
Radio Muhajir Project
5,053 episodes — Page 89 of 102

Riyadhusshaalihin - 33. "BERAPA KALI NABI ﷺ BERISTIGHFAR?"
33. BERAPA KALI NABI ﷺ BERISTIGFAR? Riyaadhushshaalihiin Bab 2 | Hadits 14 Pembahasan: Taubat Hadits Abu Hurairah -radhiyallaahu'anhu- (Beda penerbit & cetakan, bisa menyebabkan beda penomoran hadits) وعَنْ أبي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ :وَاللَّهِ إِنِّي لَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِي اليَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhubeliau berkata: Aku telah mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:Demi Allâh aku sungguh beristighfar dan bertaubat kepada Allâh setiap harinya lebih dari tujuh puluh kali. [HR. Al-Bukhari] وَعَنْ الأَغَرِّ بْنِ يَسَارٍ الْمُزَنِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ « يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللهِ، فَإِنِّي أَتُوبُ، فِي الْيَوْمِ إِلَيْهِ مِائَةَ مَرَّةٍ»، رَوَاهُ مُسْلِمٌ Dari Al Aghar bin Yasar Al Muzani Radhiyallahu anhu beliau berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, “Wahai sekalian manusia bertaubatlah kepada Allah dan beristighfarlah, karena sesungguhnya aku bertaubat setiap hari seratus kali.” [HR Muslim] 🕡 SELASA, 12 MEI 2020 pukul 05:30WIB, (Jakarta & sekitarnya) 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadhusshaalihin - 32. "APA ITU TAUBAT NASUHA?"
32. APA ITU TAUBAT NASUHA? Riyaadhushshaalihiin Bab 2 | Ayat 1, 2 & 3 Pembahasan: Taubat Allah berfirman, وَتُوبُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ ٱلْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ "Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An-Nur: 31) Allah berfirman, وَٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوٓا۟ إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّى رَحِيمٌ وَدُودٌ "Dan mohonlah ampun kepada Tuhanmu kemudian bertaubatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Pengasih.” (QS. Hud: 90) Allah berfirman, يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ تُوبُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا "Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa” (QS. At-Tahrim: 8) 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadhusshaalihin - 31. "TAUBAT DARI DOSA GHIBAH & ZHALIM KE ORANG"
31. TAUBAT DARI DOSA GHIBAH & ZHALIM KE ORANG Riyaadhushshaalihiin Bab 2 | Pembahasan: Taubat 🕡AHAD, 10 MEI 2020 pukul 05:30WIB, (Jakarta & sekitarnya) 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadhusshaalihin - 30. "SYARAT-SYARAT TAUBAT"
30. SYARAT-SYARAT TAUBAT Riyaadhushshaalihiin Bab 2 | Pembahasan: Taubat 🕡 SABTU, 9 MEI 2020 pukul 05:30WIB, (Jakarta & sekitarnya) 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadhusshaalihin - 29. "BERAWAL DARI NIAT"
29. BERAWAL DARI NIAT Riyaadhushshaalihiin Bab 1 | Intisari Bab Ikhlas Pembahasan: Niat 🕡 JUMAT, 8 MEI 2020 pukul 05:30WIB, (Jakarta & sekitarnya) 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadhusshaalihin - 28. "KEIKHLASANMU MENYELAMATKANMU"
Bab 1 | Hadits ke-13 Pembahasan: Niat Hadits Abdullah bin Umar -radhiyallaahu 'anhu- Dari Abu ‘Abdir Rahman, yaitu Abdullah bin Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhuma, katanya: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada tiga orang dari orang-orang sebelum kalian berangkat bepergian. Suatu saat mereka terpaksa mereka mampir bermalam di suatu goa kemudian mereka pun memasukinya. Tiba-tiba jatuhlah sebuah batu besar dari gunung lalu menutup gua itu dan mereka di dalamnya. Mereka berkata bahwasanya tidak ada yang dapat menyelamatkan mereka semua dari batu besar tersebut kecuali jika mereka semua berdoa kepada Allah Ta’ala dengan menyebutkan amalan baik mereka.” Salah seorang dari mereka berkata, “Ya Allah, aku mempunyai dua orang tua yang sudah sepuh dan lanjut usia. Dan aku tidak pernah memberi minum susu (di malam hari) kepada siapa pun sebelum memberi minum kepada keduanya. Aku lebih mendahulukan mereka berdua daripada keluarga dan budakku (hartaku). Kemudian pada suatu hari, aku mencari kayu di tempat yang jauh. Ketika aku pulang ternyata mereka berdua telah terlelap tidur. Aku pun memerah susu dan aku dapati mereka sudah tertidur pulas. Aku pun enggan memberikan minuman tersebut kepada keluarga atau pun budakku. Seterusnya aku menunggu hingga mereka bangun dan ternyata mereka barulah bangun ketika Shubuh, dan gelas minuman itu masih terus di tanganku. Selanjutnya setelah keduanya bangun lalu mereka meminum minuman tersebut. Ya Allah, jikalau aku mengerjakan sedemikian itu dengan niat benar-benar mengharapkan wajah-Mu, maka lepaskanlah kesukaran yang sedang kami hadapi dari batu besar yang menutupi kami ini. Batu besar itu tiba-tiba terbuka sedikit, namun mereka masih belum dapat keluar dari goa...." “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, lantas orang yang lain pun berdo’a, “Ya Allah, dahulu ada puteri pamanku yang aku sangat menyukainya. Aku pun sangat menginginkannya. Namun ia menolak cintaku. Hingga berlalu beberapa tahun, ia mendatangiku (karena sedang butuh uang). Aku pun memberinya 120 dinar. Namun pemberian itu dengan syarat ia mau tidur denganku (alias: berzina). Ia pun mau. Sampai ketika aku ingin menyetubuhinya, keluarlah dari lisannya, “Tidak halal bagimu membuka cincin kecuali dengan cara yang benar (maksudnya: barulah halal dengan nikah, bukan zina).” Aku pun langsung tercengang kaget dan pergi meninggalkannya padahal dialah yang paling kucintai. Aku pun meninggalkan emas (dinar) yang telah kuberikan untuknya. Ya Allah, jikalau aku mengerjakan sedemikian itu dengan niat benar-benar mengharapkan wajah-Mu, maka lepaskanlah kesukaran yang sedang kami hadapi dari batu besar yang menutupi kami ini.”...Batu besar itu tiba-tiba terbuka lagi, namun mereka masih belum dapat keluar dari goa. “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, lantas orang ketiga berdo’a, “Ya Allah, aku dahulu pernah mempekerjakan beberapa pegawai lantas aku memberikan gaji pada mereka. Namun ada satu yang tertinggal yang tidak aku beri. Malah uangnya aku kembangkan hingga menjadi harta melimpah. Suatu saat ia pun mendatangiku. Ia pun berkata padaku, “Wahai hamba Allah, bagaimana dengan upahku yang dulu?” Aku pun berkata padanya bahwa setiap yang ia lihat itulah hasil upahnya dahulu (yang telah dikembangkan), yaitu ada unta, sapi, kambing dan budak. Ia pun berkata, “Wahai hamba Allah, janganlah engkau bercanda.” Aku pun menjawab bahwa aku tidak sedang bercanda padanya. Aku lantas mengambil semua harta tersebut dan menyerahkan padanya tanpa tersisa sedikit pun. Ya Allah, jikalau aku mengerjakan sedemikian itu dengan niat benar-benar mengharapkan wajah-Mu, maka lepaskanlah kesukaran yang sedang kami hadapi dari batu besar yang menutupi kami ini”. Lantas goa yang tertutup sebelumnya pun terbuka, mereka keluar dan berjalan. (Muttafaqun ‘alaih)

Riyadhusshaalihin - 27. "PRIORITASKAN ORANGTUA"
27. PRIORITASKAN ORANGTUA Riyaadhushshaalihiin Bab 1 | Hadits ke-13 Pembahasan: Niat Hadits Abdullah bin Umar -radhiyallaahu 'anhu- (Beda penerbit & cetakan, bisa menyebabkan beda penomoran hadits) Dari Abu ‘Abdir Rahman, yaitu Abdullah bin Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhuma, katanya: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, انْطَلَقَ ثَلاَثَةُ رَهْطٍ مِمَّنْ كَانَ قَبْلَكُمْ حَتَّى أَوَوُا الْمَبِيتَ إِلَى غَارٍ فَدَخَلُوهُ ، فَانْحَدَرَتْ صَخْرَةٌ مِنَ الْجَبَلِ فَسَدَّتْ عَلَيْهِمُ الْغَارَ فَقَالُوا إِنَّهُ لاَ يُنْجِيكُمْ مِنْ هَذِهِ الصَّخْرَةِ إِلاَّ أَنْ تَدْعُوا اللَّهَ بِصَالِحِ أَعْمَالِكُمْ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْهُمُ اللَّهُمَّ كَانَ لِى أَبَوَانِ شَيْخَانِ كَبِيرَانِ ، وَكُنْتُ لاَ أَغْبِقُ قَبْلَهُمَا أَهْلاً وَلاَ مَالاً ، فَنَأَى بِى فِى طَلَبِ شَىْءٍ يَوْمًا ، فَلَمْ أُرِحْ عَلَيْهِمَا حَتَّى نَامَا ، فَحَلَبْتُ لَهُمَا غَبُوقَهُمَا فَوَجَدْتُهُمَا نَائِمَيْنِ وَكَرِهْتُ أَنْ أَغْبِقَ قَبْلَهُمَا أَهْلاً أَوْ مَالاً ، فَلَبِثْتُ وَالْقَدَحُ عَلَى يَدَىَّ أَنْتَظِرُ اسْتِيقَاظَهُمَا حَتَّى بَرَقَ الْفَجْرُ ، فَاسْتَيْقَظَا فَشَرِبَا غَبُوقَهُمَا ، اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتُ فَعَلْتُ ذَلِكَ ابْتِغَاءَ وَجْهِكَ فَفَرِّجْ عَنَّا مَا نَحْنُ فِيهِ مِنْ هَذِهِ الصَّخْرَةِ ، فَانْفَرَجَتْ شَيْئًا لاَ يَسْتَطِيعُونَ الْخُرُوجَ “Ada tiga orang dari orang-orang sebelum kalian berangkat bepergian. Suatu saat mereka terpaksa mereka mampir bermalam di suatu goa kemudian mereka pun memasukinya. Tiba-tiba jatuhlah sebuah batu besar dari gunung lalu menutup gua itu dan mereka di dalamnya. Mereka berkata bahwasanya tidak ada yang dapat menyelamatkan mereka semua dari batu besar tersebut kecuali jika mereka semua berdoa kepada Allah Ta’ala dengan menyebutkan amalan baik mereka.” Salah seorang dari mereka berkata, “Ya Allah, aku mempunyai dua orang tua yang sudah sepuh dan lanjut usia. Dan aku tidak pernah memberi minum susu (di malam hari) kepada siapa pun sebelum memberi minum kepada keduanya. Aku lebih mendahulukan mereka berdua daripada keluarga dan budakku (hartaku). Kemudian pada suatu hari, aku mencari kayu di tempat yang jauh. Ketika aku pulang ternyata mereka berdua telah terlelap tidur. Aku pun memerah susu dan aku dapati mereka sudah tertidur pulas. Aku pun enggan memberikan minuman tersebut kepada keluarga atau pun budakku. Seterusnya aku menunggu hingga mereka bangun dan ternyata mereka barulah bangun ketika Shubuh, dan gelas minuman itu masih terus di tanganku. Selanjutnya setelah keduanya bangun lalu mereka meminum minuman tersebut. Ya Allah, jikalau aku mengerjakan sedemikian itu dengan niat benar-benar mengharapkan wajah-Mu, maka lepaskanlah kesukaran yang sedang kami hadapi dari batu besar yang menutupi kami ini. Batu besar itu tiba-tiba terbuka sedikit, namun mereka masih belum dapat keluar dari goa...." (Muttafaqun ‘alaih) 🕡 RABU 6 MEI 2020 pukul 05:30WIB, (Jakarta & sekitarnya) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadhusshaalihin - 26. "BEGADANG DEMI ORANGTUA"
26. BEGADANG DEMI ORANGTUA Riyaadhushshaalihiin Bab 1 | Hadits ke-13 Pembahasan: Niat Hadits Abdullah bin Umar -radhiyallaahu 'anhu- (Beda penerbit & cetakan, bisa menyebabkan beda penomoran hadits) Dari Abu ‘Abdir Rahman, yaitu Abdullah bin Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhuma, katanya: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, انْطَلَقَ ثَلاَثَةُ رَهْطٍ مِمَّنْ كَانَ قَبْلَكُمْ حَتَّى أَوَوُا الْمَبِيتَ إِلَى غَارٍ فَدَخَلُوهُ ، فَانْحَدَرَتْ صَخْرَةٌ مِنَ الْجَبَلِ فَسَدَّتْ عَلَيْهِمُ الْغَارَ فَقَالُوا إِنَّهُ لاَ يُنْجِيكُمْ مِنْ هَذِهِ الصَّخْرَةِ إِلاَّ أَنْ تَدْعُوا اللَّهَ بِصَالِحِ أَعْمَالِكُمْ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْهُمُ اللَّهُمَّ كَانَ لِى أَبَوَانِ شَيْخَانِ كَبِيرَانِ ، وَكُنْتُ لاَ أَغْبِقُ قَبْلَهُمَا أَهْلاً وَلاَ مَالاً ، فَنَأَى بِى فِى طَلَبِ شَىْءٍ يَوْمًا ، فَلَمْ أُرِحْ عَلَيْهِمَا حَتَّى نَامَا ، فَحَلَبْتُ لَهُمَا غَبُوقَهُمَا فَوَجَدْتُهُمَا نَائِمَيْنِ وَكَرِهْتُ أَنْ أَغْبِقَ قَبْلَهُمَا أَهْلاً أَوْ مَالاً ، فَلَبِثْتُ وَالْقَدَحُ عَلَى يَدَىَّ أَنْتَظِرُ اسْتِيقَاظَهُمَا حَتَّى بَرَقَ الْفَجْرُ ، فَاسْتَيْقَظَا فَشَرِبَا غَبُوقَهُمَا ، اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتُ فَعَلْتُ ذَلِكَ ابْتِغَاءَ وَجْهِكَ فَفَرِّجْ عَنَّا مَا نَحْنُ فِيهِ مِنْ هَذِهِ الصَّخْرَةِ ، فَانْفَرَجَتْ شَيْئًا لاَ يَسْتَطِيعُونَ الْخُرُوجَ “Ada tiga orang dari orang-orang sebelum kalian berangkat bepergian. Suatu saat mereka terpaksa mereka mampir bermalam di suatu goa kemudian mereka pun memasukinya. Tiba-tiba jatuhlah sebuah batu besar dari gunung lalu menutup gua itu dan mereka di dalamnya. Mereka berkata bahwasanya tidak ada yang dapat menyelamatkan mereka semua dari batu besar tersebut kecuali jika mereka semua berdoa kepada Allah Ta’ala dengan menyebutkan amalan baik mereka.” Salah seorang dari mereka berkata, “Ya Allah, aku mempunyai dua orang tua yang sudah sepuh dan lanjut usia. Dan aku tidak pernah memberi minum susu (di malam hari) kepada siapa pun sebelum memberi minum kepada keduanya. Aku lebih mendahulukan mereka berdua daripada keluarga dan budakku (hartaku). Kemudian pada suatu hari, aku mencari kayu di tempat yang jauh. Ketika aku pulang ternyata mereka berdua telah terlelap tidur. Aku pun memerah susu dan aku dapati mereka sudah tertidur pulas. Aku pun enggan memberikan minuman tersebut kepada keluarga atau pun budakku. Seterusnya aku menunggu hingga mereka bangun dan ternyata mereka barulah bangun ketika Shubuh, dan gelas minuman itu masih terus di tanganku. Selanjutnya setelah keduanya bangun lalu mereka meminum minuman tersebut. Ya Allah, jikalau aku mengerjakan sedemikian itu dengan niat benar-benar mengharapkan wajah-Mu, maka lepaskanlah kesukaran yang sedang kami hadapi dari batu besar yang menutupi kami ini....” (Muttafaqun ‘alaih) 🕡 SELASA 5 MEI 2020 pukul 05:30WIB, (Jakarta & sekitarnya) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadhusshaalihin - 25. "PERHITUNGAN PAHALA & DOSA"
25. PERHITUNGAN PAHALA & DOSA Riyaadhushshaalihiin Bab 1 | Hadits ke 1Hadits ke 12 Pembahasan: Niat Hadits Abdullah bin Abbas-radhiyallaahu 'anhu- (Beda penerbit & cetakan, bisa menyebabkan beda penomoran hadits) وعن أبي العباس عبد الله بن عباس بن عبد المطلب رضي الله عنهما عن رسول صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيمَا يَرْوِي عَنْ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ قَالَ إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ ثُمَّ بَيَّنَ ذَلِكَ فَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً فَإِنْ هُوَ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍ إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ إِلَى أَضْعَافٍ كَثِيرَةٍ وَمَنْ هَمَّ بِسَيِّئَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً فَإِنْ هُوَ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ سَيِّئَةً وَاحِدَةً متفق عليه Abul Abbas, Abdullah bin Abbas bin Abdul Muththalib radhiallahu ‘anhuma berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam meriwayatkan dari Rabb-nya Azza wa Jalla, “Sesungguhnya, Allah mencatat kebaikan dan keburukan.” Kemudian Allah menjelaskan, “Barangsiapa yang bermaksud mengerjakan kebaikan, lalu dia tidak melakukannya, maka Allah yang Mahasuci dan Mahatinggi mencatatnya sebagai satu kebaikan penuh di sisi-Nya. Jika ia bermaksud untuk melakukan kebaikan lalu dilakukannya, Allah mencatat baginya sepuluh kebaikan sampai tujuh ratus lipat, bahkan berlipat-lipat. Namun, jika ia bermaksud untuk melakukan keburukan, lalu tidak dikerjakannya, Allah mencatatnya sebagai satu kebaikan penuh di sisi-Nya. Jika ia bermaksud untuk mengerjakan keburukan lalu dikerjakan, Allah mencatatnya sebagai satu keburukan.” (Muttafaq ‘alaih) 🖥️ InsyaALLAH ditayangkan langsung di https://youtu.be/1aydsOuBOpQ 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

SAAT NABI ﷺ KELUAR RUMAH KARENA LAPAR - HIKMAH PETANG
SAAT NABI ﷺ KELUAR RUMAH KARENA LAPAR - HIKMAH PETANG 👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via WhatsApp chat di: 0812-959595-42 (Tidak menerima panggilan telepon, SMS, dan video call) 🎦 Live Streaming dari kediaman ustadz 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

MASTERPIECE DALAM DUNIA ILMU (2 menitan)
MASTERPIECE DALAM DUNIA ILMU (2 menitan) 👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri ( https://bit.ly/2KR8Jko ) 🎥 Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyadhusshaalihiin "01.KARYA YANG MENGUBAH DUNIA" ( https://youtu.be/hHn8Od5_oqs ) Live streaming dari kediaman Ustadz Insyaa Allah setiap pagi pukul 05:30 WIB (DKI & Sekitarnya) di YouTube channel: Muhammad Nuzul Dzikri. 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

MERAIH KEBERKAHAN RAMADHAN DI MASA CORONA | SERIAL SITUASI COVID-19
MERAIH KEBERKAHAN RAMADHAN DI MASA CORONA | SERIAL SITUASI COVID-19 👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via WhatsApp chat di: 0812-959595-42 (Tidak menerima panggilan telepon, SMS, dan video call) 🎦 Live Streaming dari kediaman ustadz 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

