Show overview
Apa Kata Tempo has been publishing since 2019, and across the 7 years since has built a catalogue of 330 episodes. That works out to roughly 120 hours of audio in total. Releases follow a weekly cadence, with the show now in its 2nd season.
Episodes typically run twenty to thirty-five minutes — most land between 18 min and 23 min — and the run-time is fairly consistent across the catalogue. None of the episodes are flagged explicit by the publisher. It is catalogued as a IN-language News show.
The show is actively publishing — the most recent episode landed 1 months ago, with 29 episodes already out so far this year. Published by Podcast Tempo Media.
From the publisher
Apa Kata Tempo adalah podcast mingguan yang mengulas opini redaksi Tempo, mengulik landasan di baliknya, dan menyuguhkan cerita di balik berita. - - - - - Bagian dari Tempo Media Group Kritik dan saran: [email protected] Powered by Firstory Hosting
Latest Episodes
View all 330 episodesKonflik Kepentingan Tiada Henti
Kusut Masai Pengusutan Kasus Febrie
Saling Bongkar Polisi-Jaksa
Satuan Pencoleng Proyek Bergizi
Silat Lidah Pemadaman Listrik
Prabowo-Jokowi Tak Mesra Lagi
Problemnya Adalah Prabowo
Para Pencuri Makan Bergizi
Ekonomi Menyimpang Anak Sumitro
Pokoknya Teddy, Semuanya Teddy
Tinggal Janji Reformasi Polri
Merana karena Rupiah
Gula-gula Hari Buruh
Di Tubir Jurang Kebangkrutan
Ala Kadarnya Mencegah Karhutla
Aksi Korporasi Partai Figur

Saatnya Menaikkan Harga BBM
Makin panjang perang Iran berlangsung, makin besar ongkos yang harus dibayar. Upaya-upaya seperti kebijakan WFH, efisiensi, dan pembatasan bahan bakar sulit diyakini bisa menambal kantong negara yang jebol karena harus menambah anggaran subsidi energi. Menaikkan harga BBM dan memotong program berbiaya besar adalah satu-satunya jalan menyelamatkan APBN. - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

Teror Air Keras Pelanggaran HAM Berat
Serangan air keras kepada aktivis HAM, Andrie Yunus adalah pelanggaran berat hak asasi manusia. Kriterianya cukup: pelaku adalah aktor negara, targetnya lebih dari satu orang, dampaknya ketakutan yang meluas. Perlu ada tim gabungan pencari fakta independen di luar polisi dan Puspom untuk penyelesaian kasus ini. Publik menunggu keseriusan Presiden mengungkap rantai komando di baliknya. - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

Tanam Jagung di Kebun Polisi
Polri kembali sibuk mengerjakan program politik Presiden Prabowo Subianto. Selain mengelola dapur MBG, polisi juga diminta menanam jagung untuk ketahanan pangan. Para perwira “berakrobat” agar target terpenuhi tapi akuntabilitas program terabaikan. Semakin jauh harapan reformasi Polri yang sempat digaungkan Prabowo. - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting

Gerakan Hijau dari Pesantren
Lima pesantren di Indonesia memberi angin segar di tengah sejumlah bencana alam yang terjadi karena kerusakan lingkungan. Mereka memandang isu lingkungan bukan sebagai urusan sekuler, tetapi bagian dari ibadah. Pesantren ramah lingkungan yang dipilih Tempo memaknai ulang ajaran Islam perihal pelestarian alam, seperti mengubah pengelolaan sampah menjadi amal (sedekah sampah), penanaman pohon sebagai sedekah oksigen, dan mewakafkan mata air untuk konservasi. - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting
