فَاقْبَلُوا ، وَمَالا فَلا تُكَلِّفُونِيهِ ثُمَّ قال : قام رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَوْماً فِينَا خطِيباً بِمَاءٍ يُدْعي خُمّاء بَيْنَ مكَّةَ وَالمَدِينَةِ ، فَحَمِدَ اللَّه ، وَأَثْنى عَليْه ، ووعَظَ، وَذَكَّرَ ، ثُمَّ قَالَ : «أَمَّا بعْدُ : أَلا أَيُّهَا النَّاسُ ، فَإِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَ رسولُ ربي فَأُجيبَ ، وأَنَا تَارِكٌ فِيكُمْ ثَقَلَيْنِ : أَوَّلهُما كِتابُ اللَّهِ ، فِيهِ الهُدى وَالنُّورُ ، فَخُذُوا بِكِتابِ اللَّه ، وَاسْتَمْسِكُوا به» فَحثَّ على كِتَابِ اللَّه ، ورغَّبَ فِيهِ . ثمَّ قَالَ « وأَهْلُ بَيْتِي ، أُذكِّركم اللَّه في أهلِ بيْتي ، أذكِّرُكم اللَّه في أهل بيتي » فَقَالَ لَهُ حُصَيْنٌ : ومَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ يا زيْدُ ؟ أليس نساؤُه من أهلِ بيتهِ ؟ قال : نساؤُه منْ أهلِ بيتِهِ وَلَكِن أَهْلُ بيْتِهِ منْ حُرِم الصَّدقَة بعْدَهُ ، قَال : ومَنْ هُم؟ قَالَ : هُمْ آلُ عليٍّ ، وآلُ عَقِيلٍ ، وآلُ جَعْفَر ، وَآلُ عبَّاسٍ ، قَالَ : كُلُّ هُؤلاءِ حُرِمَ الصَّدقَةَ ؟ قَالَ : نعَمْ . رواه مسلم . "Saya berangkat bersama Hushain bin Sabrah dan Amr bin Muslim menemui Zaid bin Arqam Radhiallahu ‘anhu Ketika kami telah duduk di hadapannya, Hushain berkata kepadanya, 'Sungguh Anda, wahai Zaid, telah mendapatkan kebaikan yang banyak; Anda telah melihat Rasulullah ﷺ telah mendengar hadits beliau, telah berperang bersama beliau dan shalat di belakang beliau. Sungguh Anda telah mendapatkan kebaikan yang banyak, wahai Zaid. Ceritakanlah kepada kami, wahai Zaid, apa yang Anda dengar dari Rasulullah ﷺ Dia berkata, 'Wahai putra saudaraku, demi Allah, usiaku telah lanjut, masa hidupku dengan Rasulullah ﷺ telah lama berlalu dan aku pun telah lupa sebagian yang dulu aku ingat dari Rasulullah ﷺ. Terimalah apa yang aku ceritakan kepada kalian, dan apa yang tidak (aku ceritakan), maka janganlah memaksaku menceritakannya.' Kemudian dia bercerita, 'Pada suatu hari Rasulullah ﷺ berdiri berkhutbah di tengah-tengah kami di sebuah sumber mata air yang disebut Khum, terletak antara Makkah dan Madinah. Beliau memuji Allah, menyanjung-nyanjungNya, menasihati dan memberi peringatan, kemudian bersabda, 'Amma ba' du, ingatlah wahai manusia, sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia, tidak lama lagi utusan Rabbku akan datang kepadaku dan aku pasti menyambutnya. Aku meninggalkan di tengah-tengah kalian dua perkara yang agung; yang pertama adalah kitab Allah, di dalamnya ada petunjuk dan cahaya, maka ambillah kitab Allah dan berpegang teguhlah kepadanya.' Beliau mendorong dan menganjurkan untuk mengikuti kitab Allah. Kemudian beliau bersabda, 'Dan keluargaku, aku peringatkan kalian; takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku. Aku peringatkan kalian, takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku.' Maka Hushain bertanya kepadanya, 'Siapakah Ahlul Bait Rasulullah, wahai Zaid, bukankah istri-istrinya termasuk Ahlul Baitnya?' Dia menjawab, 'Istri-istri beliau termasuk Ahlul Bait beliau, akan tetapi Ahlul Bait beliau adalah orang yang diharamkan memakan sedekah sesudahnya.' Hushain bertanya, ‘Siapakah mereka?' Zaid berkata, 'Mereka adalah keluarga Ali, keluarga Aqil, keluarga Ja'far dan keluarga Abbas.' Dia bertanya, 'Mereka semua itu diharamkan menerima sedekah?' Dia menjawab, 'Ya'." (HR. Muslim)

Feb 20, 202419 min

Riyaadhush Shaalihiin 1209. "KELUARGA PALING MULIA"

Bismillah, 1209. KELUARGA PALING MULIA Riyaadhush Shaalihiin BAB 43 | Memuliakan Keluarga Rasulullah ﷺ & Penjelasan Tentang Keutamaan Mereka Hadits ke-350 | Hadits Yazid bin Hayyan Dari Yazid bin Hayyan, انْطلَقْتُ أَنا وحُصيْنُ بْنُ سَبْرَةَ ، وعمْرُو بن مُسْلِمٍ إلى زَيْدِ بْنِ أَرقمَ رضي اللَّه عنهم ، فلَمَّا جَلسْنا إِلَيهِ قال له حُصيْنٌ : لَقَد لَقِيتَ يَا زيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، رَأَيْتَ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وسمِعْتَ حَدِيثَهُ ، وغَزَوْتَ مَعَهُ، وَصَلَّيتَ خَلْفَهُ : لَقَدْ لَقِيتَ يا زَيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، حَدِّثْنَا يا زَيْدُ ما سمِعْتَ مِنْ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم . قال : يا ابْنَ أَخِي واللَّهِ لَقَدْ كَبِرتْ سِنِّي ، وقَدُم عهْدي ، ونسِيتُ بعْضَ الذي كنتُ أَعِي مِنْ رسولِ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم، فَمَا حَدَّثْتُكُمْ ، فَاقْبَلُوا ، وَمَالا فَلا تُكَلِّفُونِيهِ ثُمَّ قال : قام رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَوْماً فِينَا خطِيباً بِمَاءٍ يُدْعي خُمّاء بَيْنَ مكَّةَ وَالمَدِينَةِ ، فَحَمِدَ اللَّه ، وَأَثْنى عَليْه ، ووعَظَ، وَذَكَّرَ ، ثُمَّ قَالَ : «أَمَّا بعْدُ : أَلا أَيُّهَا النَّاسُ ، فَإِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَ رسولُ ربي فَأُجيبَ ، وأَنَا تَارِكٌ فِيكُمْ ثَقَلَيْنِ : أَوَّلهُما كِتابُ اللَّهِ ، فِيهِ الهُدى وَالنُّورُ ، فَخُذُوا بِكِتابِ اللَّه ، وَاسْتَمْسِكُوا به» فَحثَّ على كِتَابِ اللَّه ، ورغَّبَ فِيهِ . ثمَّ قَالَ « وأَهْلُ بَيْتِي ، أُذكِّركم اللَّه في أهلِ بيْتي ، أذكِّرُكم اللَّه في أهل بيتي » فَقَالَ لَهُ حُصَيْنٌ : ومَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ يا زيْدُ ؟ أليس نساؤُه من أهلِ بيتهِ ؟ قال : نساؤُه منْ أهلِ بيتِهِ وَلَكِن أَهْلُ بيْتِهِ منْ حُرِم الصَّدقَة بعْدَهُ ، قَال : ومَنْ هُم؟ قَالَ : هُمْ آلُ عليٍّ ، وآلُ عَقِيلٍ ، وآلُ جَعْفَر ، وَآلُ عبَّاسٍ ، قَالَ : كُلُّ هُؤلاءِ حُرِمَ الصَّدقَةَ ؟ قَالَ : نعَمْ . رواه مسلم . "Saya berangkat bersama Hushain bin Sabrah dan Amr bin Muslim menemui Zaid bin Arqam Radhiallahu ‘anhu Ketika kami telah duduk di hadapannya, Hushain berkata kepadanya, 'Sungguh Anda, wahai Zaid, telah mendapatkan kebaikan yang banyak; Anda telah melihat Rasulullah ﷺ telah mendengar hadits beliau, telah berperang bersama beliau dan shalat di belakang beliau. Sungguh Anda telah mendapatkan kebaikan yang banyak, wahai Zaid. Ceritakanlah kepada kami, wahai Zaid, apa yang Anda dengar dari Rasulullah ﷺ Dia berkata, 'Wahai putra saudaraku, demi Allah, usiaku telah lanjut, masa hidupku dengan Rasulullah ﷺ telah lama berlalu dan aku pun telah lupa sebagian yang dulu aku ingat dari Rasulullah ﷺ. Terimalah apa yang aku ceritakan kepada kalian, dan apa yang tidak (aku ceritakan), maka janganlah memaksaku menceritakannya.' Kemudian dia bercerita, 'Pada suatu hari Rasulullah ﷺ berdiri berkhutbah di tengah-tengah kami di sebuah sumber mata air yang disebut Khum, terletak antara Makkah dan Madinah. Beliau memuji Allah, menyanjung-nyanjungNya, menasihati dan memberi peringatan, kemudian bersabda, 'Amma ba' du, ingatlah wahai manusia, sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia, tidak lama lagi utusan Rabbku akan datang kepadaku dan aku pasti menyambutnya. Aku meninggalkan di tengah-tengah kalian dua perkara yang agung; yang pertama adalah kitab Allah, di dalamnya ada petunjuk dan cahaya, maka ambillah kitab Allah dan berpegang teguhlah kepadanya.' Beliau mendorong dan menganjurkan untuk mengikuti kitab Allah. Kemudian beliau bersabda, 'Dan keluargaku, aku peringatkan kalian; takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku. Aku peringatkan kalian, takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku.' Maka Hushain bertanya kepadanya, 'Siapakah Ahlul Bait Rasulullah, wahai Zaid, bukankah istri-istrinya termasuk Ahlul Baitnya?' Dia menjawab, 'Istri-istri beliau termasuk Ahlul Bait beliau, akan tetapi Ahlul Bait beliau adalah orang yang diharamkan memakan sedekah sesudahnya.' Hushain bertanya, ‘Siapakah mereka?' Zaid berkata, 'Mereka adalah keluarga Ali, keluarga Aqil, keluarga Ja'far dan keluarga Abbas.' Dia bertanya, 'Mereka semua itu diharamkan menerima sedekah?' Dia menjawab, 'Ya'." (HR. Muslim)

Feb 19, 202421 min

152. KESETIAAN BUKAN FANATIK | Tadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim

Bismillah, 152. KESETIAAN BUKAN FANATIK Tadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim (Adab Penuntut Ilmu dan Adab Para Ahli Ilmu) Karya Ibnul Jama'ah Bab 2, Pasal 1, Poin 9 (Halaman 34, penerbit Pustaka Al-Ihsan) 9. MENSUCIKAN JIWA DAN RAGANYA Membersihkan jiwa dan raganya dari akhlak yang tercela serta menghiasinya dengan ahlak yang mulia. Diantara ahlak yang jelek adalah: khianat, hasad, lalim, marah bukan karena Allah, curang, sombong, riya', bangga diri, sum 'ah, pelit, keji, kufur nikmat, serakah, angkuh, sombong. Berlomba-lomba dalam urusan dunia, serta berbangga -bangga dengannya, penjilat, bermuka dua, menyukai pujian sesuatu yang tidak ia kerjakan, menutup mata dari aib sendiri, sibuk mencari aib orang lain, fanatik golongan bukan karena Allah, cinta dan takut bukan untuk Allah, ghibah, mengadu domba, berbuat kedustaan, bohong, berkata yang jelek, merendahkan manusia meskipun yang berada dibawahnya. === Saksikan Hasil RekamanKajian Rutin Serial Tadzkiratus Saami' Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim bersama,👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah,152. KESETIAAN BUKAN FANATIK🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan dihttps://www.youtube.com/live/GtXy1c7SNgc?si=Fxv8m5WvYuaNnkDW

Feb 19, 20241h 2m

JANGAN SAMPAI MENYESAL (1 menitan)

Bismillah, JANGAN SAMPAI MENYESAL (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah Mutiara hikmah dari kajian kitab Riyadhush Shalihiin: 801. “Tingginya Bahasa Rasulullah ﷺ” https://www.youtube.com/live/mp3-JPFWQM4?si=RMAUw9f_75QVfshC

Feb 19, 20241 min

Riyaadhush Shaalihiin 1208. "SULIT JODOH AKIBAT DOSA ORANG TUA KAH?"

Bismillah, 1208. SULIT JODOH AKIBAT DOSA ORANG TUA KAH? Riyaadhush Shaalihiin BAB 43 | Memuliakan Keluarga Rasulullah ﷺ & Penjelasan Tentang Keutamaan Mereka Tanya Jawab === Saksikan Hasil RekamanKajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin insyaa Allah bersama:👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah1208. SULIT JODOH AKIBAT DOSA ORANG TUA KAH?🖥️ Insyaa Allah dapat disaksikan dihttps://www.youtube.com/live/ej_n-sbhaMg?si=6K4uxbcLcqRgqklS

Feb 19, 202434 min

KETIKA ISTRI KEPOIN HP SUAMI (1 menitan)

Bismillah, KETIKA ISTRI KEPOIN HP SUAMI (1 menitan)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullahVideo pendek diambil dari Kajian Serial Tadzkiratus Saami’ Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim150. “Fokus Pada Aib Sendiri = Konsep Kesuksesan”https://www.youtube.com/live/Ff8FNFWZJtA?si=AM81AgMWqeZf-TQh

Feb 19, 20241 min

Riyaadhush Shaalihiin 1207. "SUDAH TERLAMBATKAH SAYA BERHIJRAH?"

Bismillah, 1207. SUDAH TERLAMBATKAH SAYA BERHIJRAH? Riyaadhush Shaalihiin BAB 43 | Memuliakan Keluarga Rasulullah ﷺ & Penjelasan Tentang Keutamaan Mereka Hadits ke-350 | Hadits Yazid bin Hayyan Dari Yazid bin Hayyan, انْطلَقْتُ أَنا وحُصيْنُ بْنُ سَبْرَةَ ، وعمْرُو بن مُسْلِمٍ إلى زَيْدِ بْنِ أَرقمَ رضي اللَّه عنهم ، فلَمَّا جَلسْنا إِلَيهِ قال له حُصيْنٌ : لَقَد لَقِيتَ يَا زيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، رَأَيْتَ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وسمِعْتَ حَدِيثَهُ ، وغَزَوْتَ مَعَهُ، وَصَلَّيتَ خَلْفَهُ : لَقَدْ لَقِيتَ يا زَيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، حَدِّثْنَا يا زَيْدُ ما سمِعْتَ مِنْ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم . قال : يا ابْنَ أَخِي واللَّهِ لَقَدْ كَبِرتْ سِنِّي ، وقَدُم عهْدي ، ونسِيتُ بعْضَ الذي كنتُ أَعِي مِنْ رسولِ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم، فَمَا حَدَّثْتُكُمْ ، فَاقْبَلُوا ، وَمَالا فَلا تُكَلِّفُونِيهِ ثُمَّ قال : قام رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَوْماً فِينَا خطِيباً بِمَاءٍ يُدْعي خُمّاء بَيْنَ مكَّةَ وَالمَدِينَةِ ، فَحَمِدَ اللَّه ، وَأَثْنى عَليْه ، ووعَظَ، وَذَكَّرَ ، ثُمَّ قَالَ : «أَمَّا بعْدُ : أَلا أَيُّهَا النَّاسُ ، فَإِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَ رسولُ ربي فَأُجيبَ ، وأَنَا تَارِكٌ فِيكُمْ ثَقَلَيْنِ : أَوَّلهُما كِتابُ اللَّهِ ، فِيهِ الهُدى وَالنُّورُ ، فَخُذُوا بِكِتابِ اللَّه ، وَاسْتَمْسِكُوا به» فَحثَّ على كِتَابِ اللَّه ، ورغَّبَ فِيهِ . ثمَّ قَالَ « وأَهْلُ بَيْتِي ، أُذكِّركم اللَّه في أهلِ بيْتي ، أذكِّرُكم اللَّه في أهل بيتي » فَقَالَ لَهُ حُصَيْنٌ : ومَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ يا زيْدُ ؟ أليس نساؤُه من أهلِ بيتهِ ؟ قال : نساؤُه منْ أهلِ بيتِهِ وَلَكِن أَهْلُ بيْتِهِ منْ حُرِم الصَّدقَة بعْدَهُ ، قَال : ومَنْ هُم؟ قَالَ : هُمْ آلُ عليٍّ ، وآلُ عَقِيلٍ ، وآلُ جَعْفَر ، وَآلُ عبَّاسٍ ، قَالَ : كُلُّ هُؤلاءِ حُرِمَ الصَّدقَةَ ؟ قَالَ : نعَمْ . رواه مسلم . "Saya berangkat bersama Hushain bin Sabrah dan Amr bin Muslim menemui Zaid bin Arqam Radhiallahu ‘anhu Ketika kami telah duduk di hadapannya, Hushain berkata kepadanya, 'Sungguh Anda, wahai Zaid, telah mendapatkan kebaikan yang banyak; Anda telah melihat Rasulullah ﷺ telah mendengar hadits beliau, telah berperang bersama beliau dan shalat di belakang beliau. Sungguh Anda telah mendapatkan kebaikan yang banyak, wahai Zaid. Ceritakanlah kepada kami, wahai Zaid, apa yang Anda dengar dari Rasulullah ﷺ Dia berkata, 'Wahai putra saudaraku, demi Allah, usiaku telah lanjut, masa hidupku dengan Rasulullah ﷺ telah lama berlalu dan aku pun telah lupa sebagian yang dulu aku ingat dari Rasulullah ﷺ. Terimalah apa yang aku ceritakan kepada kalian, dan apa yang tidak (aku ceritakan), maka janganlah memaksaku menceritakannya.' Kemudian dia bercerita, 'Pada suatu hari Rasulullah ﷺ berdiri berkhutbah di tengah-tengah kami di sebuah sumber mata air yang disebut Khum, terletak antara Makkah dan Madinah. Beliau memuji Allah, menyanjung-nyanjungNya, menasihati dan memberi peringatan, kemudian bersabda, 'Amma ba' du, ingatlah wahai manusia, sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia, tidak lama lagi utusan Rabbku akan datang kepadaku dan aku pasti menyambutnya. Aku meninggalkan di tengah-tengah kalian dua perkara yang agung; yang pertama adalah kitab Allah, di dalamnya ada petunjuk dan cahaya, maka ambillah kitab Allah dan berpegang teguhlah kepadanya.' Beliau mendorong dan menganjurkan untuk mengikuti kitab Allah. Kemudian beliau bersabda, 'Dan keluargaku, aku peringatkan kalian; takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku. Aku peringatkan kalian, takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku.' Maka Hushain bertanya kepadanya, 'Siapakah Ahlul Bait Rasulullah, wahai Zaid, bukankah istri-istrinya termasuk Ahlul Baitnya?' Dia menjawab, 'Istri-istri beliau termasuk Ahlul Bait beliau, akan tetapi Ahlul Bait beliau adalah orang yang diharamkan memakan sedekah sesudahnya.' Hushain bertanya, ‘Siapakah mereka?' Zaid berkata, 'Mereka adalah keluarga Ali, keluarga Aqil, keluarga Ja'far dan keluarga Abbas.' Dia bertanya, 'Mereka semua itu diharamkan menerima sedekah?' Dia menjawab, 'Ya'." (HR. Muslim)

Feb 19, 202427 min

CIRI WANITA TERBAIK (1 menitan)

Bismillah, CIRI WANITA TERBAIK (1 menitan)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullahMateri dari Kajian Wanita:03. “Menjadi Wanita Terbaik”https://www.youtube.com/live/-b_vnCoW1jU?si=XX3fwEPZXlhqAbKv

Feb 19, 20241 min

Riyaadhush Shaalihiin 1206. "ANTARA NABI ﷺ & DIRI SENDIRI"

Bismillah, 1206. ANTARA NABI ﷺ & DIRI SENDIRI Riyaadhush Shaalihiin BAB 43 | Memuliakan Keluarga Rasulullah ﷺ & Penjelasan Tentang Keutamaan Mereka Hadits ke-350 | Hadits Yazid bin Hayyan Dari Yazid bin Hayyan, انْطلَقْتُ أَنا وحُصيْنُ بْنُ سَبْرَةَ ، وعمْرُو بن مُسْلِمٍ إلى زَيْدِ بْنِ أَرقمَ رضي اللَّه عنهم ، فلَمَّا جَلسْنا إِلَيهِ قال له حُصيْنٌ : لَقَد لَقِيتَ يَا زيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، رَأَيْتَ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وسمِعْتَ حَدِيثَهُ ، وغَزَوْتَ مَعَهُ، وَصَلَّيتَ خَلْفَهُ : لَقَدْ لَقِيتَ يا زَيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، حَدِّثْنَا يا زَيْدُ ما سمِعْتَ مِنْ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم . قال : يا ابْنَ أَخِي واللَّهِ لَقَدْ كَبِرتْ سِنِّي ، وقَدُم عهْدي ، ونسِيتُ بعْضَ الذي كنتُ أَعِي مِنْ رسولِ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم، فَمَا حَدَّثْتُكُمْ ، فَاقْبَلُوا ، وَمَالا فَلا تُكَلِّفُونِيهِ ثُمَّ قال : قام رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَوْماً فِينَا خطِيباً بِمَاءٍ يُدْعي خُمّاء بَيْنَ مكَّةَ وَالمَدِينَةِ ، فَحَمِدَ اللَّه ، وَأَثْنى عَليْه ، ووعَظَ، وَذَكَّرَ ، ثُمَّ قَالَ : «أَمَّا بعْدُ : أَلا أَيُّهَا النَّاسُ ، فَإِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَ رسولُ ربي فَأُجيبَ ، وأَنَا تَارِكٌ فِيكُمْ ثَقَلَيْنِ : أَوَّلهُما كِتابُ اللَّهِ ، فِيهِ الهُدى وَالنُّورُ ، فَخُذُوا بِكِتابِ اللَّه ، وَاسْتَمْسِكُوا به» فَحثَّ على كِتَابِ اللَّه ، ورغَّبَ فِيهِ . ثمَّ قَالَ « وأَهْلُ بَيْتِي ، أُذكِّركم اللَّه في أهلِ بيْتي ، أذكِّرُكم اللَّه في أهل بيتي » فَقَالَ لَهُ حُصَيْنٌ : ومَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ يا زيْدُ ؟ أليس نساؤُه من أهلِ بيتهِ ؟ قال : نساؤُه منْ أهلِ بيتِهِ وَلَكِن أَهْلُ بيْتِهِ منْ حُرِم الصَّدقَة بعْدَهُ ، قَال : ومَنْ هُم؟ قَالَ : هُمْ آلُ عليٍّ ، وآلُ عَقِيلٍ ، وآلُ جَعْفَر ، وَآلُ عبَّاسٍ ، قَالَ : كُلُّ هُؤلاءِ حُرِمَ الصَّدقَةَ ؟ قَالَ : نعَمْ . رواه مسلم . "Saya berangkat bersama Hushain bin Sabrah dan Amr bin Muslim menemui Zaid bin Arqam Radhiallahu ‘anhu Ketika kami telah duduk di hadapannya, Hushain berkata kepadanya, 'Sungguh Anda, wahai Zaid, telah mendapatkan kebaikan yang banyak; Anda telah melihat Rasulullah ﷺ telah mendengar hadits beliau, telah berperang bersama beliau dan shalat di belakang beliau. Sungguh Anda telah mendapatkan kebaikan yang banyak, wahai Zaid. Ceritakanlah kepada kami, wahai Zaid, apa yang Anda dengar dari Rasulullah ﷺ Dia berkata, 'Wahai putra saudaraku, demi Allah, usiaku telah lanjut, masa hidupku dengan Rasulullah ﷺ telah lama berlalu dan aku pun telah lupa sebagian yang dulu aku ingat dari Rasulullah ﷺ. Terimalah apa yang aku ceritakan kepada kalian, dan apa yang tidak (aku ceritakan), maka janganlah memaksaku menceritakannya.' Kemudian dia bercerita, 'Pada suatu hari Rasulullah ﷺ berdiri berkhutbah di tengah-tengah kami di sebuah sumber mata air yang disebut Khum, terletak antara Makkah dan Madinah. Beliau memuji Allah, menyanjung-nyanjungNya, menasihati dan memberi peringatan, kemudian bersabda, 'Amma ba' du, ingatlah wahai manusia, sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia, tidak lama lagi utusan Rabbku akan datang kepadaku dan aku pasti menyambutnya. Aku meninggalkan di tengah-tengah kalian dua perkara yang agung; yang pertama adalah kitab Allah, di dalamnya ada petunjuk dan cahaya, maka ambillah kitab Allah dan berpegang teguhlah kepadanya.' Beliau mendorong dan menganjurkan untuk mengikuti kitab Allah. Kemudian beliau bersabda, 'Dan keluargaku, aku peringatkan kalian; takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku. Aku peringatkan kalian, takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku.' Maka Hushain bertanya kepadanya, 'Siapakah Ahlul Bait Rasulullah, wahai Zaid, bukankah istri-istrinya termasuk Ahlul Baitnya?' Dia menjawab, 'Istri-istri beliau termasuk Ahlul Bait beliau, akan tetapi Ahlul Bait beliau adalah orang yang diharamkan memakan sedekah sesudahnya.' Hushain bertanya, ‘Siapakah mereka?' Zaid berkata, 'Mereka adalah keluarga Ali, keluarga Aqil, keluarga Ja'far dan keluarga Abbas.' Dia bertanya, 'Mereka semua itu diharamkan menerima sedekah?' Dia menjawab, 'Ya'." (HR. Muslim)

Feb 19, 202428 min

KUNCI AGAR HARI PENUH BERKAH (1 menitan)

Bismillah, KUNCI AGAR HARI PENUH BERKAH (1 menitan)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullahMutiara hikmah dari kajian kitab Riyadhush Shalihiin:552. “Hikmah Melintasi Shirath”https://www.youtube.com/live/UDUssQanXCs?si=i0ihFe7IIiBSI-6f

Feb 19, 20241 min

Riyaadhush Shaalihiin 1205. "RASULULLAH ﷺ LEBIH UTAMA DIBANDING DIRI KALIAN"

Bismillah, 1205. RASULULLAH ﷺ LEBIH UTAMA DIBANDING DIRI KALIAN Riyaadhush Shaalihiin BAB 43 | Memuliakan Keluarga Rasulullah ﷺ & Penjelasan Tentang Keutamaan Mereka Hadits ke-350 | Dari Yazid bin Hayyan, انْطلَقْتُ أَنا وحُصيْنُ بْنُ سَبْرَةَ ، وعمْرُو بن مُسْلِمٍ إلى زَيْدِ بْنِ أَرقمَ رضي اللَّه عنهم ، فلَمَّا جَلسْنا إِلَيهِ قال له حُصيْنٌ : لَقَد لَقِيتَ يَا زيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، رَأَيْتَ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وسمِعْتَ حَدِيثَهُ ، وغَزَوْتَ مَعَهُ، وَصَلَّيتَ خَلْفَهُ : لَقَدْ لَقِيتَ يا زَيْدُ خَيْراً كَثِيراً ، حَدِّثْنَا يا زَيْدُ ما سمِعْتَ مِنْ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم . قال : يا ابْنَ أَخِي واللَّهِ لَقَدْ كَبِرتْ سِنِّي ، وقَدُم عهْدي ، ونسِيتُ بعْضَ الذي كنتُ أَعِي مِنْ رسولِ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم، فَمَا حَدَّثْتُكُمْ ، فَاقْبَلُوا ، وَمَالا فَلا تُكَلِّفُونِيهِ ثُمَّ قال : قام رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَوْماً فِينَا خطِيباً بِمَاءٍ يُدْعي خُمّاء بَيْنَ مكَّةَ وَالمَدِينَةِ ، فَحَمِدَ اللَّه ، وَأَثْنى عَليْه ، ووعَظَ، وَذَكَّرَ ، ثُمَّ قَالَ : «أَمَّا بعْدُ : أَلا أَيُّهَا النَّاسُ ، فَإِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَ رسولُ ربي فَأُجيبَ ، وأَنَا تَارِكٌ فِيكُمْ ثَقَلَيْنِ : أَوَّلهُما كِتابُ اللَّهِ ، فِيهِ الهُدى وَالنُّورُ ، فَخُذُوا بِكِتابِ اللَّه ، وَاسْتَمْسِكُوا به» فَحثَّ على كِتَابِ اللَّه ، ورغَّبَ فِيهِ . ثمَّ قَالَ « وأَهْلُ بَيْتِي ، أُذكِّركم اللَّه في أهلِ بيْتي ، أذكِّرُكم اللَّه في أهل بيتي » فَقَالَ لَهُ حُصَيْنٌ : ومَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ يا زيْدُ ؟ أليس نساؤُه من أهلِ بيتهِ ؟ قال : نساؤُه منْ أهلِ بيتِهِ وَلَكِن أَهْلُ بيْتِهِ منْ حُرِم الصَّدقَة بعْدَهُ ، قَال : ومَنْ هُم؟ قَالَ : هُمْ آلُ عليٍّ ، وآلُ عَقِيلٍ ، وآلُ جَعْفَر ، وَآلُ عبَّاسٍ ، قَالَ : كُلُّ هُؤلاءِ حُرِمَ الصَّدقَةَ ؟ قَالَ : نعَمْ . رواه مسلم . "Saya berangkat bersama Hushain bin Sabrah dan Amr bin Muslim menemui Zaid bin Arqam Radhiallahu ‘anhu Ketika kami telah duduk di hadapannya, Hushain berkata kepadanya, 'Sungguh Anda, wahai Zaid, telah mendapatkan kebaikan yang banyak; Anda telah melihat Rasulullah ﷺ telah mendengar hadits beliau, telah berperang bersama beliau dan shalat di belakang beliau. Sungguh Anda telah mendapatkan kebaikan yang banyak, wahai Zaid. Ceritakanlah kepada kami, wahai Zaid, apa yang Anda dengar dari Rasulullah ﷺ Dia berkata, 'Wahai putra saudaraku, demi Allah, usiaku telah lanjut, masa hidupku dengan Rasulullah ﷺ telah lama berlalu dan aku pun telah lupa sebagian yang dulu aku ingat dari Rasulullah ﷺ. Terimalah apa yang aku ceritakan kepada kalian, dan apa yang tidak (aku ceritakan), maka janganlah memaksaku menceritakannya.' Kemudian dia bercerita, 'Pada suatu hari Rasulullah ﷺ berdiri berkhutbah di tengah-tengah kami di sebuah sumber mata air yang disebut Khum, terletak antara Makkah dan Madinah. Beliau memuji Allah, menyanjung-nyanjungNya, menasihati dan memberi peringatan, kemudian bersabda, 'Amma ba' du, ingatlah wahai manusia, sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia, tidak lama lagi utusan Rabbku akan datang kepadaku dan aku pasti menyambutnya. Aku meninggalkan di tengah-tengah kalian dua perkara yang agung; yang pertama adalah kitab Allah, di dalamnya ada petunjuk dan cahaya, maka ambillah kitab Allah dan berpegang teguhlah kepadanya.' Beliau mendorong dan menganjurkan untuk mengikuti kitab Allah. Kemudian beliau bersabda, 'Dan keluargaku, aku peringatkan kalian; takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku. Aku peringatkan kalian, takutlah kepada Allah dalam hal Ahlul Bait (keluarga)ku.' Maka Hushain bertanya kepadanya, 'Siapakah Ahlul Bait Rasulullah, wahai Zaid, bukankah istri-istrinya termasuk Ahlul Baitnya?' Dia menjawab, 'Istri-istri beliau termasuk Ahlul Bait beliau, akan tetapi Ahlul Bait beliau adalah orang yang diharamkan memakan sedekah sesudahnya.' Hushain bertanya, ‘Siapakah mereka?' Zaid berkata, 'Mereka adalah keluarga Ali, keluarga Aqil, keluarga Ja'far dan keluarga Abbas.' Dia bertanya, 'Mereka semua itu diharamkan menerima sedekah?' Dia menjawab, 'Ya'." (HR. Muslim)

Feb 19, 202435 min