
Radio Muhajir Project
5,053 episodes — Page 69 of 102

Kajian Teman Tuli 21. "TIDAK BERSEDIH KETIKA GAGAL, TIDAK EUFORIA KETIKA BERHASIL"
Bismillah 21. TIDAK BERSEDIH KETIKA GAGAL, TIDAK EUFORIA KETIKA BERHASIL Serial Kajian Teman Tuli Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 572. "APAKAH ORANG ZHALIM AKAN DIBIARKAN?"
Bismillah, 572. APAKAH ORANG ZHALIM AKAN DIBIARKAN? Riyaadhush Shaalihiin Bab 26 | Larangan berbuat zhalim & perintah mengembalikan yang diambil secara zhalim Hadits ke-212 | Hadits Abu Musa Radhiallahu ta’ala ‘anhum Dari Abu Musa Radhiallahu ta’ala ‘anhu, beliau berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, وعن أَبي موسى رضي اللَّه عنه قال : قال رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « إِنَّ اللَّه لَيُمْلِي لِلظَّالِمِ فَإِذَا أَخَذَهُ لَمْ يُفْلِتْهُ ، ثُمَّ قَرَأَ : { وَكَذَلِكَ أَخْذُ رَبِّكَ إِذَا أَخَذَ الْقُرَى وَهِي ظَالِمَةٌ إِنَّ أَخْذَهُ أَلِيمٌ شَديدٌ } "Sesungguhnya Allah menangguhkan orang yang zhalim, tetapi apabila Allah menghukumnya, Dia tidak akan melepaskannya dari siksa." Kemudian beliau membaca, "Dan begitulah azab Tuhanmu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zhalim. Sesungguhnya azabNya sangat pedih lagi keras." (Hud: 102). (Muttafaq ‘alaih) === 1️⃣ Kajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin 572. APAKAH ORANG YANG ZHALIM AKAN DIBIARKAN? Bab 26 | Larangan Berbuat Zhalim & Perintah Mengembalikan Apa Saja yang diambil Secara Zhalim. Pembahasan Hadits Abu Musa -radhiyallahu'anhu- 🕠 Insyaa ALLAH Sabtu, 4 Desember 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya). 2️⃣ Kajian Rutin Serial Tadzkiratus Saami' Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim 90. BERDZIKIR DENGAN HATI DAN LISAN Bab 3 | Pasal 7 Menjaga Perkara yang dianjurkan dalam Syariat 🕠 Insyaa ALLAH Sabtu, 4 Desember 2021 pukul 07.00 WIB (Jakarta & sekitarnya). 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di https://wa.me/+6282123475508 (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 571. "JANGAN MENGAMBIL HAK ORANG LAIN"
Bismillah, 571. JANGAN MENGAMBIL HAK ORANG LAIN Riyaadhush Shaalihiin Bab 26 | Larangan berbuat zhalim & perintah mengembalikan yang diambil secara zhalim Hadits ke-211 | Hadits Aisyah Radhiallahuta’ala ‘anha Dari Aisyah Radhiallahuta’ala ‘anha, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda وعن عائشة رضي الله عنها أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : (( مَنْ ظَلَمَ قِيدَ شِبْرٍ مِنَ الأرْضِ طُوِّقَهُ منْ سَبْعِ أَرَضِينَ )) متفقٌ عليه "Barangsiapa yang mengambil tanah seukuran satu jengkal secara zhalim, maka akan dikalungkan kepadanya dari tujuh lapis bumi." (Muttafaq ‘alaih) === Ikuti Kajian Serial Riyaadhush Shaalihiin via LIVE STREAMING Insyaa Allah: 👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 571. JANGAN MENGAMBIL HAK ORANG LAIN Bab 26 | Larangan Berbuat Zhalim & Perintah Mengembalikan Apa Saja yang diambil Secara Zhalim. Pembahasan Hadits Aisyah -radhiyallahu'anha- 🕠 Insyaa ALLAH JUMAT, 3 Desember 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 570. "HAK MANUSIA YANG HARUS DIJAGA"
Bismillah, 570. HAK MANUSIA YANG HARUS DIJAGA Riyaadhush Shaalihiin Bab 26 | Larangan berbuat zhalim & perintah mengembalikan yang diambil secara zhalim Hadits ke-210 | Hadits Ibnu Umar Radhiallahuta’ala ‘anhu Dari Ibnu Umar Radhiallahuta'ala 'anhu, beliau berkata, وعن ابن عمر رضي اللَّه عنهما قال : كُنَّا نَتحدَّثُ عَنْ حَجَّةِ الْوَدَاعِ ، وَالنَّبِيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم بَيْن أَظْهُرِنَا ، وَلاَ نَدْرِي مَا حَجَّةُ الْوداع ، حَتَّى حمِدَ اللَّه رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وَأَثْنَى عَليْهِ ثُمَّ ذَكَر الْمسِيحَ الدَّجَالَ فَأَطْنَبَ في ذِكْرِهِ ، وَقَالَ : « ما بَعَثَ اللَّه مِنْ نَبيٍّ إلاَّ أَنْذَرَهُ أُمَّتهُ : أَنْذَرَهُ نوحٌ وَالنَّبِيُّون مِنْ بَعْدِهِ ، وَإنَّهُ إنْ يَخْرُجْ فِيكُمْ فما خفِيَ عَليْكُمْ مِنْ شَأْنِهِ فَلَيْسَ يَخْفِي عَلَيْكُمْ، إِنَّ رَبَّكُمْ لَيس بأَعْورَ ، وَإِنَّهُ أَعورُ عَيْن الْيُمْنَى ، كَأَنَّ عيْنَهُ عِنبَةٌ طَافِيَةٌ . ألا إن اللَّه حرَّم علَيْكُمْ دِمَاءَكُمْ وَأَمْوالكُمْ ، كَحُرْمَةِ يوْمكُمْ هذا ، في بلدِكُمْ هذا ، في شَهْرِكُم هذا ألاَ هل بلَّغْتُ ؟ » قَالُوا : نَعَمْ ، قال : « اللَّهُمَّ اشْهَدْ ثَلاثاً ويْلَكُمْ أَوْ : ويحكُمْ ، انظُرُوا: لا ترْجِعُوا بَعْدِي كُفَّاراً يضْرِبُ بَعْضُكُمْ رِقَابَ بَعْضِ » رواه البخاري ، وروى مسلم بعضه "Kami pernah memperbincangkan tentang haji wada' sedangkan Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam berada di tengah-tengah kami. Dan kami tidak paham apa itu haji wada' , hingga Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam memuji Allah dan menyanjungNya, kemudian beliau menyebut al-Masih ad-Dajjal, beliau menyebutnya panjang lebar. Beliau bersabda, 'Allah tidak mengutus seorang Nabi melainkan dia memperingatkan umatnya dari Dajjal. Nuh telah memperingatkannya, begitu pula nabi-nabi sesudah beliau. Sesungguhnya Dajjal akan muncul di tengah-tengah kalian. Jika ada sesuatu tentangnya yang samar bagi kalian, maka tidaklah samar bagi kalian bahwa sesung-guhnya Rabb kalian tidaklah cacat mata sebelah dan sesungguhnya Dajjal itu cacat mata kanannya, seolah-olah matanya itu sebuah anggur yang menonjol. Ingatlah, sesungguhnya Allah telah mengharamkan atas kalian darah dan harta kalian seperti keharaman hari kalian irii, di bulan kalian ini. Ingatlah apakah aku sudah menyampaikan?' Mereka menjawab, 'Ya.' Beliau bersabda, 'Ya Allah, saksikanlah -beliau mengucapkannya tiga kali-. Wahai kalian semua, ingat dan perhatikanlah. Jangan sampai kalian kembali kafir sepeninggalku, sebagian dari kalian memenggal leher sebagian yang lain'." (HR. Bukhari, dan Muslim meriwayatkan sebagiannya) === Ikuti Kajian Serial Riyaadhush Shaalihiin via LIVE STREAMING Insyaa Allah: 👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 570. HAK MANUSIA YANG HARUS DIJAGA Bab 26 | Larangan Berbuat Zhalim & Perintah Mengembalikan Apa Saja yang Diambil Secara Zhalim Pembahasan Hadits Ibnu Umar -radhiyallahu'anhu- 🕠 Insyaa ALLAH KAMIS, 2 Desember 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

TERNYATA INILAH SYARAT TAUBAT (1 menitan)
Bismillah, TERNYATA INILAH SYARAT TAUBAT (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyaadhus Shaalihiin "63. TAUBAT ADALAH KEINDAHAN" (https://youtu.be/4LpVkFBviKI) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 569. "SEMUA KEZHALIMAN AKAN DIBALAS"
Bismillah 569. SEMUA KEZHALIMAN AKAN DIBALAS Riyaadhush Shaalihiin Bab 26 | Larangan berbuat zhalim & perintah mengembalikan yang diambil secara zhalim Hadits ke-209 | Hadits Abu Hurairah Radhiallahuta’ala ‘anhu Dari Abu Hurairah radhiallahu ta’ala ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihii wa Sallam bersabda, وعن أَبِي هريرة رضي اللَّه عنه أَن رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « لَتُؤَدُّنَّ الْحُقُوقَ إِلَى أَهْلِهَا يَوْمَ الْقيامَةِ حَتَّى يُقَادَ للشَّاةِ الْجَلْحَاء مِنَ الشَّاةِ الْقَرْنَاء » رواه مسلم "Demi Allah, hak-hak akan ditunaikan kepada para pemiliknya pada Hari Kiamat, hingga kambing yang tidak bertanduk diberi hak qishash terhadap kambing yang bertanduk.” (HR. Muslim) === Ikuti Kajian Serial Riyaadhush Shaalihiin via LIVE STREAMING Insyaa Allah: 👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 569. SEMUA KEZHALIMAN AKAN DIBALAS Bab 26 | Larangan Berbuat Zhalim & Perintah Mengembalikan Apa Saja yang Diambil Secara Zhalim Pembahasan Hadits Abu Hurairah -radhiyallahu'anhu- 🕠 Insyaa ALLAH RABU, 1 Desember 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

INILAH SALAH SATU KUNCI KEBERUNTUNGAN KITA (kurang dari 1 menit)
Bismillah INILAH SALAH SATU KUNCI KEBERUNTUNGAN KITA (kurang dari 1 menit) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyaadhus Shaalihiin "63. TAUBAT ADALAH KEINDAHAN" (https://youtu.be/4LpVkFBviKI) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 568. "TIPS MERAIH CAHAYA DI HARI KIAMAT"
Bismillah 568. TIPS MERAIH CAHAYA DI HARI KIAMAT Riyaadhush Shaalihiin Bab 26 | Larangan berbuat zhalim & perintah mengembalikan yang diambil secara zhalim Hadits ke-208 | Hadits Jabir Radhiallahuta’ala ‘anhu Dari Jabir Radhiallahuta’ala ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda, وعن جابر رضي اللَّه عنه أَن رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « اتَّقُوا الظُّلْمَ فَإِنَّ الظُّلْمَ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، واتَّقُوا الشُّحَّ فَإِنَّ الشُّحَّ أَهْلَكَ مـَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ ، حملَهُمْ على أَنْ سفَكَوا دِماءَهُمْ واسْتَحلُّوا مَحارِمَهُمْ » رواه مسلم . "Takutlah kepada kezhaliman karena kezhaliman itu adalah kegelapan-kegelapan pada Hari Kiamat. Dan takutlah terhadap sikap kikir karena kikir telah membinasakan orang-orang sebelum kalian. Sifat kikir telah menyebabkan mereka menumpahkan darah mereka dan menghalalkan apa-apa yang diharamkan kepada mereka." (HR. Muslim) === Ikuti Kajian Serial Riyaadhush Shaalihiin via LIVE STREAMING Insyaa Allah: 👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 568. TIPS MERAIH CAHAYA DI HARI KIAMAT Bab 26 | Larangan Berbuat Zhalim & Perintah Mengembalikan Apa Saja yang Diambil Secara Zhalim Pembahasan Hadits Jabir -radhiyallahu'anhu- 🕠 Insyaa ALLAH SELASA, 30 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://youtu.be/ARgZtGzfEhY 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

KETIKA MENASIHATI MALAH DICELA (4 menitan)
Bismillah KETIKA MENASIHATI MALAH DICELA (4 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyaadhus Shaalihiin "518. SALAH SATU SEBAB TIDAK DIKABULKANNYA DOA KITA" (https://youtu.be/DcLyfW4c2g4) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Kajian Wanita 61. "ANTARA CINTA & IBADAH" | Kitab Al-Wabilush Shayyib
Bismillah Ikuti Kajian Wanita (Kitab Al Wabilush Shayyib insyaa ALLAH: 👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 61. ANTARA CINTA & IBADAH 🕐 Insyaa ALLAH SENIN, 29 November 2021 pukul 10.00 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di +62811-862417 (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 567. "TIADA PENOLONG BAGI ORANG YANG ZHALIM"
Bismillah 567. TIADA PENOLONG BAGI ORANG YANG ZHALIM Riyaadhush Shaalihiin Bab 26 | Larangan berbuat zhalim & perintah mengembalikan yang diambil secara zhalim QS. Ghafir: 18 & Al-Hajj: 71 Allah berfiirman, وَأَنذِرْهُمْ يَوْمَ ٱلْءَازِفَةِ إِذِ ٱلْقُلُوبُ لَدَى ٱلْحَنَاجِرِ كَٰظِمِينَ ۚ مَا لِلظَّٰلِمِينَ مِنْ حَمِيمٍ وَلَا شَفِيعٍ يُطَاعُ Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat (hari kiamat yaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan. Orang-orang yang zalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak (pula) mempunyai seorang pemberi syafa'at yang diterima syafa'atnya. (QS. Ghafir: 18) وَيَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِۦ سُلْطَٰنًا وَمَا لَيْسَ لَهُم بِهِۦ عِلْمٌ ۗ وَمَا لِلظَّٰلِمِينَ مِن نَّصِيرٍ Dan mereka menyembah selain Allah, apa yang Allah tidak menurunkan keterangan tentang itu, dan apa yang mereka sendiri tiada mempunyai pengetahuan terhadapnya. Dan bagi orang-orang yang zalim sekali-kali tidak ada seorang penolongpun. (QS. Hajj: 71) === Ikuti Kajian Serial Riyaadhush Shaalihiin via LIVE STREAMING Insyaa Allah: 👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 567. TIADA PENOLONG BAGI ORANG YANG ZHALIM Bab 26 | Larangan Berbuat Zhalim & Perintah Mengembalikan Apa Saja yang Diambil Secara Zhalim Pembahasan QS. Ghafir : 18 & Al-Hajj : 71 🕠 Insyaa ALLAH SENIN, 29 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

JANGAN PERNAH PUTUS ASA DARI AMPUNAN ALLAH ﷻ (1 menitan)
Bismillah JANGAN PERNAH PUTUS ASA DARI AMPUNAN ALLAH ﷻ (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyaadhus Shaalihiin "518. SALAH SATU SEBAB TIDAK DIKABULKANNYA DOA KITA" (https://youtu.be/DcLyfW4c2g4) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

ALLAH ﷻ TERTAWA (1 menitan)
Bismillah ALLAH ﷻ TERTAWA (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyaadhus Shaalihiin "518. SALAH SATU SEBAB TIDAK DIKABULKANNYA DOA KITA" (https://youtu.be/DcLyfW4c2g4) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 566. "JANGANLAH MENZHALIMI DIRI SENDIRI"
Bismillah Ikuti Kajian Serial Riyaadhush Shaalihiin via LIVE STREAMING Insyaa Allah: 👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 566. JANGANLAH MENZHALIMI DIRI SENDIRI Bab 26 | Larangan Berbuat Zhalim & Perintah Mengembalikan Apa Saja yang Diambil Secara Zhalim Pembahasan QS. Ghafir ayat 18 🕠 Insyaa ALLAH AHAD, 28 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

