Show overview
Apa Kata Tempo has been publishing since 2019, and across the 7 years since has built a catalogue of 323 episodes. That works out to roughly 120 hours of audio in total. Releases follow a weekly cadence, with the show now in its 2nd season.
Episodes typically run twenty to thirty-five minutes — most land between 18 min and 23 min — and the run-time is fairly consistent across the catalogue. None of the episodes are flagged explicit by the publisher. It is catalogued as a IN-language News show.
The show is actively publishing — the most recent episode landed 6 days ago, with 22 episodes already out so far this year. Published by Podcast Tempo Media.
From the publisher
Apa Kata Tempo adalah podcast mingguan yang mengulas opini redaksi Tempo, mengulik landasan di baliknya, dan menyuguhkan cerita di balik berita. - - - - - Bagian dari Tempo Media Group Kritik dan saran: [email protected] Powered by Firstory Hosting
Latest Episodes
View all 323 episodesPara Pencuri Makan Bergizi
Ekonomi Menyimpang Anak Sumitro
Pokoknya Teddy, Semuanya Teddy
Tinggal Janji Reformasi Polri
Merana karena Rupiah
Gula-gula Hari Buruh
Di Tubir Jurang Kebangkrutan
Ala Kadarnya Mencegah Karhutla
Aksi Korporasi Partai Figur

Saatnya Menaikkan Harga BBM
Makin panjang perang Iran berlangsung, makin besar ongkos yang harus dibayar. Upaya-upaya seperti kebijakan WFH, efisiensi, dan pembatasan bahan bakar sulit diyakini bisa menambal kantong negara yang jebol karena harus menambah anggaran subsidi energi. Menaikkan harga BBM dan memotong program berbiaya besar adalah satu-satunya jalan menyelamatkan APBN. - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

Teror Air Keras Pelanggaran HAM Berat
Serangan air keras kepada aktivis HAM, Andrie Yunus adalah pelanggaran berat hak asasi manusia. Kriterianya cukup: pelaku adalah aktor negara, targetnya lebih dari satu orang, dampaknya ketakutan yang meluas. Perlu ada tim gabungan pencari fakta independen di luar polisi dan Puspom untuk penyelesaian kasus ini. Publik menunggu keseriusan Presiden mengungkap rantai komando di baliknya. - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

Tanam Jagung di Kebun Polisi
Polri kembali sibuk mengerjakan program politik Presiden Prabowo Subianto. Selain mengelola dapur MBG, polisi juga diminta menanam jagung untuk ketahanan pangan. Para perwira “berakrobat” agar target terpenuhi tapi akuntabilitas program terabaikan. Semakin jauh harapan reformasi Polri yang sempat digaungkan Prabowo. - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

Gerakan Hijau dari Pesantren
Lima pesantren di Indonesia memberi angin segar di tengah sejumlah bencana alam yang terjadi karena kerusakan lingkungan. Mereka memandang isu lingkungan bukan sebagai urusan sekuler, tetapi bagian dari ibadah. Pesantren ramah lingkungan yang dipilih Tempo memaknai ulang ajaran Islam perihal pelestarian alam, seperti mengubah pengelolaan sampah menjadi amal (sedekah sampah), penanaman pohon sebagai sedekah oksigen, dan mewakafkan mata air untuk konservasi. - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

Kemanusiaan di Atas Perang Iran
Kekerasan, atas nama apa pun, tak pernah bisa dibenarkan. Jika kini Amerika Serikat dan Israel mengklaim menyerang Iran demi membebaskan rakyatnya dari tirani, adalah dalih yang dibuat-buat. Serangan yang menewaskan Khamenei satu paket dengan serangan terhadap sekolah dan rumah sakit. Indonesia seharusnya lebih khawatir dengan dampak ekonomi, bukan hanya terburu-buru menyatakan siaga satu keamanan. - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

Rusak Muruah Tersebab Negosiasi
Kesepakatan dagang resiprokal antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump menuai kontroversi. Tim perunding bertindak asal cepat dan terkesan sekadar ingin membuat Presiden senang. Semakin membenamkan Prabowo dalam “permainan” Donald Trump. Agar tidak semakin merugi, pemerintah mesti cepat membatalkan perjanjian tersebut. - - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

Sana-sini Antek Asing
Presiden Prabowo kerap menyebut para pengkritiknya sebagai “antek asing”. Cara ini mirip para otokrat yang menciptakan musuh bersama untuk melegitimasi kekuasaan. Pada saat bersamaan Prabowo dekat dengan dua pelobi asing yang kerap memengaruhi kebijakannya. Siapa antek asing?- - -Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital.Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

Uang Semir Barang Selundupan
Korupsi di Bea dan Cukai sudah berurat-akar. Petugas punya kewenangan penuh menentukan masuknya barang impor, mereka memperdagangkan itu guna mendapatkan suap yang tak terendus selama bertahun-tahun. Masuknya barang selundupan membuat industri nasional terpuruk. Sulit ada perbaikan jika penunjukan pemimpin Bea dan Cukai tidak diisi profesional. - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

Lampu Kuning Lembaga Pemeringkat Asing
Kredibilitas pasar saham dan kebijakan fiskal Indonesia sedang jadi sorotan dunia. Pukulan bertubi-tubi dari lembaga-lembaga pemeringkat internasional ini menunjukkan satu hal: ada yang tak beres dalam manajemen ekonomi di Indonesia. Sudah bukan waktunya berlagak alergi kritik dan mengabaikan masukan lembaga riset asing. Memperbaiki tata kelola atau perekonomian tersungkur akibat permainan kekuasaan. - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

Diplomasi One Man Show
Tak ada penjelasan mengapa Indonesia perlu masuk menjadi anggota Dewan Perdamaian yang dibentuk Donald Trump. Prabowo tampil di panggung diplomasi seorang diri dan membuat keputusan-keputusan penting sendiri. Menteri Luar Negeri Sugiono kehilangan tampuk kendali diplomasi. Benarkah sikap itu sebagai bentuk insekuriti personal? - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

Cetak Sawit di Tanah Papua
Setelah proyek cetak sawah di Papua meleset, pemerintah malah memperluas pembukaan lahan yang menggerus hutan. Bukan hanya untuk cetak sawah dan perkebunan tebu, proyek ini hendak membuka perkebunan sawit seluas 426 ribu hektare. Ada pengusaha besar di balik proyek ini. Tanpa kajian lingkungan, ambisi swasembada menjadi lagu lama yang bisa menimbulkan bencana bagi Papua. - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting
