PLAY PODCASTS
Kajian Wanita 163. "SUDAH PANTAS KAH IBADAH KITA UNTUK ALLAH?" | Kitab Al-Wabilush Shayyib

Kajian Wanita 163. "SUDAH PANTAS KAH IBADAH KITA UNTUK ALLAH?" | Kitab Al-Wabilush Shayyib

Radio Muhajir Project · Muhajir Project

March 17, 202444m 47s

Audio is streamed directly from the publisher (anchor.fm) as published in their RSS feed. Play Podcasts does not host this file. Rights-holders can request removal through the copyright & takedown page.

Show Notes

Bismillah, 162. PANTASKAH INI UNTUK ALLAH ﷻ? Kajian Wanita Kitab Al-Wabilush Shayyib Pasal: Hadirnya hati saat melaksanakan shalat Telah diriwayatkan dalam sebuah hadits marfu', yang di-riwayatkan oleh Bakr bin Bisyr, dari Sa'id bin Sinan, dari Abiz Zahirah, dari Abi Syajarah, dari (Abdullah bin `Umar beliau memarfu'kannya (kepada Nabi), bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Tidaklah seorang mukmin menyempurnakan wudhu'nya sesuai dengan tempat-tempatnya, kemudian berdiri untuk melaksanakan shalat pada waktunya, lalu melaksanakannya semata-mata karena Allah, tidak mengurangi sedikit pun dari waktunya, ruku' dan sujudnya dan petunjuk-petunjuknya, melainkan akan diangkat kepada Allah dalam keadaan putih dan bersinar. Sinarnya itu akan menyinari apa yang ada di antara dua tempat sampai cahayanya itu terhenti pada ar-Rahman. Siapa yang mendirikan shalat dan belum menyempurnakan wudhu' nya, mengakhirkan dari waktunya, mencuri dari ruku' dan sujudnya, serta petunjuk-petunjuknya, maka ia akan diangkat dalam keadaan hitam, gelap, kemudian shalat itu tidak akan melewati rambutnya lalu berkata, `Semoga Allah mengabaikanmu sebagaimana engkau mengabaikanku. Semoga Allah mengabaikanmu sebagaimana engkau mengabaikanku.'" Shalat dan amalan yang diterima, hendaklah seorang hamba mendirikan shalat dengan shalat yang layak bagi Rabb-nya Apabila shalatnya itu sudah cocok dan layak bagi Rabb-nya, maka shalat itu akan diterima.