89. HAKIKAT ILMU YANG BERMANFAAT | Tadzkiratus Saami' Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim
Bismillah 89. HAKIKAT ILMU YANG BERMANFAAT Tadzkiratus Saami wal mutakallim Fii Adabil’Alim Wal Muta’alim (Adab Penuntut Ilmu dan Adab Para Ahli Ilmu) Karya Ibnul Jama'ah 6. MENJAGA SYI'AR (IDENTITAS) KE-ISLAMAN Hendaknya seorang Alim menjaga syiar-syiar islam, amalan- amalan yang nampak seperti Shalat berjamaah di masjid, menyebarkan salam kepada sesama, Amar Ma’ruf Nahi Munkar, bersabar atas gangguan orang lain ketika berdakwah. Memberi nasihat kepada para penguasa. Dia melakukan hal tersebut ikhlas karena Allah dan tidak takut dengan celaan manusia karena ia mengingat firman Allah : يَٰبُنَىَّ أَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ وَأْمُرْ بِٱلْمَعْرُوفِ وَٱنْهَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَٱصْبِرْ عَلَىٰ مَآ أَصَابَكَ ۖ إِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ ٱلْأُمُورِ “Dan bersabarlah terhadap apa yang menimpakamu. Sesungguhnya yang demikian itu Termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)”. (Luqman : 17) Karena ia mengingat kesabaran Rasulullah dan para Nabi yang lain mereka juga bersabar atas gangguan, mereka memikul beban tersebut dijalan Allah yang dengan sebab itu mereka mendapat balasan di sisi Allah . Demikian juga ia konsisten dalam mengerjakan amalan- amalan sunnah dan memadamkan bid’ah, mengerjakan semua perkara agama ikhlas karena Allah dan juga segala hal yang memberi mashlahat kepada kaum muslimin dengan cara yang syar’i dan koridor yang benar. Ia tidak mencukupkan dari amalan-amalannya baik yang nampak ataupun yang bersembunyi, hanya semata karena amalan tersebut mubah (dibolehkan secara syari’at), akan tetapi ia mengerjakan amalan yang paling baik dan yang paling sempurna. Karena para ulama adalah teladan. Dan kepada mereka urusan agama dikembalikan. Mereka adalah ‘hujjah’ Allah terhadap orang-orang ‘awam’. Allah senantiasa mengawasi mereka, supaya orang-orang yang tidak mampu meneliti (dalil-dalil) mengambil pemahaman dari mereka, dan orang-orang yang tidak mengetahui meneladani petunjuk mereka. Jika seorang alim tidak bisa mengambil manfaat dari ilmunya maka orang lain akan lebih tidak bisa lagi untuk bisa mengambil manfaat dari ilmu yang dia miliki. Imam Asy-Syafi’I Rahimahullah berkata:“bukanlah ilmu hanya sekedar yang dihafal tapi yang bisa memberi manfaat” Maka dari itu sangat berbahaya ketika seorang ‘alim terjerumus ke dalam suatu kejelekan, karena akan menimbulkan dampak kerusakan yang besar, dikarenakan umat manusia mencontoh perilakunya. === 🕠 Insyaa ALLAH SABTU, 27 November 2021 pukul 07.00 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di https://wa.me/+6282123475508. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 565. "JANGANLAH BERBUAT ZHALIM"
Bismillah 565. JANGANLAH BERBUAT ZHALIM Riyaadhush Shaalihiin Bab 26 | Larangan berbuat zhalim & perintah mengembalikan yang diambil secara zhalim Allah berfirman, وَأَنذِرْهُمْ يَوْمَ ٱلْءَازِفَةِ إِذِ ٱلْقُلُوبُ لَدَى ٱلْحَنَاجِرِ كَٰظِمِينَ ۚ مَا لِلظَّٰلِمِينَ مِنْ حَمِيمٍ وَلَا شَفِيعٍ يُطَاعُ Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat (hari kiamat yaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan. Orang-orang yang zalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak (pula) mempunyai seorang pemberi syafa'at yang diterima syafa'atnya. (QS. Al-Mu'min: 18) === Kajian Rutin Serial Riyaadhush Shaalihiin 565. JANGANLAH BERBUAT ZHALIM Bab 26 | Larangan Berbuat Zhalim & Perintah Mengembalikan Apa Saja yang Diambil Secara Zhalim 🕠 Insyaa ALLAH Sabtu, 27 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya). 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di https://wa.me/+6282123475508 (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 564. "SAAT IMAM ABU HANIFAH -RAHIMAHULLAH- MENJUAL BAJU"
Bismillah Ikuti Kajian Serial Riyaadhush Shaalihiin via LIVE STREAMING Insyaa Allah: 👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 564. SAAT IMAM ABU HANIFAH -RAHIMAHULLAH- MENJUAL BAJU Bab 25 | Perintah Menunaikan Amanat Pembahasan Kesimpulan Bab 🕠 Insyaa ALLAH JUMAT, 26 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 563. "MAKSIMAL DALAM MENUNAIKAN AMANAT"
Bismillah 563. MAKSIMAL DALAM MENUNAIKAN AMANAT Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah Menunaikan Amanat Hadits ke-207 | Hadits Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Khubaib Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu beliau berkata, Perawi berkata, "Dulu az-Zubair telah membeli tanah Ghabah dengan harga 170.000. Kemudian Abdullah menjualnya seharga 1.600.000 (satu juta enam ratus ribu). Kemudian Abdullah berdiri seraya berkata, 'Siapa yang pernah memberi hutang kepada az-Zubair, maka hendaklah mendatangi kami di Ghabah.' Maka datanglah Abdullah bin Ja'far kepada Abdullah bin Zubair, dia pernah memberi hutang kepada az-Zubair sebanyak 400.000. Dia berkata kepada Abdullah, 'Kalau kamu mau, aku akan merelakannya untukmu.' Abdullah menjawab, 'Tidak.' Dia berkata lagi, 'Kalau kamu mau, kamu letakkan saja piutangku pada urutan terakhir, jika kamu memandang untuk mengakhirkan.' Abdullah menjawab, 'Tidak.' Dia berkata, 'Kalau begitu, berikan sebidang tanah ini untukku.' Abdullah berkata, 'Untukmu dari sini sampai sini.' Kemudian Abdullah menjual sebagian darinya dan dapat membayar hutang-hutang ayahnya secara lunas. Bahkan masih tersisa empat bagian dan setengah. Lalu dia pergi menghadap Mu'awiyah dan di sisinya ada Amr bin Utsman, al-Mundzir bin az-Zubair dan Ibnu Zam'ah. Maka Mu'awiyah berkata kepadanya, 'Berapa taksiran tanah Ghabah?' Dia menjawab, 'Setiap satu bagian seharga seratus ribu.' Dia bertanya, 'Berapa bagian yang tersisa?' Dia menjawab, 'Empat setengah bagian.' Al-Mundzir bin az-Zubair berkata, 'Saya mengambil satu bagian dengan seratus ribu.' Amr bin Utsman berkata, 'Saya mengambil satu bagian dengan harga seratus ribu.' Dan Ibnu Zam'ah juga berkata, 'Saya mengambil satu bagian dengan harga seratus ribu.' Lalu Mu'awiyah bertanya, 'Berapa bagian yang masih tersisa?' Abdullah menjawab, 'Satu setengah bagian.' Mu'awiyah berkata, 'Baik, saya mengambilnya dengan harga seratus lima puluh ribu'." Perawi berkata, "Dan Abdullah bin Ja'far menjual bagiannya kepada Mu'awiyah dengan harga 600.000. Ketika Ibnu az-Zubair telah selesai membayar hutang, putra-putra az-Zubair berkata, 'Bagikan warisan kami.' Abdullah menjawab, 'Demi Allah, saya tidak akan membagi di antara kalian sebelum saya mengumumkan di musim haji selama empat tahun, 'Ketahuilah, siapa saja yang punya piutang terhadap az-Zubair, silakan datang kepada kami, kami akan membayarnya'.' Maka tiap tahunnya Abdullah mengumumkan di musim haji. Ketika empat tahun telah berlalu dia membagi di antara mereka dan menyerahkan yang sepertiganya. Az-Zubair mempunyai empat orang istri, masing-masing istri mendapat bagian 1.200.000. Dan semua kekayaannya berjumlah 50.200.000." (HR. Bukhari) === 🕠 Insyaa ALLAH KAMIS, 25 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 562. "SEMANGAT MEMBAYAR UTANG"
Bismillah 562. SEMANGAT MEMBAYAR UTANG Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah Menunaikan Amanat Hadits ke-207 | Hadits Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Khubaib Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu beliau berkata, Abdullah berkata, "Maka az-Zubair terbunuh dan dia tidak meninggalkan satu dinar ataupun satu dirham, melainkan hanya beberapa bidang tanah, di antaranya adalah tanah Ghabah, sebelas rumah di Madinah, dua rumah di Bashrah, satu rumah di Kufah dan satu lagi di Mesir." Abdullah berkata, "Sebenarnya hutang az-Zubair adalah karena bila ada orang yang datang kepadanya dengan membawa hartanya untuk menitipkannya kepadanya, maka az-Zubair berkata, ‘Tidak sebagai titipan, tetapi anggaplah sebagai hutang karena saya takut kalau harta ini hilang.' Az-Zubair tidak pernah memegang jabatan, mengelola harta, memperoleh hasil pertanian, maupun melakukan usaha apa pun. Dia hanya mendapatkan harta tersebut diletakkan dalam jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam perangnya bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam atau bersama Abu Bakar, Umar, dan Utsman Radhiallahu ‘anhum" Abdullah berkata, "Maka saya hitung hutangnya, dan saya dapati sebanyak 2.200.000." Kemudian Hakim bin Hizam bertemu Abdullah bin az-Zubair, dia bertanya, "Keponakanku, berapa hutang saudaraku?" (Abdullah berkata), "Saya menyembunyikan jumlahnya dan saya menjawab, 'Seratus ribu" Maka Hakim berkata, "Demi Allah, aku yakin harta kalian tidak cukup untuk menutupinya." Maka Abdullah berkata, "Bagaimana kalau saya katakan dua juta dua ratus ribu?" Hakim berkata, "Aku rasa kalian tidak akan sanggup memikulnya, jika kalian benar-benar tidak sanggup, maka mintalah pertolongan kepadaku." Perawi berkata, "Dulu az-Zubair telah membeli tanah Ghabah dengan harga 170.000. Kemudian Abdullah menjualnya seharga 1.600.000 (satu juta enam ratus ribu). Kemudian Abdullah berdiri seraya berkata, 'Siapa yang pernah memberi hutang kepada az-Zubair, maka hendaklah mendatangi kami di Ghabah.' Maka datanglah Abdullah bin Jalfar kepada Abdullah bin Zubair, dia pernah memberi hutang kepada az-Zubair sebanyak 400.000. Dia berkata kepada Abdullah, 'Kalau kamu mau, aku akan merelakannya untukmu.' Abdullah menjawab, 'Tidak.' Dia berkata lagi, 'Kalau kamu mau, kamu letakkan saja piutangku pada urutan terakhir, jika kamu memandang untuk mengakhirkan.' Abdullah menjawab, 'Tidak.' Dia berkata, 'Kalau begitu, berikan sebidang tanah ini untukku.' Abdullah berkata, 'Untukmu dari sini sampai sini.' Kemudian Abdullah menjual sebagian darinya dan dapat membayar hutang-hutang ayahnya secara lunas. Bahkan masih tersisa empat bagian dan setengah. ... (bersambung insyaa Allah) === 🕠 Insyaa ALLAH RABU, 24 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

MAKSIAT ITU SEPERTI ORANG MINUM SEGELAS RACUN (1 menitan)
Bismillah MAKSIAT ITU SEPERTI ORANG MINUM SEGELAS RACUN (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyaadhus Shaalihiin "518. SALAH SATU SEBAB TIDAK DIKABULKANNYA DOA KITA" (https://youtu.be/DcLyfW4c2g4) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 561. "MENJUAL HARTA DARIPADA MENGHARAP IBA"
Bismillah 561. MENJUAL HARTA DARIPADA MENGHARAP IBA Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah Menunaikan Amanat Hadits ke-207 | Hadits Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Khubaib Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu beliau berkata, Abdullah berkata, "Maka az-Zubair terbunuh dan dia tidak meninggalkan satu dinar ataupun satu dirham, melainkan hanya beberapa bidang tanah, di antaranya adalah tanah Ghabah, sebelas rumah di Madinah, dua rumah di Bashrah, satu rumah di Kufah dan satu lagi di Mesir." Abdullah berkata, "Sebenarnya hutang az-Zubair adalah karena bila ada orang yang datang kepadanya dengan membawa hartanya untuk menitipkannya kepadanya, maka az-Zubair berkata, ‘Tidak sebagai titipan, tetapi anggaplah sebagai hutang karena saya takut kalau harta ini hilang.' Az-Zubair tidak pernah memegang jabatan, mengelola harta, memperoleh hasil pertanian, maupun melakukan usaha apa pun. Dia hanya mendapatkan harta tersebut diletakkan dalam jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam perangnya bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam atau bersama Abu Bakar, Umar, dan Utsman Radhiallahu ‘anhum" Abdullah berkata, "Maka saya hitung hutangnya, dan saya dapati sebanyak 2.200.000." Kemudian Hakim bin Hizam bertemu Abdullah bin az-Zubair, dia bertanya, "Keponakanku, berapa hutang saudaraku?" (Abdullah berkata), "Saya menyembunyikan jumlahnya dan saya menjawab, 'Seratus ribu" Maka Hakim berkata, "Demi Allah, aku yakin harta kalian tidak cukup untuk menutupinya." Maka Abdullah berkata, "Bagaimana kalau saya katakan dua juta dua ratus ribu?" Hakim berkata, "Aku rasa kalian tidak akan sanggup memikulnya, jika kalian benar-benar tidak sanggup, maka mintalah pertolongan kepadaku." Perawi berkata, "Dulu az-Zubair telah membeli tanah Ghabah dengan harga 170.000. Kemudian Abdullah menjualnya seharga 1.600.000 (satu juta enam ratus ribu). Kemudian Abdullah berdiri seraya berkata, 'Siapa yang pernah memberi hutang kepada az-Zubair, maka hendaklah mendatangi kami di Ghabah.' Maka datanglah Abdullah bin Jalfar kepada Abdullah bin Zubair, dia pernah memberi hutang kepada az-Zubair sebanyak 400.000. Dia berkata kepada Abdullah, 'Kalau kamu mau, aku akan merelakannya untukmu.' Abdullah menjawab, 'Tidak.' Dia berkata lagi, 'Kalau kamu mau, kamu letakkan saja piutangku pada urutan terakhir, jika kamu memandang untuk mengakhirkan.' Abdullah menjawab, 'Tidak.' Dia berkata, 'Kalau begitu, berikan sebidang tanah ini untukku.' Abdullah berkata, 'Untukmu dari sini sampai sini.' Kemudian Abdullah menjual sebagian darinya dan dapat membayar hutang-hutang ayahnya secara lunas. Bahkan masih tersisa empat bagian dan setengah. ... (bersambung insyaa Allah) === 🕠 Insyaa ALLAH SELASA, 23 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

INILAH KENAPA KITA DIMINTA MEMBALAS KEBURUKAN DENGAN KEBAIKAN (1 menitan)
Bismillah INILAH KENAPA KITA DIMINTA MEMBALAS KEBURUKAN DENGAN KEBAIKAN (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyaadhus Shaalihiin "62. PEMBUNUH & KORBANNYA MASUK SURGA" (https://youtu.be/6TIh4drd2QA) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Kajian Wanita 60. "AKU LAKUKAN INI DALAM RANGKA IBADAH?!" | Kitab Al-Wabilush Shayyib
Bismillah Ikuti Kajian Wanita (Kitab Al Wabilush Shayyib insyaa ALLAH: 👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 60. "AKU LAKUKAN INI DALAM RANGKA IBADAH?!" Kajian Wanita Kitab Al-Wabilush Shayyib 🕐 Insyaa ALLAH SENIN, 22 November 2021 pukul 10.00 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di +62811-862417 (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 560. "TIDAK BERGANTUNG KEPADA ORANG LAIN"
Bismillah 560. TIDAK BERGANTUNG KEPADA ORANG LAIN Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah Menunaikan Amanat Hadits ke-207 | Hadits Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Khubaib Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu beliau berkata, ... Hisyam berkata, "Sebagian putra Abdullah telah menyamai sebagian putra-putra az-Zubair, yakni, Khubaib dan Abbad. Pada waktu itu az-Zubair memiliki sembilan putra dan sembilan putri." Abdullah berkata, "Ayahku mewasiatkan hutangnya-hutangnya kepadaku, dia berkata, 'Putraku, apabila engkau tidak sanggup melunasi hutang itu, maka mintalah pertolongan kepada Penolongku'." Abdullah berkata, "Demi Allah, saya tidak mengerti siapa yang dia maksudkan dengan Penolong, hingga saya bertanya, 'Ayahku siapakah Penolongmu?' Dia menjawab, ‘Allah’.” Abdullah berkata, "Demi Allah, saya tidak mengalami kesulitan karena hutangnya kecuali saya berkata, 'Wahai Penolong az-Zubair, bayarlah hutangnya.' Maka Dia pun membayarnya." Abdullah berkata, "Maka az-Zubair terbunuh dan dia tidak meninggalkan satu dinar ataupun satu dirham, melainkan hanya beberapa bidang tanah, di antaranya adalah tanah Ghabah, sebelas rumah di Madinah, dua rumah di Bashrah, satu rumah di Kufah dan satu lagi di Mesir." Abdullah berkata, "Sebenarnya hutang az-Zubair adalah karena bila ada orang yang datang kepadanya dengan membawa hartanya untuk menitipkannya kepadanya, maka az-Zubair berkata, ‘Tidak sebagai titipan, tetapi anggaplah sebagai hutang karena saya takut kalau harta ini hilang.' Az-Zubair tidak pernah memegang jabatan, mengelola harta, memperoleh hasil pertanian, maupun melakukan usaha apa pun. Dia hanya mendapatkan harta tersebut diletakkan dalam jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam perangnya bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam atau bersama Abu Bakar, Umar, dan Utsman Radhiallahu ‘anhum" Abdullah berkata, "Maka saya hitung hutangnya, dan saya dapati sebanyak 2.200.000." Kemudian Hakim bin Hizam bertemu Abdullah bin az-Zubair, dia bertanya, "Keponakanku, berapa hutang saudaraku?" (Abdullah berkata), "Saya menyembunyikan jumlahnya dan saya menjawab, 'Seratus ribu" Maka Hakim berkata, "Demi Allah, aku yakin harta kalian tidak cukup untuk menutupinya." Maka Abdullah berkata, "Bagaimana kalau saya katakan dua juta dua ratus ribu?" Hakim berkata, "Aku rasa kalian tidak akan sanggup memikulnya, jika kalian benar-benar tidak sanggup, maka mintalah pertolongan kepadaku." ... (bersambung insyaa Allah) === 🕠 Insyaa ALLAH SENIN, 22 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

MISKIN BIASA, KAYA RAYA PUN TETAP BIASA (1 menitan)
Bismillah MISKIN BIASA, KAYA RAYA PUN TETAP BIASA (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyaadhus Shaalihiin "61. DUNIA TIDAK PERNAH MENGENYANGKAN" (https://youtu.be/bkpyZ9tZQ1A) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

HARTA YANG HILANG & KEKAL (1 menit)
Bismillah HARTA YANG HILANG & KEKAL (1 menit) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyaadhus Shaalihiin "61. DUNIA TIDAK PERNAH MENGENYANGKAN" (https://youtu.be/bkpyZ9tZQ1A) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

HATI HARUS DILATIH MENGHADAPI HARTA (1 menitan)
Bismillah HATI HARUS DILATIH MENGHADAPI HARTA (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyaadhus Shaalihiin "61. DUNIA TIDAK PERNAH MENGENYANGKAN" (https://youtu.be/bkpyZ9tZQ1A) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

HARTA YANG BERKAH & TIDAK BERKAH (1 menitan)
Bismillah HARTA YANG BERKAH & TIDAK BERKAH (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyaadhus Shaalihiin "61. DUNIA TIDAK PERNAH MENGENYANGKAN" (https://youtu.be/bkpyZ9tZQ1A) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

KELAK KITA AKAN DITANYA 2 HAL MENGENAI HARTA KITA (2 menitan)
Bismillah KELAK KITA AKAN DITANYA 2 HAL MENGENAI HARTA KITA (2 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyaadhus Shaalihiin "61. DUNIA TIDAK PERNAH MENGENYANGKAN" (https://youtu.be/bkpyZ9tZQ1A) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 559. "SEMUA DIINFAQKANNYA"
Bismillah 559. SEMUA DIINFAQKANNYA Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah Menunaikan Amanat Hadits ke-207 | Hadits Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Khubaib Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu beliau berkata, "Ketika az-Zubair berdiri pada saat perang Jamal , dia memanggilku, maka saya berdiri di sampingnya, lalu dia berkata, 'Putraku, sesungguhnya tidak ada yang terbunuh pada hari ini kecuali orang yang menganiaya atau teraniaya. Dan sesungguhnya aku tidak melihat diriku, melainkan aku akan terbunuh secara teraniaya. Dan yang menjadi beban paling besar dalam pikiranku adalah hutangku. Apakah menurutmu hutang kita akan menyisakan sedikit dari harta kita?' Kemudian dia berkata, 'Putraku, juallah apa yang kita punya dan bayarkan hutang-hutangku.' Dia berwasiat dengan sepertiga dan sepertiganya untuk putra-putranya, -maksudnya untuk putra-putra Abdullah bin az-Zubair sepertiga dari sepertiga-. Dia berkata, 'Apabila masih tersisa dari harta kita setelah bayar hutang, maka sepertiganya untuk putra-putramu." Hisyam berkata, "Sebagian putra Abdullah telah menyamai sebagian putra-putra az-Zubair, yakni, Khubaib dan Abbad. Pada waktu itu az-Zubair memiliki sembilan putra dan sembilan putri." Abdullah berkata, "Ayahku mewasiatkan hutangnya-hutangnya kepadaku, dia berkata, 'Putraku, apabila engkau tidak sanggup melunasi hutang itu, maka mintalah pertolongan kepada Penolongku'." Abdullah berkata, "Demi Allah, saya tidak mengerti siapa yang dia maksudkan dengan Penolong, hingga saya bertanya, 'Ayahku siapakah Penolongmu?' Dia menjawab, ‘Allah’.” Abdullah berkata, "Demi Allah, saya tidak mengalami kesulitan karena hutangnya kecuali saya berkata, 'Wahai Penolong az-Zubair, bayarlah hutangnya.' Maka Dia pun membayarnya." Abdullah berkata, "Maka az-Zubair terbunuh dan dia tidak meninggalkan satu dinar ataupun satu dirham, melainkan hanya beberapa bidang tanah, di antaranya adalah tanah Ghabah, sebelas rumah di Madinah, dua rumah di Bashrah, satu rumah di Kufah dan satu lagi di Mesir." Abdullah berkata, "Sebenarnya hutang az-Zubair adalah karena bila ada orang yang datang kepadanya dengan membawa hartanya untuk menitipkannya kepadanya, maka az-Zubair berkata, ‘Tidak sebagai titipan, tetapi anggaplah sebagai hutang karena saya takut kalau harta ini hilang.' Az-Zubair tidak pernah memegang jabatan, mengelola harta, memperoleh hasil pertanian, maupun melakukan usaha apa pun. Dia hanya mendapatkan harta tersebut diletakkan dalam jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam perangnya bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam atau bersama Abu Bakar, Umar, dan Utsman Radhiallahu ‘anhum" ... (bersambung insyaa Allah) === 🕠 Insyaa ALLAH AHAD, 21 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

88. HAKIKAT ILMU | Tadzkiratus Saami' Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim
Bismillah Kajian Rutin Serial Tadzkiratus Saami' Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim (Adab Penuntut Ilmu dan Adab Para Ahli Ilmu) Karya Ibnul Jama'ah 88. HAKIKAT ILMU Bab 2 | Pasal 6 🕠 Insyaa ALLAH Sabtu, 20 November 2021 pukul 07.00 WIB (Jakarta & sekitarnya). 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di https://wa.me/+6282123475508 (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 558. "BERBUAT BAIK KEPADA TEMAN"
Bismillah 558. BERBUAT BAIK KEPADA TEMAN Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah Menunaikan Amanat Hadits ke-207 | Hadits Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Khubaib Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu beliau berkata, "Ketika az-Zubair berdiri pada saat perang Jamal , dia memanggilku, maka saya berdiri di sampingnya, lalu dia berkata, 'Putraku, sesungguhnya tidak ada yang terbunuh pada hari ini kecuali orang yang menganiaya atau teraniaya. Dan sesungguhnya aku tidak melihat diriku, melainkan aku akan terbunuh secara teraniaya. Dan yang menjadi beban paling besar dalam pikiranku adalah hutangku. Apakah menurutmu hutang kita akan menyisakan sedikit dari harta kita?' Kemudian dia berkata, 'Putraku, juallah apa yang kita punya dan bayarkan hutang-hutangku.' Dia berwasiat dengan sepertiga dan sepertiganya untuk putra-putranya, -maksudnya untuk putra-putra Abdullah bin az-Zubair sepertiga dari sepertiga-. Dia berkata, 'Apabila masih tersisa dari harta kita setelah bayar hutang, maka sepertiganya untuk putra-putramu." Hisyam berkata, "Sebagian putra Abdullah telah menyamai sebagian putra-putra az-Zubair, yakni, Khubaib dan Abbad. Pada waktu itu az-Zubair memiliki sembilan putra dan sembilan putri." Abdullah berkata, "Ayahku mewasiatkan hutangnya-hutangnya kepadaku, dia berkata, 'Putraku, apabila engkau tidak sanggup melunasi hutang itu, maka mintalah pertolongan kepada Penolongku'." Abdullah berkata, "Demi Allah, saya tidak mengerti siapa yang dia maksudkan dengan Penolong, hingga saya bertanya, 'Ayahku siapakah Penolongmu?' Dia menjawab, ‘Allah’.” Abdullah berkata, "Demi Allah, saya tidak mengalami kesulitan karena hutangnya kecuali saya berkata, 'Wahai Penolong az-Zubair, bayarlah hutangnya.' Maka Dia pun membayarnya." Abdullah berkata, "Maka az-Zubair terbunuh dan dia tidak meninggalkan satu dinar ataupun satu dirham, melainkan hanya beberapa bidang tanah, di antaranya adalah tanah Ghabah, sebelas rumah di Madinah, dua rumah di Bashrah, satu rumah di Kufah dan satu lagi di Mesir." Abdullah berkata, "Sebenarnya hutang az-Zubair adalah karena bila ada orang yang datang kepadanya dengan membawa hartanya untuk menitipkannya kepadanya, maka az-Zubair berkata, ‘Tidak sebagai titipan, tetapi anggaplah sebagai hutang karena saya takut kalau harta ini hilang.' Az-Zubair tidak pernah memegang jabatan, mengelola harta, memperoleh hasil pertanian, maupun melakukan usaha apa pun... ... (bersambung insyaa Allah) === 🕠 Insyaa ALLAH SABTU, 20 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://youtu.be/pgpQMUXUCp8 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di https://wa.me/+6282123475508 (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

IKHLAS SAJA TIDAK CUKUP (1 menitan)
Bismillah IKHLAS SAJA TIDAK CUKUP (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyaadhus Shaalihiin "444. AMALAN YANG DITERIMA" (https://youtu.be/KiKexibCefk) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 557. "KONSEKUENSI BERUTANG"
Bismillah 557. KONSEKUENSI BERUTANG Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah Menunaikan Amanat Hadits ke-207 | Hadits Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Khubaib Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu beliau berkata, وعن أَبِي خُبَيْبٍ بضم الخاءِ المعجمة عبد اللَّهِ بنِ الزُّبَيْرِ ، رضي اللَّه عنهما قال : لَمَّا وَقَفَ الزبَيْرُ يَوْمَ الْجَمَلِ دَعانِي فَقُمْتُ إِلَى جَنْبِهِ ، فَقَالَ : يَا بُنَيَّ إِنَّهُ لا يُقْتَلُ الْيَوْمَ إِلاَّ ظَالِمٌ أَوْ مَظْلُومٌ ، وإِنِّي لاأُرَنِي إِلاَّ سَأُقْتَلُ الْيَومَ مَظْلُوماً، وَإِنَّ مِنْ أَكْبَرِ هَمِّي لَدَينْيِ أَفَتَرَى دَيْنَنَا يُبْقى مِنْ مالنا شَيْئاً ؟ ثُمَّ قَالَ : بعْ مَالَنَا واقْضِ دَيْنِي ، وَأَوْصَى بالثُّلُثِ ، وَثُلُثِهُ لبنيه ، يَعْنِي لبَنِي عَبْدِ اللَّه بن الزبير ثُلُثُ الثُّلُث . قَالَ : فَإِن فَضلِ مِنْ مالِنَا بعْدَ قَضَاءِ الدَّيْنِ شَيءٌ فثُلُثُهُ لِبَنِيك ، قَالَ هِشَامٌ : وكان وَلَدُ عَبْدِ اللَّهِ قَدْ ورأى بَعْضَ بَني الزبَيْرِ خُبيبٍ وَعَبَّادٍ ، وَلَهُ يَوْمَئذٍ تَسْعَةُ بَنينَ وتِسعُ بَنَاتٍ قَالَ عَبْدُ اللَّه : فَجَعَل يُوصِينِي بديْنِهِ وَيَقُول : يَا بُنَيَّ إِنْ عَجزْتَ عنْ شَيءٍ مِنْهُ فَاسْتَعِنْ عَلَيْهِ بموْلايَ . قَالَ : فَوَاللَّهِ مَا دَريْتُ ما أرادَ حَتَّى قُلْتُ يَا أَبَتِ مَنْ مَوْلاَكَ ؟ قَالَ : اللَّه . قال : فَواللَّهِ مَا وَقَعْتُ في كُرْبَةٍ مِنْ دَيْنِهِ إِلاَّ قُلْتُ: يَا مَوْلَى الزبَيْرِ اقض عَنْهُ دَيْنَهُ ، فَيَقْضِيَهُ . "Ketika az-Zubair berdiri pada saat perang Jamal , dia memanggilku, maka saya berdiri di sampingnya, lalu dia berkata, 'Putraku, sesungguhnya tidak ada yang terbunuh pada hari ini kecuali orang yang menganiaya atau teraniaya. Dan sesungguhnya aku tidak melihat diriku, melainkan aku akan terbunuh secara teraniaya. Dan yang menjadi beban paling besar dalam pikiranku adalah hutangku. Apakah menurutmu hutang kita akan menyisakan sedikit dari harta kita?' Kemudian dia berkata, 'Putraku, juallah apa yang kita punya dan bayarkan hutang-hutangku.' Dia berwasiat dengan sepertiga dan sepertiganya untuk putra-putranya, -maksudnya untuk putra-putra Abdullah bin az-Zubair sepertiga dari sepertiga-. Dia berkata, 'Apabila masih tersisa dari harta kita setelah bayar hutang, maka sepertiganya untuk putra-putramu." Hisyam berkata, "Sebagian putra Abdullah telah menyamai sebagian putra-putra az-Zubair, yakni, Khubaib dan Abbad. Pada waktu itu az-Zubair memiliki sembilan putra dan sembilan putri." Abdullah berkata, "Ayahku mewasiatkan hutangnya-hutangnya kepadaku, dia berkata, 'Putraku, apabila engkau tidak sanggup melunasi hutang itu, maka mintalah pertolongan kepada Penolongku'." Abdullah berkata, "Demi Allah, saya tidak mengerti siapa yang dia maksudkan dengan Penolong, hingga saya bertanya, 'Ayahku siapakah Penolongmu?' Dia menjawab, ‘Allah’.” Abdullah berkata, "Demi Allah, saya tidak mengalami kesulitan karena hutangnya kecuali saya berkata, 'Wahai Penolong az-Zubair, bayarlah hutangnya.' Maka Dia pun membayarnya." ... (bersambung insyaa Allah) === 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 556. "KUNCI MEMBAYAR UTANG"
Bismillah 556. KUNCI MEMBAYAR UTANG Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah Menunaikan Amanat Hadits ke-207 | Hadits Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Khubaib Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu beliau berkata, وعن أَبِي خُبَيْبٍ بضم الخاءِ المعجمة عبد اللَّهِ بنِ الزُّبَيْرِ ، رضي اللَّه عنهما قال : لَمَّا وَقَفَ الزبَيْرُ يَوْمَ الْجَمَلِ دَعانِي فَقُمْتُ إِلَى جَنْبِهِ ، فَقَالَ : يَا بُنَيَّ إِنَّهُ لا يُقْتَلُ الْيَوْمَ إِلاَّ ظَالِمٌ أَوْ مَظْلُومٌ ، وإِنِّي لاأُرَنِي إِلاَّ سَأُقْتَلُ الْيَومَ مَظْلُوماً، وَإِنَّ مِنْ أَكْبَرِ هَمِّي لَدَينْيِ أَفَتَرَى دَيْنَنَا يُبْقى مِنْ مالنا شَيْئاً ؟ ثُمَّ قَالَ : بعْ مَالَنَا واقْضِ دَيْنِي ، وَأَوْصَى بالثُّلُثِ ، وَثُلُثِهُ لبنيه ، يَعْنِي لبَنِي عَبْدِ اللَّه بن الزبير ثُلُثُ الثُّلُث . قَالَ : فَإِن فَضلِ مِنْ مالِنَا بعْدَ قَضَاءِ الدَّيْنِ شَيءٌ فثُلُثُهُ لِبَنِيك ، قَالَ هِشَامٌ : وكان وَلَدُ عَبْدِ اللَّهِ قَدْ ورأى بَعْضَ بَني الزبَيْرِ خُبيبٍ وَعَبَّادٍ ، وَلَهُ يَوْمَئذٍ تَسْعَةُ بَنينَ وتِسعُ بَنَاتٍ قَالَ عَبْدُ اللَّه : فَجَعَل يُوصِينِي بديْنِهِ وَيَقُول : يَا بُنَيَّ إِنْ عَجزْتَ عنْ شَيءٍ مِنْهُ فَاسْتَعِنْ عَلَيْهِ بموْلايَ . قَالَ : فَوَاللَّهِ مَا دَريْتُ ما أرادَ حَتَّى قُلْتُ يَا أَبَتِ مَنْ مَوْلاَكَ ؟ قَالَ : اللَّه . قال : فَواللَّهِ مَا وَقَعْتُ في كُرْبَةٍ مِنْ دَيْنِهِ إِلاَّ قُلْتُ: يَا مَوْلَى الزبَيْرِ اقض عَنْهُ دَيْنَهُ ، فَيَقْضِيَهُ . "Ketika az-Zubair berdiri pada saat perang Jamal , dia memanggilku, maka saya berdiri di sampingnya, lalu dia berkata, 'Putraku, sesungguhnya tidak ada yang terbunuh pada hari ini kecuali orang yang menganiaya atau teraniaya. Dan sesungguhnya aku tidak melihat diriku, melainkan aku akan terbunuh secara teraniaya. Dan yang menjadi beban paling besar dalam pikiranku adalah hutangku. Apakah menurutmu hutang kita akan menyisakan sedikit dari harta kita?' Kemudian dia berkata, 'Putraku, juallah apa yang kita punya dan bayarkan hutang-hutangku.' Dia berwasiat dengan sepertiga dan sepertiganya untuk putra-putranya, -maksudnya untuk putra-putra Abdullah bin az-Zubair sepertiga dari sepertiga-. Dia berkata, 'Apabila masih tersisa dari harta kita setelah bayar hutang, maka sepertiganya untuk putra-putramu." Hisyam berkata, "Sebagian putra Abdullah telah menyamai sebagian putra-putra az-Zubair, yakni, Khubaib dan Abbad. Pada waktu itu az-Zubair memiliki sembilan putra dan sembilan putri." Abdullah berkata, "Ayahku mewasiatkan hutangnya-hutangnya kepadaku, dia berkata, 'Putraku, apabila engkau tidak sanggup melunasi hutang itu, maka mintalah pertolongan kepada Penolongku'." Abdullah berkata, "Demi Allah, saya tidak mengerti siapa yang dia maksudkan dengan Penolong, hingga saya bertanya, 'Ayahku siapakah Penolongmu?' Dia menjawab, ‘Allah’.” Abdullah berkata, "Demi Allah, saya tidak mengalami kesulitan karena hutangnya kecuali saya berkata, 'Wahai Penolong az-Zubair, bayarlah hutangnya.' Maka Dia pun membayarnya." ... (bersambung insyaa Allah) === 🕠 Insyaa ALLAH KAMIS, 18 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 555. "PEDULI TERHADAP KELUARGA"
Bismillah 555. PEDULI TERHADAP KELUARGA Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah Menunaikan Amanat Hadits ke-207 | Hadits Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Khubaib Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu beliau berkata, وعن أَبِي خُبَيْبٍ بضم الخاءِ المعجمة عبد اللَّهِ بنِ الزُّبَيْرِ ، رضي اللَّه عنهما قال : لَمَّا وَقَفَ الزبَيْرُ يَوْمَ الْجَمَلِ دَعانِي فَقُمْتُ إِلَى جَنْبِهِ ، فَقَالَ : يَا بُنَيَّ إِنَّهُ لا يُقْتَلُ الْيَوْمَ إِلاَّ ظَالِمٌ أَوْ مَظْلُومٌ ، وإِنِّي لاأُرَنِي إِلاَّ سَأُقْتَلُ الْيَومَ مَظْلُوماً، وَإِنَّ مِنْ أَكْبَرِ هَمِّي لَدَينْيِ أَفَتَرَى دَيْنَنَا يُبْقى مِنْ مالنا شَيْئاً ؟ ثُمَّ قَالَ : بعْ مَالَنَا واقْضِ دَيْنِي ، وَأَوْصَى بالثُّلُثِ ، وَثُلُثِهُ لبنيه ، يَعْنِي لبَنِي عَبْدِ اللَّه بن الزبير ثُلُثُ الثُّلُث . قَالَ : فَإِن فَضلِ مِنْ مالِنَا بعْدَ قَضَاءِ الدَّيْنِ شَيءٌ فثُلُثُهُ لِبَنِيك ، قَالَ هِشَامٌ : وكان وَلَدُ عَبْدِ اللَّهِ قَدْ ورأى بَعْضَ بَني الزبَيْرِ خُبيبٍ وَعَبَّادٍ ، وَلَهُ يَوْمَئذٍ تَسْعَةُ بَنينَ وتِسعُ بَنَاتٍ "Ketika az-Zubair berdiri pada saat perang Jamal , dia memanggilku, maka saya berdiri di sampingnya, lalu dia berkata, 'Putraku, sesungguhnya tidak ada yang terbunuh pada hari ini kecuali orang yang menganiaya atau teraniaya. Dan sesungguhnya aku tidak melihat diriku, melainkan aku akan terbunuh secara teraniaya. Dan yang menjadi beban paling besar dalam pikiranku adalah hutangku. Apakah menurutmu hutang kita akan menyisakan sedikit dari harta kita?' Kemudian dia berkata, 'Putraku, juallah apa yang kita punya dan bayarkan hutang-hutangku.' Dia berwasiat dengan sepertiga dan sepertiganya untuk putra-putranya, -maksudnya untuk putra-putra Abdullah bin az-Zubair sepertiga dari sepertiga-. Dia berkata, 'Apabila masih tersisa dari harta kita setelah bayar hutang, maka sepertiganya untuk putra-putramu." Hisyam berkata, "Sebagian putra Abdullah telah menyamai sebagian putra-putra az-Zubair, yakni, Khubaib dan Abbad. Pada waktu itu az-Zubair memiliki sembilan putra dan sembilan putri." ... (bersambung insyaa Allah) === Ikuti Kajian Serial Riyaadhush Shaalihiin via LIVE STREAMING Insyaa Allah: 👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 555. PEDULI TERHADAP KELUARGA Bab 25 | Perintah Menunaikan Amanat Pembahasan Hadits ke-207 | Hadits Abdullah bin Az-Zubair Radhiyallahu'anhu 🕠 Insyaa ALLAH RABU, 17 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 554. "WASIAT SEBELUM MENINGGAL"
Bismillah 554. WASIAT SEBELUM MENINGGAL Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah Menunaikan Amanat Hadits ke-207 | Hadits Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Khubaib Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu beliau berkata, وعن أَبِي خُبَيْبٍ بضم الخاءِ المعجمة عبد اللَّهِ بنِ الزُّبَيْرِ ، رضي اللَّه عنهما قال : لَمَّا وَقَفَ الزبَيْرُ يَوْمَ الْجَمَلِ دَعانِي فَقُمْتُ إِلَى جَنْبِهِ ، فَقَالَ : يَا بُنَيَّ إِنَّهُ لا يُقْتَلُ الْيَوْمَ إِلاَّ ظَالِمٌ أَوْ مَظْلُومٌ ، وإِنِّي لاأُرَنِي إِلاَّ سَأُقْتَلُ الْيَومَ مَظْلُوماً، وَإِنَّ مِنْ أَكْبَرِ هَمِّي لَدَينْيِ أَفَتَرَى دَيْنَنَا يُبْقى مِنْ مالنا شَيْئاً ؟ ثُمَّ قَالَ : بعْ مَالَنَا واقْضِ دَيْنِي ، وَأَوْصَى بالثُّلُثِ ، وَثُلُثِهُ لبنيه ، يَعْنِي لبَنِي عَبْدِ اللَّه بن الزبير ثُلُثُ الثُّلُث . قَالَ : فَإِن فَضلِ مِنْ مالِنَا بعْدَ قَضَاءِ الدَّيْنِ شَيءٌ فثُلُثُهُ لِبَنِيك ، "Ketika az-Zubair berdiri pada saat perang Jamal , dia memanggilku, maka saya berdiri di sampingnya, lalu dia berkata, 'Putraku, sesungguhnya tidak ada yang terbunuh pada hari ini kecuali orang yang menganiaya atau teraniaya. Dan sesungguhnya aku tidak melihat diriku, melainkan aku akan terbunuh secara teraniaya. Dan yang menjadi beban paling besar dalam pikiranku adalah hutangku. Apakah menurutmu hutang kita akan menyisakan sedikit dari harta kita?' Kemudian dia berkata, 'Putraku, juallah apa yang kita punya dan bayarkan hutang-hutangku.' Dia berwasiat dengan sepertiga dan sepertiganya untuk putra-putranya, -maksudnya untuk putra-putra Abdullah bin az-Zubair seper-tiga dari sepertiga-. Dia berkata, 'Apabila masih tersisa dari harta kita setelah bayar hutang, maka sepertiganya untuk putra-putramu." ... (bersambung insyaa Allah) === Ikuti Kajian Serial Riyaadhush Shaalihiin via LIVE STREAMING Insyaa Allah: 👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 554. PENTINGNYA WASIAT SEBELUM KEMATIAN Bab 25 | Perintah Menunaikan Amanat Pembahasan Hadits ke-207 | Hadits Abdullah bin Az-Zubair Radhiyallahu'anhu 🕠 Insyaa ALLAH SELASA, 16 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Kajian Wanita 59. "WALAUPUN SEKEJAP MATA" | Kitab Al-Wabilush Shayyib
Bismillah Ikuti Kajian Wanita (Kitab Al Wabilush Shayyib insyaa ALLAH: 👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 59. WALAUPUN SEKEJAP MATA 🕐 Insyaa ALLAH SENIN, 15 November 2021 pukul 10.00 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di +62811-862417 (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 553. "SEKILAS MENGENAL ABDULLAH BIN AZ-ZUBAIR -RADHIYALLAHU'ANHU"
Bismillah Ikuti Kajian Serial Riyaadhush Shaalihiin via LIVE STREAMING Insyaa Allah: 👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 553. SEKILAS MENGENAL ABDULLAH BIN AZ-ZUBAIR -RADHIYALLAHU'ANHU Bab 25 | Perintah Menunaikan Amanat Pembahasan Hadits ke-207 | Hadits Abdullah bin Az-Zubair Radhiyallahu'anhu 🕠 Insyaa ALLAH SENIN, 15 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhus Shaalihiin 552. "HIKMAH MELINTASI SHIRATH"
Bismillah 552. HIKMAH MELINTASI SHIRATH Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah menunaikan amanat Hadits ke-206 | Hadits Hudzaifah & Abu Hurairah Radhiallahu 'anhuma Dari Hudzaifah dan Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhuma, keduanya berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihii wa Sallam, bersabda "Allah Tabaraka wa Ta' ala akan mengumpulkan semua manusia. Maka orang-orang Mukmin berdiri hingga surga didekatkan kepada mereka. Mereka mendatangi Nabi Adam lalu berkata, 'Wahai bapak kami, mohonlah agar surga dibukakan untuk kami.' Beliau menjawab, 'Bukankah kalian dikeluarkan dari surga karena kesalahan bapak kalian ini? Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Pergilah kepada putra-ku, Ibrahim, kekasih Allah.' Maka mereka mendatangi Nabi Ibrahim, tapi Nabi Ibrahim berkata, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Aku hanya kekasih Allah dari belakang, belakang sekali. Pergilah menuju Musa, orang yang diajak bicara langsung oleh Allah.' Mereka pun mendatangi Nabi Musa, tapi Nabi Musa menjawab, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Pergilah menuju Isa, kalimat Allah dan Ruh Dari-Nya. Nabi Isa juga menjawab, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu.' Akhirnya mereka mendatangi Nabi Muhammad beliau pun berdiri lalu diperkenankan. Kemudian dilepaslah amanat dan rahim, keduanya berdiri pada dua sisi ash-Shirath, di sebelah kanan dan sebelah kiri. Maka kelompok pertama dari kalian melewati jembatan secepat kilat." Saya (Hudzaifah) bertanya, "(Aku rela menebus Anda) dengan ayah dan ibuku, seperti apakah secepat kilat itu?" Beliau menjawab, "Bukankah kamu sudah melihat bagaimana kilat itu datang dan pergi hanya dalam sekejap mata?" Kemudian kelompok berikutnya seperti angin yang bertiup, kemudian seperti burung terbang, kemudian seperti pelari yang cepat, amal-amal mereka yang membawa mereka seperti itu. Sementara Nabi kalian berdiri di atas jembatan sambil berdoa, 'Wahai Rabbku, selamatkanlah, selamatkanlah.' Hingga amal manusia tidak mampu membawa mereka, sampai ada orang yang tidak mampu berjalan kecuali dengan merangkak, sementara di tepi kanan dan kiri jembatan ada kait-kait besi yang bergelantungan, yang diperintah untuk mengambil orang-orang yang harus diambilnya. Maka ada orang yang terluka tetapi selamat, dan ada juga yang tersungkur di neraka." (Abu Hurairah berkata), "Demi Allah, yang jiwa Abu Hurairah ada di TanganNya, sesungguhnya dasar Neraka Jahanam (dalamnya) sejauh perjalanan tujuh puluh kali musim gugur." (HR. Muslim) === Ikuti Kajian Serial Riyaadhush Shaalihiin via LIVE STREAMING Insyaa Allah: 👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 552. HIKMAH MELINTASI SHIRATH Bab 25 | Perintah Menunaikan Amanat Pembahasan Hadits ke-206 | Hadits Hudzaifah & Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhuma 🕠 Insyaa ALLAH AHAD, 14 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

87. IDENTITAS SEORANG PENUNTUT ILMU | Tadzkiratus Saami' Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim
Bismillah 87. IDENTITAS SEORANG PENUNTUT ILMU Kajian Kitab: Tadzkiratus Saami wal mutakallim Fii Adabil’Alim Wal Muta’alim (Adab Penuntut Ilmu dan Adab Para Ahli Ilmu) Karya Ibnul Jama'ah === 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 551. "ASH-SHIRATH & BAGAIMANA MELEWATINYA"
Bismillah 551. ASH-SHIRATH & BAGAIMANA MELEWATINYA Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah menunaikan amanat Hadits ke-206 | Hadits Hudzaifah & Abu Hurairah Radhiallahu 'anhuma Dari Hudzaifah dan Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhuma, keduanya berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihii wa Sallam, bersabda "Allah Tabaraka wa Ta' ala akan mengumpulkan semua manusia. Maka orang-orang Mukmin berdiri hingga surga didekatkan kepada mereka. Mereka mendatangi Nabi Adam lalu berkata, 'Wahai bapak kami, mohonlah agar surga dibukakan untuk kami.' Beliau menjawab, 'Bukankah kalian dikeluarkan dari surga karena kesalahan bapak kalian ini? Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Pergilah kepada putra-ku, Ibrahim, kekasih Allah.' Maka mereka mendatangi Nabi Ibrahim, tapi Nabi Ibrahim berkata, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Aku hanya kekasih Allah dari belakang, belakang sekali. Pergilah menuju Musa, orang yang diajak bicara langsung oleh Allah.' Mereka pun mendatangi Nabi Musa, tapi Nabi Musa menjawab, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Pergilah menuju Isa, kalimat Allah dan Ruh Dari-Nya. Nabi Isa juga menjawab, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu.' Akhirnya mereka mendatangi Nabi Muhammad beliau pun berdiri lalu diperkenankan. Kemudian dilepaslah amanat dan rahim, keduanya berdiri pada dua sisi ash-Shirath, di sebelah kanan dan sebelah kiri. Maka kelompok pertama dari kalian melewati jembatan secepat kilat." Saya (Hudzaifah) bertanya, "(Aku rela menebus Anda) dengan ayah dan ibuku, seperti apakah secepat kilat itu?" Beliau menjawab, "Bukankah kamu sudah melihat bagaimana kilat itu datang dan pergi hanya dalam sekejap mata?" Kemudian kelompok berikutnya seperti angin yang bertiup, kemudian seperti burung terbang, kemudian seperti pelari yang cepat, amal-amal mereka yang membawa mereka seperti itu. Sementara Nabi kalian berdiri di atas jembatan sambil berdoa, 'Wahai Rabbku, selamatkanlah, selamatkanlah.' Hingga amal manusia tidak mampu membawa mereka, sampai ada orang yang tidak mampu berjalan kecuali dengan merangkak, sementara di tepi kanan dan kiri jembatan ada kait-kait besi yang bergelantungan, yang diperintah untuk mengambil orang-orang yang harus diambilnya. Maka ada orang yang terluka tetapi selamat, dan ada juga yang tersungkur di neraka." (Abu Hurairah berkata), "Demi Allah, yang jiwa Abu Hurairah ada di TanganNya, sesungguhnya dasar Neraka Jahanam (dalamnya) sejauh perjalanan tujuh puluh kali musim gugur." (HR. Muslim) === 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 550. "AMANAT AKAN MENUNTUTMU"
Bismillah 550. AMANAT AKAN MENUNTUTMU Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah menunaikan amanat Hadits ke-206 | Hadits Hudzaifah & Abu Hurairah Radhiallahu 'anhuma Dari Hudzaifah dan Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhuma, keduanya berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihii wa Sallam, bersabda "Allah Tabaraka wa Ta' ala akan mengumpulkan semua manusia. Maka orang-orang Mukmin berdiri hingga surga didekatkan kepada mereka. Mereka mendatangi Nabi Adam lalu berkata, 'Wahai bapak kami, mohonlah agar surga dibukakan untuk kami.' Beliau menjawab, 'Bukankah kalian dikeluarkan dari surga karena kesalahan bapak kalian ini? Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Pergilah kepada putra-ku, Ibrahim, kekasih Allah.' Maka mereka mendatangi Nabi Ibrahim, tapi Nabi Ibrahim berkata, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Aku hanya kekasih Allah dari belakang, belakang sekali. Pergilah menuju Musa, orang yang diajak bicara langsung oleh Allah.' Mereka pun mendatangi Nabi Musa, tapi Nabi Musa menjawab, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Pergilah menuju Isa, kalimat Allah dan Ruh Dari-Nya. Nabi Isa juga menjawab, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu.' Akhirnya mereka mendatangi Nabi Muhammad beliau pun berdiri lalu diperkenankan. Kemudian dilepaslah amanat dan rahim, keduanya berdiri pada dua sisi ash-Shirath, di sebelah kanan dan sebelah kiri. Maka kelompok pertama dari kalian melewati jembatan secepat kilat." Saya (Hudzaifah) bertanya, "(Aku rela menebus Anda) dengan ayah dan ibuku, seperti apakah secepat kilat itu?" Beliau menjawab, "Bukankah kamu sudah melihat bagaimana kilat itu datang dan pergi hanya dalam sekejap mata?" Kemudian kelompok berikutnya seperti angin yang bertiup, kemudian seperti burung terbang, kemudian seperti pelari yang cepat, amal-amal mereka yang membawa mereka seperti itu. Sementara Nabi kalian berdiri di atas jembatan sambil berdoa, 'Wahai Rabbku, selamatkanlah, selamatkanlah.' Hingga amal manusia tidak mampu membawa mereka, sampai ada orang yang tidak mampu berjalan kecuali dengan merangkak, sementara di tepi kanan dan kiri jembatan ada kait-kait besi yang bergelantungan, yang diperintah untuk mengambil orang-orang yang harus diambilnya. Maka ada orang yang terluka tetapi selamat, dan ada juga yang tersungkur di neraka." (Abu Hurairah berkata), "Demi Allah, yang jiwa Abu Hurairah ada di TanganNya, sesungguhnya dasar Neraka Jahanam (dalamnya) sejauh perjalanan tujuh puluh kali musim gugur." (HR. Muslim) === 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

ISI HATI KITA DENGAN HAL-HAL BERIKUT INI (1 menitan)
Bismillah ISI HATI KITA DENGAN HAL-HAL BERIKUT INI (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyaadhus Shaalihiin "61. DUNIA TIDAK PERNAH MENGENYANGKAN" (https://youtu.be/bkpyZ9tZQ1A) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 549. "KEDUDUKAN AMANAT & SILATURAHIM DI HARI KIAMAT"
Bismillah 549. KEDUDUKAN AMANAT & SILATURAHIM DI HARI KIAMAT Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah menunaikan amanat Hadits ke-206 | Hadits Hudzaifah & Abu Hurairah Radhiallahu 'anhuma Dari Hudzaifah dan Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhuma, keduanya berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihii wa Sallam, bersabda "Allah Tabaraka wa Ta' ala akan mengumpulkan semua manusia. Maka orang-orang Mukmin berdiri hingga surga didekatkan kepada mereka. Mereka mendatangi Nabi Adam lalu berkata, 'Wahai bapak kami, mohonlah agar surga dibukakan untuk kami.' Beliau menjawab, 'Bukankah kalian dikeluarkan dari surga karena kesalahan bapak kalian ini? Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Pergilah kepada putra-ku, Ibrahim, kekasih Allah.' Maka mereka mendatangi Nabi Ibrahim, tapi Nabi Ibrahim berkata, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Aku hanya kekasih Allah dari belakang, belakang sekali. Pergilah menuju Musa, orang yang diajak bicara langsung oleh Allah.' Mereka pun mendatangi Nabi Musa, tapi Nabi Musa menjawab, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Pergilah menuju Isa, kalimat Allah dan Ruh Dari-Nya. Nabi Isa juga menjawab, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu.' Akhirnya mereka mendatangi Nabi Muhammad beliau pun berdiri lalu diperkenankan. Kemudian dilepaslah amanat dan rahim, keduanya berdiri pada dua sisi ash-Shirath, di sebelah kanan dan sebelah kiri. Maka kelompok pertama dari kalian melewati jembatan secepat kilat." Saya (Hudzaifah) bertanya, "(Aku rela menebus Anda) dengan ayah dan ibuku, seperti apakah secepat kilat itu?" Beliau menjawab, "Bukankah kamu sudah melihat bagaimana kilat itu datang dan pergi hanya dalam sekejap mata?" Kemudian kelompok berikutnya seperti angin yang bertiup, kemudian seperti burung terbang, kemudian seperti pelari yang cepat, amal-amal mereka yang membawa mereka seperti itu. Sementara Nabi kalian berdiri di atas jembatan sambil berdoa, 'Wahai Rabbku, selamatkanlah, selamatkanlah.' Hingga amal manusia tidak mampu membawa mereka, sampai ada orang yang tidak mampu berjalan kecuali dengan merangkak, sementara di tepi kanan dan kiri jembatan ada kait-kait besi yang bergelantungan, yang diperintah untuk mengambil orang-orang yang harus diambilnya. Maka ada orang yang terluka tetapi selamat, dan ada juga yang tersungkur di neraka." (Abu Hurairah berkata), "Demi Allah, yang jiwa Abu Hurairah ada di TanganNya, sesungguhnya dasar Neraka Jahanam (dalamnya) sejauh perjalanan tujuh puluh kali musim gugur." (HR. Muslim) === 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 548. "KEDUDUKAN RASULULLAH ﷺ PADA HARI KIAMAT"
Bismillah 548. KEDUDUKAN RASULULLAH ﷺ PADA HARI KIAMAT Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah menunaikan amanat Hadits ke-206 | Hadits Hudzaifah & Abu Hurairah Radhiallahu 'anhuma Dari Hudzaifah dan Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhuma, keduanya berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihii wa Sallam, bersabda "Allah Tabaraka wa Ta' ala akan mengumpulkan semua manusia. Maka orang-orang Mukmin berdiri hingga surga didekatkan kepada mereka. Mereka mendatangi Nabi Adam lalu berkata, 'Wahai bapak kami, mohonlah agar surga dibukakan untuk kami.' Beliau menjawab, 'Bukankah kalian dikeluarkan dari surga karena kesalahan bapak kalian ini? Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Pergilah kepada putra-ku, Ibrahim, kekasih Allah.' Maka mereka mendatangi Nabi Ibrahim, tapi Nabi Ibrahim berkata, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Aku hanya kekasih Allah dari belakang, belakang sekali. Pergilah menuju Musa, orang yang diajak bicara langsung oleh Allah.' Mereka pun mendatangi Nabi Musa, tapi Nabi Musa menjawab, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Pergilah menuju Isa, kalimat Allah dan Ruh Dari-Nya. Nabi Isa juga menjawab, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu.' Akhirnya mereka mendatangi Nabi Muhammad beliau pun berdiri lalu diperkenankan. Kemudian dilepaslah amanat dan rahim, keduanya berdiri pada dua sisi ash-Shirath, di sebelah kanan dan sebelah kiri. Maka kelompok pertama dari kalian melewati jembatan secepat kilat." Saya (Hudzaifah) bertanya, "(Aku rela menebus Anda) dengan ayah dan ibuku, seperti apakah secepat kilat itu?" Beliau menjawab, "Bukankah kamu sudah melihat bagaimana kilat itu datang dan pergi hanya dalam sekejap mata?" Kemudian kelompok berikutnya seperti angin yang bertiup, kemudian seperti burung terbang, kemudian seperti pelari yang cepat, amal-amal mereka yang membawa mereka seperti itu. Sementara Nabi kalian berdiri di atas jembatan sambil berdoa, 'Wahai Rabbku, selamatkanlah, selamatkanlah.' Hingga amal manusia tidak mampu membawa mereka, sampai ada orang yang tidak mampu berjalan kecuali dengan merangkak, sementara di tepi kanan dan kiri jembatan ada kait-kait besi yang bergelantungan, yang diperintah untuk mengambil orang-orang yang harus diambilnya. Maka ada orang yang terluka tetapi selamat, dan ada juga yang tersungkur di neraka." (Abu Hurairah berkata), "Demi Allah, yang jiwa Abu Hurairah ada di TanganNya, sesungguhnya dasar Neraka Jahanam (dalamnya) sejauh perjalanan tujuh puluh kali musim gugur." (HR. Muslim) === 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

DUNIA TIDAK PERNAH MENGENYANGKAN (1 menitan)
Bismillah DUNIA TIDAK PERNAH MENGENYANGKAN (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyaadhus Shaalihiin "61. DUNIA TIDAK PERNAH MENGENYANGKAN" (https://youtu.be/bkpyZ9tZQ1A) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Riyaadhush Shaalihiin 547. "MENGAPA NABI ISA 'ALAIHISSALAM MENOLAK?"
Bismillah 547. MENGAPA NABI ISA 'ALAIHISSALAM MENOLAK? Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah menunaikan amanat Hadits ke-206 | Hadits Hudzaifah & Abu Hurairah Radhiallahu 'anhuma Dari Hudzaifah dan Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhuma, keduanya berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihii wa Sallam, bersabda "Allah Tabaraka wa Ta' ala akan mengumpulkan semua manusia. Maka orang-orang Mukmin berdiri hingga surga didekatkan kepada mereka. Mereka mendatangi Nabi Adam lalu berkata, 'Wahai bapak kami, mohonlah agar surga dibukakan untuk kami.' Beliau menjawab, 'Bukankah kalian dikeluarkan dari surga karena kesalahan bapak kalian ini? Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Pergilah kepada putra-ku, Ibrahim, kekasih Allah.' Maka mereka mendatangi Nabi Ibrahim, tapi Nabi Ibrahim berkata, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Aku hanya kekasih Allah dari belakang, belakang sekali. Pergilah menuju Musa, orang yang diajak bicara langsung oleh Allah.' Mereka pun mendatangi Nabi Musa, tapi Nabi Musa menjawab, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu. Pergilah menuju Isa, kalimat Allah dan Ruh Dari-Nya. Nabi Isa juga menjawab, 'Aku bukanlah orang yang berhak untuk itu.' Akhirnya mereka mendatangi Nabi Muhammad beliau pun berdiri lalu diperkenankan. Kemudian dilepaslah amanat dan rahim, keduanya berdiri pada dua sisi ash-Shirath, di sebelah kanan dan sebelah kiri. Maka kelompok pertama dari kalian melewati jembatan secepat kilat." Saya (Hudzaifah) bertanya, "(Aku rela menebus Anda) dengan ayah dan ibuku, seperti apakah secepat kilat itu?" Beliau menjawab, "Bukankah kamu sudah melihat bagaimana kilat itu datang dan pergi hanya dalam sekejap mata?" Kemudian kelompok berikutnya seperti angin yang bertiup, kemudian seperti burung terbang, kemudian seperti pelari yang cepat, amal-amal mereka yang membawa mereka seperti itu. Sementara Nabi kalian berdiri di atas jembatan sambil berdoa, 'Wahai Rabbku, selamatkanlah, selamatkanlah.' Hingga amal manusia tidak mampu membawa mereka, sampai ada orang yang tidak mampu berjalan kecuali dengan merangkak, sementara di tepi kanan dan kiri jembatan ada kait-kait besi yang bergelantungan, yang diperintah untuk mengambil orang-orang yang harus diambilnya. Maka ada orang yang terluka tetapi selamat, dan ada juga yang tersungkur di neraka." (Abu Hurairah berkata), "Demi Allah, yang jiwa Abu Hurairah ada di TanganNya, sesungguhnya dasar Neraka Jahanam (dalamnya) sejauh perjalanan tujuh puluh kali musim gugur." (HR. Muslim) === 🕠 Insyaa ALLAH SELASA, 9 November 2021 pukul 05.40 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

BUTUH PETUNJUK? (1 menitan)
Bismillah BUTUH PETUNJUK? (1 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- ( https://bit.ly/2KR8Jko ) Video pendek diambil dari kajian: 📖 Serial Riyaadhus Shaalihiin "439. TELAH TERTULIS DENGAN SEMPURNA" (https://youtu.be/oXP1K9lpl_E) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

Kajian Wanita 58. "PINTU TERDEKAT MENUJU ALLAH ﷻ" | Kitab Al-Wabilush Shayyib
Bismillah Ikuti Kajian Wanita (Kitab Al Wabilush Shayyib insyaa ALLAH: 👤Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri 58. PINTU TERDEKAT MENUJU ALLAH ﷻ 🕐 Insyaa ALLAH SENIN, 8 November 2021 pukul 10.00 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di +62811-862417 (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com