SAUDARAKU PEJUANG MEDIS, BERJUANGLAH TANPA PERNAH KECEWA (3 menitan)
SAUDARAKU PEJUANG MEDIS, BERJUANGLAH TANPA PERNAH KECEWA (3 menitan) 👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via WhatsApp chat di: 0812-959595-42 (Tidak menerima panggilan telepon, SMS, dan video call) 🎦 Live Streaming dari kediaman ustadz 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

RAMADHAN YANG TIDAK AKAN TERULANG? - Hikmah Petang
RAMADHAN YANG TIDAK AKAN TERULANG? | Hikmah Petang 👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via WhatsApp chat di: 0812-959595-42 (Tidak menerima panggilan telepon, SMS, dan video call) 🎦 Live Streaming dari kediaman ustadz 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadhusshaalihin - 24. "NIAT UNTUK PAHALA DALAM SETIAP LANGKAH"
24. NIAT UNTUK PAHALA DALAM SETIAP LANGKAH Riyaadhushshaalihiin Bab 1 | Hadits ke 11 Pembahasan: Niat Hadits Abu Hurairah-radhiyallaahu 'anhu- (Beda penerbit & cetakan, bisa menyebabkan beda penomoran hadits) Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, صَلاَةُ الرَّجُلِ فِى جَمَاعَةٍ تَزِيدُ عَلَى صَلاَتِهِ فِى بَيْتِهِ وَصَلاَتِهِ فِى سُوقِهِ بِضْعًا وَعِشْرِينَ دَرَجَةً وَذَلِكَ أَنَّ أَحَدَهُمْ إِذَا تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أَتَى الْمَسْجِدَ لاَ يَنْهَزُهُ إِلاَّ الصَّلاَةُ لاَ يُرِيدُ إِلاَّ الصَّلاَةَ فَلَمْ يَخْطُ خَطْوَةً إِلاَّ رُفِعَ لَهُ بِهَا دَرَجَةٌ وَحُطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةٌ حَتَّى يَدْخُلَ الْمَسْجِدَ فَإِذَا دَخَلَ الْمَسْجِدَ كَانَ فِى الصَّلاَةِ مَا كَانَتِ الصَّلاَةُ هِىَ تَحْبِسُهُ وَالْمَلاَئِكَةُ يُصَلُّونَ عَلَى أَحَدِكُمْ مَا دَامَ فِى مَجْلِسِهِ الَّذِى صَلَّى فِيهِ يَقُولُونَ اللَّهُمَّ ارْحَمْهُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اللَّهُمَّ تُبْ عَلَيْهِ مَا لَمْ يُؤْذِ فِيهِ مَا لَمْ يُحْدِثْ فِيهِ “Shalat seseorang dengan berjama’ah lebih banyak pahalanya daripada shalat sendirian di pasar atau di rumahnya, yaitu selisih 20 sekian derajat. Sebab, seseorang yang telah menyempurnakan wudhunya kemudian pergi ke masjid dengan tujuan untuk shalat, tiap ia melangkah satu langkah maka diangkatkan baginya satu derajat dan dihapuskan satu dosanya, sampai ia masuk masjid. Apabila ia berada dalam masjid, ia dianggap mengerjakan shalat selama ia menunggu hingga shalat dilaksanakan. Para malaikat lalu mendo’akan orang yang senantiasa di tempat ia shalat, “Ya Allah, kasihanilah dia, ampunilah dosa-dosanya, terimalah taubatnya.” Hal itu selama ia tidak berbuat kejelekan dan tidak berhadats.” (Muttafaq 'alaih) 🕡 AHAD 3 MEI 2020 pukul 05:30WIB, (Jakarta & sekitarnya) 🎦 Live Streaming dari kediaman Ustadz 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadhusshaalihin - 23. "NIAT BURUK YANG GAGAL"
23. NIAT BURUK YANG GAGAL Riyaadhushshaalihiin Bab 1 | Hadits ke 10 Pembahasan: Niat Hadits Abu Bakrah -radhiyallaahu 'anhu- (Beda penerbit & cetakan, bisa menyebabkan beda penomoran hadits) Abu Bakrah Nufa’i bin Harits Ats Tsaqafi berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إِذَا الْتَقَى الْمُسْلِمَانِ بِسَيْفَيْهِمَا فَالْقَاتِلُ وَالْمَقْتُولُ فِى النَّارِ » . فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا الْقَاتِلُ فَمَا بَالُ الْمَقْتُولِ قَالَ « إِنَّهُ كَانَ حَرِيصًا عَلَى قَتْلِ صَاحِبِهِ “Apabila dua orang Islam yang bertengkar dengan pedangnya, maka orang yang membunuh dan yang terbunuh sama-sama berada di dalam neraka.” Saya bertanya, “Wahai Rasulullah, sudah wajar yang membunuh masuk neraka, lantas bagaimana gerangan yang terbunuh?” Beliau menjawab, “Karena ia juga sangat berambisi untuk membunuh sahabatnya.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 31 dan Muslim no. 2888 🎦 Live Streaming dari kediaman Ustadz 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadusshaalihin - 22. "FII SABIILILLAH (DI JALAN ALLAH)"
22. FII SABILILLAH (DI JALAN ALLAH) Riyaadhushshaalihiin Bab 1 | Hadits ke 8 Pembahasan: Niat Hadits Abu Musa Al-Asy'ari -radhiyallaahu 'anhu- (Beda penerbit & cetakan, bisa menyebabkan beda penomoran hadits) وعَنْ أبي مُوسَى عبْدِ اللَّهِ بْنِ قَيْسٍ الأَشعرِيِّ رضِي الله عنه قالَ: سُئِلَ رسولُ الله صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم عَنِ الرَّجُلِ يُقاتِلُ شَجَاعَةً، ويُقاتِلُ حَمِيَّةً ويقاتِلُ رِياءً، أَيُّ ذلِك في سَبِيلِ اللَّهِ؟ فَقَالَ رَسُول الله صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم: “مَنْ قاتَلَ لِتَكُون كلِمةُ اللَّهِ هِي الْعُلْيَا فهُوَ في سَبِيلِ اللَّهِ” مُتَّفَقٌ عَلَيهِ Dari Abu Musa, Abdullah bin Qais al-Asy’ary radhiallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya oleh sebagian sahabatnya tentang seseorang yang berperang karena berani (sifatnya pemberani), seseorang yang berperang karena fanatisme kebangsaan , dan seseorang yang berperang karena riya’ (agar dipuji orang lain). Manakah di antara niat tersebut yang termasuk jihad di jalan Allah?” Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ”Barangsiapa yang berperang untuk menegakkan kalimat Allah sebagai kalimat yang paling tinggi, maka dia berada (berjihad) di jalan Allah.” [Muttafaq ‘alaih] 🕡 JUM'AT 1 MEI 2020 pukul 05:30WIB, (Jakarta & sekitarnya) 🎦 Live Streaming dari kediaman Ustadz 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadusshaalihin - 21. "YANG DILIHAT ALLAH DARIMU"
21. YANG DILIHAT ALLAH DARIMU Riyaadhushshaalihiin Bab 1: Niat Hadits 7 Hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu (Beda penerbit & cetakan, bisa menyebabkan beda penomoran hadits) عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Allah hanyalah melihat pada hati dan amalan kalian.” (HR. Muslim no. 2564).

Riyadusshaalihin - 20. "PANEN PAHALA DARI AKTIVITAS SEHARI - HARI #2"
20. PANEN PAHALA DARI AKTIVITAS SEHARI-HARI #2 Riyaadhushshaalihiin Bab 1: Niat Hadits 6 Hadits Abu Ishaq Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu (Beda penerbit & cetakan, bisa menyebabkan beda penomoran hadits) وعن أبي إسحاقَ سَعدِ بنِ أبي وَقَّاصٍ مالِكِ بنِ أُهَيْب بنِ عبدِ منافِ بنِ زُهرَةَ بنِ كلابِ بنِ مُرَّةَ بنِ كعبِ بنِ لُؤيٍّ القُرشِيِّ الزُّهريِّ ، أَحَدِ العَشَرَةِ المشهودِ لهم بالجنةِ ، قَالَ : جاءنِي رسولُ اللهِ يَعُودُنِي عَامَ حَجَّةِ الوَدَاعِ مِنْ وَجَعٍ اشْتَدَّ بي ، فقُلْتُ : يَا رَسُولَ اللهِ ، إنِّي قَدْ بَلَغَ بي مِنَ الوَجَعِ مَا تَرَى ، وَأَنَا ذُو مالٍ وَلا يَرِثُني إلا ابْنَةٌ لي ، أفأَتَصَدَّقُ بِثُلُثَيْ مَالِي ؟ قَالَ : (( لا )) ، قُلْتُ : فالشَّطْرُ يَا رَسُولَ اللهِ ؟ فقَالَ : (( لا )) ، قُلْتُ : فالثُّلُثُ يَا رَسُولَ اللهِ ؟ قَالَ : (( الثُّلُثُ والثُّلُثُ كَثيرٌ -أَوْ كبيرٌ – إنَّكَ إنْ تَذَرْ وَرَثَتَكَ أغنِيَاءَ خيرٌ مِنْ أنْ تَذَرَهُمْ عَالَةً يتكفَّفُونَ النَّاسَ ، وَإنَّكَ لَنْ تُنفِقَ نَفَقَةً تَبْتَغي بِهَا وَجهَ اللهِ إلاَّ أُجِرْتَ عَلَيْهَا حَتَّى مَا تَجْعَلُ في فِيِّ امْرَأَتِكَ )) ، قَالَ : فَقُلتُ : يَا رسولَ اللهِ ، أُخلَّفُ بعدَ أصْحَابي ؟ قَالَ : (( إِنَّكَ لَنْ تُخَلَّفَ فَتَعملَ عَمَلاً تَبتَغي بِهِ وَجْهَ اللهِ إلاَّ ازْدَدتَ بِهِ دَرَجةً ورِفعَةً ، وَلَعلَّكَ أنْ تُخَلَّفَ حَتّى يَنتَفِعَ بِكَ أقْوَامٌ وَيُضَرَّ بِكَ آخرونَ . اللَّهُمَّ أَمْضِ لأصْحَابي هِجْرَتَهُمْ ولاَ تَرُدَّهُمْ عَلَى أعقَابهمْ ، لكنِ البَائِسُ سَعدُ بْنُ خَوْلَةَ )) يَرْثي لَهُ رَسُولُ اللهِ أنْ ماتَ بمَكَّة . مُتَّفَقٌ عليهِ . Dari Abu Ishaq Sa’ad bin Abi Waqqash Malik bin Uhaib bin ‘Abdi manaf bin Zahrah bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’aiy al Quraisyiyyi az Zuhri radhiyallahu ‘anhu, salah seorang di antara sepuluh orang yang dijamin masuk surga. Ia berkata: Rasulullah pernah datang menjengukku pada tahun haji wada’, karena aku sakit keras, kemudian aku berkata: “Ya Rasulullah, sesungguhnya sakitku ini sangat keras sebagaimana engkau saksikan. Sedang aku mempunyai harta yang cukup banyak, sementara tidak ada seorangpun yang menjadi ahli warisku kecuali seorang anak perempuanku. Apakah boleh aku sedekahkan dua per tiga hartaku?” Beliau menjawab, “Tidak”, kemudian kutanyakan, “Bagaimana kalau setengahnya?” Beliau menjawab “Tidak.” Lalu kutanyakan, “Bagaimana jika sepertiganya ya Rasulullah? Selanjutnya beliau bersabda, “Ya, sepertiga, dan sepertiga itu banyak atau besar. Sesungguhnya jika engkau meninggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya, lebih baik daripada engkau tinggalkan mereka dalam keadaan kesusahan (miskin) seraya meminta-minta kepada orang. Sesungguhnya engkau tidak sekali-kali menafkahkan hartamu dengan mengharapkan keridhaan Allah melainkan engkau akan diberikan pahala atasnya bahkan pada apa yang engkau suapkan ke mulut istrimu.” Lebih lanjut ia berkata, kemudian kukatakan, “Ya Rasulullah, apakah aku akan ditinggalkan (di Mekah) setelah kepergian sahabat-sahabatku darinya?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya tidaklah engkau ditinggalkan, lalu kamu mengerjakan suatu amalan yang engkau niatkan karena mencari ridha Allah, melainkan dengannya engkau akan bertambah derajat dan ketinggian. Barangkali engkau akan dipanjangkan umur, sehinga orang-orang dapat mengambil manfaat darimu, disamping ada juga orang lain yang merasa dirugikan olehmu. Ya Allah, biarkanlah hijrah sahabat-sahabatku terus berlangsung, dan janganlah Enkau kembalikan mereka ke tempat semula. Tetapi yang kasihan Sa’ad bin Khaulah.” Rasulullah sangat menyayangkan ia meninggal di Mekah.(Mutafaquh ‘alaihi)

Riyadusshaalihin - 19. "PANEN PAHALA DARI AKTIVITAS SEHARI - HARI #1"
19. PANEN PAHALA DARI AKTIVITAS SEHARI-HARI Riyaadhushshaalihiin Bab 1: Niat Hadits 6 Hadits Abu Ishaq Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu (Beda penerbit & cetakan, bisa menyebabkan beda penomoran hadits) وعن أبي إسحاقَ سَعدِ بنِ أبي وَقَّاصٍ مالِكِ بنِ أُهَيْب بنِ عبدِ منافِ بنِ زُهرَةَ بنِ كلابِ بنِ مُرَّةَ بنِ كعبِ بنِ لُؤيٍّ القُرشِيِّ الزُّهريِّ ، أَحَدِ العَشَرَةِ المشهودِ لهم بالجنةِ ، قَالَ : جاءنِي رسولُ اللهِ يَعُودُنِي عَامَ حَجَّةِ الوَدَاعِ مِنْ وَجَعٍ اشْتَدَّ بي ، فقُلْتُ : يَا رَسُولَ اللهِ ، إنِّي قَدْ بَلَغَ بي مِنَ الوَجَعِ مَا تَرَى ، وَأَنَا ذُو مالٍ وَلا يَرِثُني إلا ابْنَةٌ لي ، أفأَتَصَدَّقُ بِثُلُثَيْ مَالِي ؟ قَالَ : (( لا )) ، قُلْتُ : فالشَّطْرُ يَا رَسُولَ اللهِ ؟ فقَالَ : (( لا )) ، قُلْتُ : فالثُّلُثُ يَا رَسُولَ اللهِ ؟ قَالَ : (( الثُّلُثُ والثُّلُثُ كَثيرٌ -أَوْ كبيرٌ – إنَّكَ إنْ تَذَرْ وَرَثَتَكَ أغنِيَاءَ خيرٌ مِنْ أنْ تَذَرَهُمْ عَالَةً يتكفَّفُونَ النَّاسَ ، وَإنَّكَ لَنْ تُنفِقَ نَفَقَةً تَبْتَغي بِهَا وَجهَ اللهِ إلاَّ أُجِرْتَ عَلَيْهَا حَتَّى مَا تَجْعَلُ في فِيِّ امْرَأَتِكَ )) ، قَالَ : فَقُلتُ : يَا رسولَ اللهِ ، أُخلَّفُ بعدَ أصْحَابي ؟ قَالَ : (( إِنَّكَ لَنْ تُخَلَّفَ فَتَعملَ عَمَلاً تَبتَغي بِهِ وَجْهَ اللهِ إلاَّ ازْدَدتَ بِهِ دَرَجةً ورِفعَةً ، وَلَعلَّكَ أنْ تُخَلَّفَ حَتّى يَنتَفِعَ بِكَ أقْوَامٌ وَيُضَرَّ بِكَ آخرونَ . اللَّهُمَّ أَمْضِ لأصْحَابي هِجْرَتَهُمْ ولاَ تَرُدَّهُمْ عَلَى أعقَابهمْ ، لكنِ البَائِسُ سَعدُ بْنُ خَوْلَةَ )) يَرْثي لَهُ رَسُولُ اللهِ أنْ ماتَ بمَكَّة . مُتَّفَقٌ عليهِ . Dari Abu Ishaq Sa’ad bin Abi Waqqash Malik bin Uhaib bin ‘Abdi manaf bin Zahrah bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’aiy al Quraisyiyyi az Zuhri radhiyallahu ‘anhu, salah seorang di antara sepuluh orang yang dijamin masuk surga. Ia berkata: Rasulullah pernah datang menjengukku pada tahun haji wada’, karena aku sakit keras, kemudian aku berkata: “Ya Rasulullah, sesungguhnya sakitku ini sangat keras sebagaimana engkau saksikan. Sedang aku mempunyai harta yang cukup banyak, sementara tidak ada seorangpun yang menjadi ahli warisku kecuali seorang anak perempuanku. Apakah boleh aku sedekahkan dua per tiga hartaku?” Beliau menjawab, “Tidak”, kemudian kutanyakan, “Bagaimana kalau setengahnya?” Beliau menjawab “Tidak.” Lalu kutanyakan, “Bagaimana jika sepertiganya ya Rasulullah? Selanjutnya beliau bersabda, “Ya, sepertiga, dan sepertiga itu banyak atau besar. Sesungguhnya jika engkau meninggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya, lebih baik daripada engkau tinggalkan mereka dalam keadaan kesusahan (miskin) seraya meminta-minta kepada orang. Sesungguhnya engkau tidak sekali-kali menafkahkan hartamu dengan mengharapkan keridhaan Allah melainkan engkau akan diberikan pahala atasnya bahkan pada apa yang engkau suapkan ke mulut istrimu.” Lebih lanjut ia berkata, kemudian kukatakan, “Ya Rasulullah, apakah aku akan ditinggalkan (di Mekah) setelah kepergian sahabat-sahabatku darinya?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya tidaklah engkau ditinggalkan, lalu kamu mengerjakan suatu amalan yang engkau niatkan karena mencari ridha Allah, melainkan dengannya engkau akan bertambah derajat dan ketinggian. Barangkali engkau akan dipanjangkan umur, sehinga orang-orang dapat mengambil manfaat darimu, disamping ada juga orang lain yang merasa dirugikan olehmu. Ya Allah, biarkanlah hijrah sahabat-sahabatku terus berlangsung, dan janganlah Enkau kembalikan mereka ke tempat semula. Tetapi yang kasihan Sa’ad bin Khaulah.” Rasulullah sangat menyayangkan ia meninggal di Mekah.(Mutafaquh ‘alaihi)

Riyadusshaalihin - 18. "SALAH ALAMAT"
18. SALAH ALAMAT Riyaadhushshaalihiin Bab 1: Niat Hadits 5 Hadits Abu Yazid Ma’n bin Yazid bin Al Akhnas radhiyallahu ‘anhu (Beda penerbit & cetakan, bisa menyebabkan beda penomoran hadits) وعن أبي يَزيدَ مَعْنِ بنِ يَزيدَ بنِ الأخنسِ ، وهو وأبوه وَجَدُّه صحابيُّون ، قَالَ : كَانَ أبي يَزيدُ أخْرَجَ دَنَانِيرَ يَتَصَدَّقُ بِهَا ، فَوَضعَهَا عِنْدَ رَجُلٍ في الْمَسْجِدِ ، فَجِئْتُ فأَخذْتُها فَأَتَيْتُهُ بِهَا . فقالَ : واللهِ ، مَا إيَّاكَ أرَدْتُ ، فَخَاصَمْتُهُ إِلى رسولِ اللهِ ، فقَالَ : (( لكَ مَا نَوَيْتَ يَا يزيدُ ، ولَكَ ما أخَذْتَ يَا مَعْنُ )) رواهُ البخاريُّ . Dari Abu Yazid Ma’n bin Yazid bin Al Akhnas radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Bapak saya, Yazid pernah mengeluarkan beberapa dinar untuk disedekahkan. Dia mempercayakan pada seseorang di masjid (untuk membagi-bagikannya). Kemudian saya datang (ke masjid itu) dan saya pun mengambilnya. Selanjutnya saya datang ke tempat bapak saya dengan membawa dinar tersebut. Lalu bapak saya berkata, “Demi Allah, bukan kamu yang aku tuju (untuk menerima sedekah itu). Kemudian kejadian itu kami sampaikan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka beliau bersabda, “Bagimu apa yang telah engkau niatkan, wahai Yazid. Dan bagimu apa yang telah kamu ambil, hai Ma’n.” (HR. Bukhari)

Riyadusshaalihin - 17. "AIR MATA YANG MELAHIRKAN PAHALA"
17. AIR MATA YANG MELAHIRKAN PAHALA Riyaadhushshaalihiin Bab 1: Niat Hadits 4 Hadits Jabir radhiyallahu ‘anhu (Beda penerbit & cetakan, bisa menyebabkan beda penomoran hadits) عَنْ جَابِرٍ قَالَ كُنَّا مَعَ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فِى غَزَاةٍ فَقَالَ « إِنَّ بِالْمَدِينَةِ لَرِجَالاً مَا سِرْتُمْ مَسِيرًا وَلاَ قَطَعْتُمْ وَادِيًا إِلاَّ كَانُوا مَعَكُمْ حَبَسَهُمُ الْمَرَضُ » Dari Jabir, ia berkata, dalam suatu peperangan (perang tabuk) kami pernah bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau bersabda, “Sesungguhnya di Madinah ada beberapa orang yang tidak ikut melakukan perjalanan perang, juga tidak menyeberangi suatu lembah, namun mereka bersama kalian (dalam pahala). Padahal mereka tidak ikut berperang karena kedapatan uzur sakit.” (HR. Muslim no. 1911). Dalam lafazh lain disebutkan, إِلاَّ شَرِكُوكُمْ فِى الأَجْرِ “Melainkan mereka yang terhalang sakit akan dicatat ikut serta bersama kalian dalam pahala.” Dari Anas bin Malik, عَنْ أَنَسٍ – رضى الله عنه – أَنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ فِى غَزَاةٍ فَقَالَ « إِنَّ أَقْوَامًا بِالْمَدِينَةِ خَلْفَنَا ، مَا سَلَكْنَا شِعْبًا وَلاَ وَادِيًا إِلاَّ وَهُمْ مَعَنَا فِيهِ ، حَبَسَهُمُ الْعُذْرُ » Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam suatu peperangan berkata, “Sesungguhnya ada beberapa orang di Madinah yang ditinggalkan tidak ikut peperangan. Namun mereka bersama kita ketika melewati suatu lereng dan lembah. Padahal mereka terhalang uzur sakit ketika itu.” (HR. Bukhari no. 2839)

Riyadusshaalihin - 16. "TERNYATA 'HIJRAH' SUDAH TIDAK ADA"
16. TERNYATA "HIJRAH" SUDAH TIDAK ADA Riyaadhushshaalihiin Bab 1: Ikhlas & Urgensi Niat Hadits 3 Hadits A'isyah radhiyallahu ‘anha (Beda penerbit & cetakan, bisa menyebabkan beda penomoran hadits) 3- وعن عائِشةَ رضيَ اللهُ عنها ، قَالَتْ : قَالَ النبي : لا هِجْرَةَ بَعْدَ الفَتْحِ ، وَلَكِنْ جِهَادٌ وَنِيَّةٌ ، وَإِذَا اسْتُنْفِرْتُمْ فانْفِرُوا مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَمَعناهُ : لا هِجْرَةَ مِنْ مَكّةَ لأَنَّهَا صَارَتْ دَارَ إسلاَمٍ . Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak ada hijrah setelah terbukanya kota Mekah. Akan tetapi (yang ada) adalah jihad dan niat. Dan jika kamu diminta berangkat jihad maka berangkatlah.” (Muttafaq ‘alaih) 🕡 SABTU 25 APRIL 2020 pukul 05:30WIB, (Jakarta & sekitarnya) 🎦 Live Streaming dari kediaman Ustadz 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadusshaalihin - 15. "KITA AKAN DIBANGKITKAN BERDASARKAN NIAT KITA"
15. KITA AKAN DIBANGKITKAN BERDASARKAN NIAT KITA Riyaadhushshaalihiin Bab 1: Niat Hadits 2 Hadits Aisyah radhiyallahu ‘anha (Beda penerbit & cetakan, bisa menyebabkan beda penomoran hadits) وعن أمِّ المؤمِنينَ أمِّ عبدِ اللهِ عائشةَ رضي الله عنها ، قالت : قالَ رسول الله : (( يغْزُو جَيْشٌ الْكَعْبَةَ فإِذَا كَانُوا بِبَيْدَاءَ مِنَ الأَرضِ يُخْسَفُ بِأَوَّلِهِمْ وآخِرِهِمْ )) . قَالَتْ : قلتُ : يَا رَسُولَ اللهِ ،كَيْفَ يُخْسَفُ بأوَّلِهِمْ وَآخِرِهِمْ وَفِيهمْ أسْوَاقُهُمْ وَمَنْ لَيْسَ مِنْهُمْ ؟! قَالَ : (( يُخْسَفُ بِأَوَّلِهِمْ وَآخِرِهِمْ ثُمَّ يُبْعَثُونَ عَلَى نِيّاتِهمْ )) مُتَّفَقٌ عَلَيهِ Dari Ummul Mukminin Ummu Abdillah Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ada satu pasukan menyerbu ka’bah, tatkala mereka berada di tanah yang lapang mereka dibenamkan (kedalam perut bumi) dari awal pasukan hingga yang paling akhir dari mereka.” Dia (Aisyah) berkata: “Saya bertanya: “Ya Rasulullah bagaimana dibenamkan dari awal hingga paling akhir dari mereka, padahal di dalamnya ada orang-orang pasar (orang awam) dan ada yang bukan dari mereka?” Beliau menjawab “Dibenamkan dari awal hingga akhir mereka kemudian mereka dibangkitkan berdasarkan niat-niat mereka.” (Muttafaq alaihi –disepakati keshahihannya oleh Al Bukhari dan Muslim) 👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 🎦 Live Streaming dari kediaman ustadz 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via WhatsApp chat di 0812-959595-42 (tidak menerima panggilan telepon, video call dan SMS). 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com 🎦 Live Streaming dari kediaman ustadz

Riyadusshaalihin - 14. "BENTUK & JENIS NIAT"
14. BENTUK & JENIS NIAT Riyaadhushshaalihiin Bab 1: Niat Hadits 1 Hadits Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu (Beda penerbit & cetakan, bisa menyebabkan beda penomoran hadits) Dari Umar bin Khatthab, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ ، وَإِنَّمَا لاِمْرِئٍ مَا نَوَى ، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا ، فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (Muttafaqun 'alaih)

Riyadusshaalihin - 13. "BELAJAR TENTANG NIAT"
13. BELAJAR TENTANG NIAT Riyaadhushshaalihiin Bab 1: Niat Hadits 1 Hadits Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu (Beda penerbit & cetakan, bisa menyebabkan beda penomoran hadits) Dari Umar bin Khatthab, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ ، وَإِنَّمَا لاِمْرِئٍ مَا نَوَى ، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا ، فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (Muttafaqun 'alaih)

Riyadusshaalihin - 12. "NERACA AMALAN HATI"
12. NERACA AMALAN HATI Riyaadhushshaalihiin Bab 1 Pembahasan: Ikhlas Dari Umar bin Khathab, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ ، وَإِنَّمَا لاِمْرِئٍ مَا نَوَى ، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا ، فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, mkaa hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (Muttafaqun 'alaih)

Riyadusshaalihin - 11. "TERSEMBUNYI & TERLIHAT, SAMA SAJA"
11. TERSEMBUNYI & TERLIHAT, SAMA SAJA Riyaadhushshaalihiin Bab 1 Pembahasan: Ikhlas Allah berfirman, قُلْ إِن تُخْفُوا۟ مَا فِى صُدُورِكُمْ أَوْ تُبْدُوهُ يَعْلَمْهُ ٱللَّهُ "Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allah mengetahui". Allah mengetahui apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Ali Imran: 29)

Riyadusshaalihin - 10. "YANG DITERIMA OLEH ALLAH"
10. YANG DITERIMA OLEH ALLAH SUBHAANAHU WA TA’ALA Riyaadhushshaalihiin Bab 1 Pembahasan: Ikhlas Allah berfirman, لَن يَنَالَ ٱللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَآؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ ٱلتَّقْوَىٰ مِنكُمْ "Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya....” (QS. Al Hajj: 37)

Riyadusshaalihin - 09. "SEBUAH PERINTAH UNTUK KITA"
09. SEBUAH PERINTAH UNTUK KITA Riyaadhushshaalihiin Bab 1: Ikhlas & Urgensi Niat Allah berfirman: وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلْقَيِّمَةِ Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. (QS. Al Bayyinah: 5)

Riyadusshaalihin - 08. "CARA MENGGAPAI TUJUAN"
Serial Riyaadhushshaalihiin 📲 Silakan sampaikan pertanyaan melalui chat message: 0812-959595-42 (tidak menerima panggilan telepon / SMS dan video call) 🎦 Live Streaming dari kediaman ustadz 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadusshaalihin - 07. "TUJUAN-NYA MENCIPTAKANMU"
Serial Riyaadhushshaalihiin 📲 Silakan sampaikan pertanyaan melalui chat message: 0812-959595-42 (tidak menerima panggilan telepon / SMS dan video call) 🎦 Live Streaming dari kediaman ustadz 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadusshaalihin - 06. "KUNCI-KUNCI KEBERKAHAN #4"
Serial Riyaadhushshaalihiin 📲 Silakan sampaikan pertanyaan melalui chat message: 0812-959595-42 (tidak menerima panggilan telepon / SMS dan video call) 🎦 Live Streaming dari kediaman ustadz 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadusshaalihin - 05. "KUNCI-KUNCI KEBERKAHAN #3"
Serial Riyaadhushshaalihiin 📲 Silakan sampaikan pertanyaan melalui chat message: 0812-959595-42 (tidak menerima panggilan telepon / SMS dan video call) 🎦 Live Streaming dari kediaman ustadz 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadusshaalihin - 04. "KUNCI-KUNCI KEBERKAHAN #2"
Serial Riyaadhushshaalihiin 📲 Silakan sampaikan pertanyaan melalui chat message: 0812-959595-42 (tidak menerima panggilan telepon / SMS dan video call) 🎦 Live Streaming dari kediaman ustadz 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadusshaalihin - 03. "KUNCI-KUNCI KEBERKAHAN #1"
Serial Riyaadhushshaalihiin 📲 Silakan sampaikan pertanyaan melalui chat message: 0812-959595-42 (tidak menerima panggilan telepon / SMS dan video call) 🎦 Live Streaming dari kediaman ustadz 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadusshaalihin - 02. "BERAWAL DARI KEBERKAHAN"
Serial Riyaadhushshaalihiin 📲 Silakan sampaikan pertanyaan melalui chat message: 0812-959595-42 (tidak menerima panggilan telepon / SMS dan video call) 🎦 Live Streaming dari kediaman ustadz 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyadusshaalihin - 01. "KARYA YANG MENGUBAH DUNIA"
Serial Riyaadhushshaalihiin 📲 Silakan sampaikan pertanyaan melalui chat message: 0812-959595-42 (tidak menerima panggilan telepon / SMS dan video call) 🎦 Live Streaming dari kediaman ustadz 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

CUPLIKAN MENGENAL KA'AB BIN MALIK - Radhiyallahu 'anhu (2 menitan)
Faidah Singkat Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

DOSA DILIPATGANDAKAN DI BULAN HARAM (2 menitan)
Faidah Singkat Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

GANJARAN SESUAI NIATNYA (1 menitan)
Faidah - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

GUIDANCE MENUJU SURGA (1 menitan)
Faidah - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

CUPLIKAN - SEBUAH POLA UJIAN (3 menitan)
Faidah Singkat Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

IKUTI POLA ORANG SUKSES (kurang dari 1menit)
IKUTI POLA ORANG SUKSES (kurang dari 1menit) . Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) . Video pendek diambil dari kajian: "RIHLAH" ( https://bit.ly/36qg70a ) . 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

CUPLIKAN - PUNYA SEMUANYA TAPI TETAP GAGAL (2 menitan)
Faidah Singkat Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

HARI-HARI DIPENUHI DENGAN IBADAH (1 menitan)
Faidah - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

DI ANTARA WAKTU TERBAIK BERAMAL SHOLEH (1 menitan)
Faidah - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

KETIKA TIDAK IKHLAS DISEMBUNYIKAN (1 menitan)
Faidah - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

ISTIQOMAH MENGISI WAKTU DENGAN KEBAIKAN (1 menitan)
Faidah Singkat Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

HARI-HARI BERTAKBIR (3 menitan)
Faidah - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri