
Radio Muhajir Project
5,053 episodes — Page 23 of 102

Riyaadhush Shaalihiin 1648. "IKHLAS DALAM BERINTERAKSI"
Bismillah, 1648. IKHLAS DALAM BERINTERAKSI Riyaadhush Shaalihiin Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya Kesimpulan bab

Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1648. IKHLAS DALAM BERINTERAKSI
Bismillah, IKHLAS DALAM BERINTERAKSISimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1648

Riyaadhush Shaalihiin 1647. "HIDUPLAH DENGAN UTANG BUDI"
Bismillah, 1647. HIDUPLAH DENGAN UTANG BUDI Riyaadhush Shaalihiin Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya Tanya Jawab

Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1647. HIDUPLAH DENGAN UTANG BUDI
Bismillah, HIDUPLAH DENGAN UTANG BUDISimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1647

Riyaadhush Shaalihiin 1646. "KALA RASA ‘SUKA SEJENIS’ MUNCUL"
Bismillah, 1646. KALA RASA ‘SUKA SEJENIS’ MUNCUL Riyaadhush Shaalihiin Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya Tanya Jawab

Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1646. KALA RASA ‘SUKA SEJENIS’ MUNCUL
Bismillah, KALA RASA ‘SUKA SEJENIS’ MUNCULSimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1646

Kajian Wanita 213. "DUNIA WANITA ADALAH DUNIA KELEMAHLEMBUTAN" | Kitab Al-Wabilush Shayyib
Bismillah, 213. DUNIA WANITA ADALAH DUNIA KELEMAHLEMBUTAN Kajian Wanita Kitab Al-Wabilush Shayyib Pasal: Keutamaan shadaqah Halaman 95 Dia-lah Allah Yang Maha Penyayang dan mencintai orang-orang yang penyayang, dan Dia hanya akan mengasihi hamba-hamba-Nya yang penyayang; Dia Maha Menutupi dan mencintai hamba-Nya yang menutupi aib atau kesalahan orang lain; Dia Maha Pemaaf dan mencintai hamba-Nya yang memaafkan orang lain; Dia Maha Pengampun dan mencintai orang yang diberikan ampunan; Dia Mahalembut dan mencintai sifat lembut dari hamba-Nya; Dia marah kepada orang yang kasar, keras, yang berjalan dengan sikap sombong; Dia Maha Pemurah dan mencintai sikap ramah; Dia Maha Murah hati dan mencintai sifat murah hati; Dia Mahabaik dan me-nyukai kebaikan dan para pelakunya; Dia Mahaadil dan mencintai keadilan; Maha Menerima udzur dari orang-orang yang memiliki udzur dan mencintai orang yang menerima udzur dari hamba-hamba-Nya; Dia memberikan balasan kepada hamba-hamba-Nya sesuai dengan sifat-sifat ini. Siapa yang memaafkan maka ia akan dimaafkan; siapa yang memberikan ampunan maka akan diampunkan; siapa yang memberikan izin maka akan diizinkan; siapa yang lemah lembut kepada hamba-Nya maka ia akan dilemahlembuti; siapa yang menyayangi makhluk-Nya maka ia akan disayangi; siapa yang berlaku baik kepada mereka maka akan diperlakukan secara baik; siapa yang derma kepada mereka maka akan diperlakukan dengan derma juga; siapa yang memberikan manfaat kepada mereka maka akan diberi manfaat baginya; siapa yang menutup aib mereka maka akan ditutup pula aibnya; siapa yang memaafkan mereka maka akan dimaafkan; siapa yang menyelidiki cacat mereka maka akan diselidiki juga cacatnya; siapa yang menghalangi kebaikan mereka maka kebaikannya akan dihalangi; siapa yang rindu kepada Allah maka Allah akan rindu kepadanya; siapa yang melakukan makar maka ia akan diberi makar; siapa yang menipu maka ia akan ditipu; siapa yang bermu'amalah kepada makhluk-Nya dengan satu sifat maka Allah akan bermu'amalah kepadanya dengan sifat tersebut di dunia dan di akhirat. Allah akan memperlakukan hamba-Nya sesuai dengan perlakuan hamba itu kepada makhluk-Nya.

Potongan dari Kajian Wanita No.213. DUNIA WANITA ADALAH DUNIA KELEMAHLEMBUTAN
Bismillah, DUNIA WANITA ADALAH DUNIA KELEMAHLEMBUTANSimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Wanita No.213

Riyaadhush Shaalihiin 1645. "DIAJAK GHIBAH, HARUS BAGAIMANA? "
Bismillah, 1645. DIAJAK GHIBAH, HARUS BAGAIMANA? Riyaadhush Shaalihiin Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya Tanya Jawab

Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1645. DIAJAK GHIBAH, HARUS BAGAIMANA?
Bismillah, DIAJAK GHIBAH, HARUS BAGAIMANA?Simak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1645.

NASIHAT DI DEPAN PINTU BAR
Bismillah, NASIHAT DI DEPAN PINTU BARUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahumullah-Video pendek dari Kajian Rutin Serial Tadzkiratus Saami’ Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim76 “Membangun Sebuah Benteng”

DOSA DILIPATGANDAKAN DI 4 BULAN INI
Bismillah, DOSA DILIPATGANDAKAN DI 4 BULAN INIUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahumullah-Video pendek dari Kajian Tematik:“Ilmu, Antara Kecerdasan & Hati”

ESTAFET PENGORBANAN PENUH PELUANG AMAL | Muhajir Project Peduli
Bismillah, ESTAFET PENGORBANAN PENUH PELUANG AMALSahabat, ini adalah cerita dari salah satu relawan yang ingin sekali melanjutkan estafet perjuangan dan pengorbanan para shahibul qurban dan relawan di momen Idul Adha silam. Estafet perjuangan ini berlanjut melalui proses desain hingga produksi tas kulit qurban.Atas izin Allah, inilah karya besar kita bersama. Semoga setiap keterlibatan kita dalam pengolahan kulit qurban menjadi tas kulit untuk guru, Allah karuniakan limpahan keberkahan yang terus mengalir.Terbuka kesempatan untuk ambil bagian dalam program ini. Setiap sedekah yang disalurkan insyaa Allah dimanfaatkan untuk pengolahan dan produksi tas kulit qurban yang akan diantarkan bagi ratusan guru di berbagai wilayah.Sampaikan sedekah terbaik kita melalui:CIMB Niaga Syariah8600-1383-1800Bank Syariah Indonesia1111811567a.n. Muhajir Peduli Indonesia#SemuaButuhBersedekahIkuti Muhajir Project Pedulidi Facebook, Instagram, Youtube@muhajirprojectpeduli

Riyaadhush Shaalihiin 1644. "MEREKA YANG HATINYA BERCAHAYA"
Bismillah, 1644. MEREKA YANG HATINYA BERCAHAYA Riyaadhush Shaalihiin Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya Hadits ke-390 | Hadits Anas Radhiallahu ‘anhu Dari Anas Radhiallahu ‘anhu أَنَّ رَجُلاً كَانَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، فَمَرَّ بِهِ ، فَقال : يارسول اللَّهِ إِنِّي لأُحِبُّ هَذا ، فقال له النبيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «أَأَعْلمتَهُ ؟ » قَالَ : لا قَالَ : «أَعْلِمْهُ» فَلَحِقَهُ ، فَقَالَ : إِنِّي أُحِبُّكَ في اللَّه ، فقالَ : أَحَبَّكَ الَّذِي أَحْببْتَنِي لَهُ . رواه أبو داود بإِسنادٍ صحيح . "Bahwa ada seorang laki-laki berada di samping Nabi lalu ada seseorang melewatinya dan dia berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya mencintai orang ini.' Maka Nabi ﷺ bersabda kepadanya, 'Apakah kamu telah memberitahukannya?' Dia menjawab, 'Belum.' Beliau bersabda, 'Beritahukanlah kepadanya.' Maka dia segera mengejarnya. Lalu berkata kepadanya, 'Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.' Maka dia menjawab, 'Semoga engkau dicintai oleh Allah yang karena-Nya engkau telah mencintaikui." (HR. Abu Dawud dengan sanad shahih)

PERBANYAK PUASA DI BULAN RAJAB
Bismillah, PERBANYAK PUASA DI BULAN RAJABUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahumullah-Video pendek dari Kajian Tematik:“Ilmu, Antara Kecerdasan & Hati”#MuhammadNuzulDzikriAnimasi

Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1644. MEREKA YANG HATINYA BERCAHAYA
Bismillah, MEREKA YANG HATINYA BERCAHAYASimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1644

SEMUA PAHALA DILIPATGANDAKAN DI BULAN INI
Bismillah, SEMUA PAHALA DILIPATGANDAKAN DI BULAN INIUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahumullah-Video pendek dari Kajian Tematik:“Ilmu, Antara Kecerdasan & Hati”

Riyaadhush Shaalihiin 1643. "KEUTAMAAN MENCINTAI DENGAN IKHLAS"
Bismillah, 1643. KEUTAMAAN MENCINTAI DENGAN IKHLAS Riyaadhush Shaalihiin Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya Hadits ke-390 | Hadits Anas Radhiallahu ‘anhu Dari Anas Radhiallahu ‘anhu أَنَّ رَجُلاً كَانَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، فَمَرَّ بِهِ ، فَقال : يارسول اللَّهِ إِنِّي لأُحِبُّ هَذا ، فقال له النبيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «أَأَعْلمتَهُ ؟ » قَالَ : لا قَالَ : «أَعْلِمْهُ» فَلَحِقَهُ ، فَقَالَ : إِنِّي أُحِبُّكَ في اللَّه ، فقالَ : أَحَبَّكَ الَّذِي أَحْببْتَنِي لَهُ . رواه أبو داود بإِسنادٍ صحيح . "Bahwa ada seorang laki-laki berada di samping Nabi lalu ada seseorang melewatinya dan dia berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya mencintai orang ini.' Maka Nabi ﷺ bersabda kepadanya, 'Apakah kamu telah memberitahukannya?' Dia menjawab, 'Belum.' Beliau bersabda, 'Beritahukanlah kepadanya.' Maka dia segera mengejarnya. Lalu berkata kepadanya, 'Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.' Maka dia menjawab, 'Semoga engkau dicintai oleh Allah yang karena-Nya engkau telah mencintaikui." (HR. Abu Dawud dengan sanad shahih)

Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1643. KEUTAMAAN MENCINTAI DENGAN IKHLAS
Bismillah, KEUTAMAAN MENCINTAI DENGAN IKHLASSimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1643

BULAN ISTIMEWA YANG TERLUPAKAN
Bismillah, BULAN ISTIMEWA YANG TERLUPAKANUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahumullah-Video pendek dari Kajian Tematik:“Ilmu, Antara Kecerdasan & Hati”

Riyaadhush Shaalihiin 1642. "MENCINTAI & DICINTAI"
Bismillah, 1642. MENCINTAI & DICINTAI Riyaadhush Shaalihiin Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya Hadits ke-390 | Hadits Anas Radhiallahu ‘anhu Dari Anas Radhiallahu ‘anhu أَنَّ رَجُلاً كَانَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، فَمَرَّ بِهِ ، فَقال : يارسول اللَّهِ إِنِّي لأُحِبُّ هَذا ، فقال له النبيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «أَأَعْلمتَهُ ؟ » قَالَ : لا قَالَ : «أَعْلِمْهُ» فَلَحِقَهُ ، فَقَالَ : إِنِّي أُحِبُّكَ في اللَّه ، فقالَ : أَحَبَّكَ الَّذِي أَحْببْتَنِي لَهُ . رواه أبو داود بإِسنادٍ صحيح . "Bahwa ada seorang laki-laki berada di samping Nabi lalu ada seseorang melewatinya dan dia berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya mencintai orang ini.' Maka Nabi ﷺ bersabda kepadanya, 'Apakah kamu telah memberitahukannya?' Dia menjawab, 'Belum.' Beliau bersabda, 'Beritahukanlah kepadanya.' Maka dia segera mengejarnya. Lalu berkata kepadanya, 'Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.' Maka dia menjawab, 'Semoga engkau dicintai oleh Allah yang karena-Nya engkau telah mencintaikui." (HR. Abu Dawud dengan sanad shahih)

Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1642. MENCINTAI & DICINTAI
Bismillah, MENCINTAI & DICINTAISimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1642

Riyaadhush Shaalihiin 1641. "CINTA BUTUH KEIKHLASAN"
Bismillah, 1641. CINTA BUTUH KEIKHLASAN Riyaadhush Shaalihiin Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya Hadits ke-390 | Hadits Anas Radhiallahu ‘anhu Dari Anas Radhiallahu ‘anhu أَنَّ رَجُلاً كَانَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، فَمَرَّ بِهِ ، فَقال : يارسول اللَّهِ إِنِّي لأُحِبُّ هَذا ، فقال له النبيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «أَأَعْلمتَهُ ؟ » قَالَ : لا قَالَ : «أَعْلِمْهُ» فَلَحِقَهُ ، فَقَالَ : إِنِّي أُحِبُّكَ في اللَّه ، فقالَ : أَحَبَّكَ الَّذِي أَحْببْتَنِي لَهُ . رواه أبو داود بإِسنادٍ صحيح . "Bahwa ada seorang laki-laki berada di samping Nabi lalu ada seseorang melewatinya dan dia berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya mencintai orang ini.' Maka Nabi ﷺ bersabda kepadanya, 'Apakah kamu telah memberitahukannya?' Dia menjawab, 'Belum.' Beliau bersabda, 'Beritahukanlah kepadanya.' Maka dia segera mengejarnya. Lalu berkata kepadanya, 'Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.' Maka dia menjawab, 'Semoga engkau dicintai oleh Allah yang karena-Nya engkau telah mencintaikui." (HR. Abu Dawud dengan sanad shahih)

Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1641. CINTA BUTUH KEIKHLASAN
Bismillah, CINTA BUTUH KEIKHLASANSimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1641

TERTAWALAH HARI INI, TAPI HARI ITU AKAN DATANG
Bismillah, TERTAWALAH HARI INI, TAPI HARI ITU AKAN DATANGUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahumullah-Video pendek dari Khutbah Jumat“Nikmat Dunia Yang Tertinggi”

Riyaadhush Shaalihiin 1640. "DAMPAK BESAR MENGUNGKAPKAN RASA CINTA"
Bismillah, 1640. DAMPAK BESAR MENGUNGKAPKAN RASA CINTA Riyaadhush Shaalihiin Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya Hadits ke-390 | Hadits Anas Radhiallahu ‘anhu Dari Anas Radhiallahu ‘anhu أَنَّ رَجُلاً كَانَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، فَمَرَّ بِهِ ، فَقال : يارسول اللَّهِ إِنِّي لأُحِبُّ هَذا ، فقال له النبيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «أَأَعْلمتَهُ ؟ » قَالَ : لا قَالَ : «أَعْلِمْهُ» فَلَحِقَهُ ، فَقَالَ : إِنِّي أُحِبُّكَ في اللَّه ، فقالَ : أَحَبَّكَ الَّذِي أَحْببْتَنِي لَهُ . رواه أبو داود بإِسنادٍ صحيح . "Bahwa ada seorang laki-laki berada di samping Nabi lalu ada seseorang melewatinya dan dia berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya mencintai orang ini.' Maka Nabi ﷺ bersabda kepadanya, 'Apakah kamu telah memberitahukannya?' Dia menjawab, 'Belum.' Beliau bersabda, 'Beritahukanlah kepadanya.' Maka dia segera mengejarnya. Lalu berkata kepadanya, 'Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.' Maka dia menjawab, 'Semoga engkau dicintai oleh Allah yang karena-Nya engkau telah mencintaiku." (HR. Abu Dawud dengan sanad shahih)

Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1640. DAMPAK BESAR MENGUNGKAPKAN RASA CINTA
Bismillah, DAMPAK BESAR MENGUNGKAPKAN RASA CINTASimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1640

Riyaadhush Shaalihiin 1639. "DUA MISI DALAM MENGUNGKAPKAN CINTA"
Bismillah, 1639. DUA MISI DALAM MENGUNGKAPKAN CINTA Riyaadhush Shaalihiin Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya Hadits ke-390 | Hadits Anas Radhiallahu ‘anhu Dari Anas Radhiallahu ‘anhu أَنَّ رَجُلاً كَانَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، فَمَرَّ بِهِ ، فَقال : يارسول اللَّهِ إِنِّي لأُحِبُّ هَذا ، فقال له النبيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «أَأَعْلمتَهُ ؟ » قَالَ : لا قَالَ : «أَعْلِمْهُ» فَلَحِقَهُ ، فَقَالَ : إِنِّي أُحِبُّكَ في اللَّه ، فقالَ : أَحَبَّكَ الَّذِي أَحْببْتَنِي لَهُ . رواه أبو داود بإِسنادٍ صحيح . "Bahwa ada seorang laki-laki berada di samping Nabi lalu ada seseorang melewatinya dan dia berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya mencintai orang ini.' Maka Nabi ﷺ bersabda kepadanya, 'Apakah kamu telah memberitahukannya?' Dia menjawab, 'Belum.' Beliau bersabda, 'Beritahukanlah kepadanya.' Maka dia segera mengejarnya. Lalu berkata kepadanya, 'Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.' Maka dia menjawab, 'Semoga engkau dicintai oleh Allah yang karena-Nya engkau telah mencintaiku." (HR. Abu Dawud dengan sanad shahih)

Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1639. 2 MISI DALAM MENGUNGKAPKAN CINTA
Bismillah, 2 MISI DALAM MENGUNGKAPKAN CINTASimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1639

200. AKIBAT MEREMEHKAN WALI ALLAH | Tadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim
Bismillah, 200. AKIBAT MEREMEHKAN WALI ALLAH Tadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim (Adab Penuntut Ilmu dan Adab Para Ahli Ilmu) Karya Ibnul Jama'ah Bab 2, Pasal 1, Poin 9 (Halaman 37, penerbit Pustaka Al-Ihsan) Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُونُوا۟ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَآءٌ مِّن نِّسَآءٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا۟ بِٱلْأَلْقَٰبِ ۖ بِئْسَ ٱلِٱسْمُ ٱلْفُسُوقُ بَعْدَ ٱلْإِيمَٰنِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (QS. Al-Hujurat: 11) إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al-Hujurat: 13) فَلَا تُزَكُّوٓا۟ أَنفُسَكُمْ ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ ٱتَّقَىٰٓ maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa. (QS. An-Najm: 32)

Potongan dari Kajian Rutin Tadzkiratus Saami’ No. 200. AKIBAT MEREMEHKAN WALI ALLAH
Bismillah, AKIBAT MEREMEHKAN WALI ALLAHSimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Tadzkiratus Saami’ no. 200

Kajian Wanita 212. "LEMAH LEMBUTLAH WAHAI WANITA" | Kitab Al-Wabilush Shayyib
Bismillah, 212. LEMAH LEMBUTLAH WAHAI WANITA Kajian Wanita Kitab Al-Wabilush Shayyib Pasal: Keutamaan shadaqah Halaman 95 Dia-lah Allah Yang Maha Penyayang dan mencintai orang-orang yang penyayang, dan Dia hanya akan mengasihi hamba-hamba-Nya yang penyayang; Dia Maha Menutupi dan mencintai hamba-Nya yang menutupi aib atau kesalahan orang lain; Dia Maha Pemaaf dan mencintai hamba-Nya yang memaafkan orang lain; Dia Maha Pengampun dan mencintai orang yang diberikan ampunan; Dia Mahalembut dan mencintai sifat lembut dari hamba-Nya; Dia marah kepada orang yang kasar, keras, yang berjalan dengan sikap sombong; Dia Maha Pemurah dan mencintai sikap ramah; Dia Maha Murah hati dan mencintai sifat murah hati; Dia Mahabaik dan me-nyukai kebaikan dan para pelakunya; Dia Mahaadil dan mencintai keadilan; Maha Menerima udzur dari orang-orang yang memiliki udzur dan mencintai orang yang menerima udzur dari hamba-hamba-Nya; Dia memberikan balasan kepada hamba-hamba-Nya sesuai dengan sifat-sifat ini. Siapa yang memaafkan maka ia akan dimaafkan; siapa yang memberikan ampunan maka akan diampunkan; siapa yang memberikan izin maka akan diizinkan; siapa yang lemah lembut kepada hamba-Nya maka ia akan dilemahlembuti; siapa yang menyayangi makhluk-Nya maka ia akan disayangi; siapa yang berlaku baik kepada mereka maka akan diperlakukan secara baik; siapa yang derma kepada mereka maka akan diperlakukan dengan derma juga; siapa yang memberikan manfaat kepada mereka maka akan diberi manfaat baginya; siapa yang menutup aib mereka maka akan ditutup pula aibnya; siapa yang memaafkan mereka maka akan dimaafkan; siapa yang menyelidiki cacat mereka maka akan diselidiki juga cacatnya; siapa yang menghalangi kebaikan mereka maka kebaikannya akan dihalangi; siapa yang rindu kepada Allah maka Allah akan rindu kepadanya; siapa yang melakukan makar maka ia akan diberi makar; siapa yang menipu maka ia akan ditipu; siapa yang bermu'amalah kepada makhluk-Nya dengan satu sifat maka Allah akan bermu'amalah kepadanya dengan sifat tersebut di dunia dan di akhirat. Allah akan memperlakukan hamba-Nya sesuai dengan perlakuan hamba itu kepada makhluk-Nya.

Potongan dari Kajian Wanita No.212. LEMAH LEMBUTLAH WAHAI WANITA
Bismillah, LEMAH LEMBUTLAH WAHAI WANITASimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Wanita No.212

Riyaadhush Shaalihiin 1638. "NGOBROL YANG BERADAB"
Bismillah, 1638. NGOBROL YANG BERADAB Riyaadhush Shaalihiin Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya Hadits ke-390 | Hadits Anas Radhiallahu ‘anhu Dari Anas Radhiallahu ‘anhu أَنَّ رَجُلاً كَانَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، فَمَرَّ بِهِ ، فَقال : يارسول اللَّهِ إِنِّي لأُحِبُّ هَذا ، فقال له النبيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «أَأَعْلمتَهُ ؟ » قَالَ : لا قَالَ : «أَعْلِمْهُ» فَلَحِقَهُ ، فَقَالَ : إِنِّي أُحِبُّكَ في اللَّه ، فقالَ : أَحَبَّكَ الَّذِي أَحْببْتَنِي لَهُ . رواه أبو داود بإِسنادٍ صحيح . "Bahwa ada seorang laki-laki berada di samping Nabi lalu ada seseorang melewatinya dan dia berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya mencintai orang ini.' Maka Nabi ﷺ bersabda kepadanya, 'Apakah kamu telah memberitahukannya?' Dia menjawab, 'Belum.' Beliau bersabda, 'Beritahukanlah kepadanya.' Maka dia segera mengejarnya. Lalu berkata kepadanya, 'Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.' Maka dia menjawab, 'Semoga engkau dicintai oleh Allah yang karena-Nya engkau telah mencintaiku." (HR. Abu Dawud dengan sanad shahih)

Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1638. NGOBROL YANG BERADAB
Bismillah, 1638. NGOBROL YANG BERADABSimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1638

MENGEJAR TIGA LEMBAH EMAS
Bismillah, MENGEJAR TIGA LEMBAH EMASUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahumullah-Video pendek dari Kajian Rutin Serial Tadzkiratus Saami’ Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim198 “Dua Akar Dosa-Dosa Jin & Manusia”youtube.com/live/AVv1NkbD_Fw?si=tnC_rFUWzyuqjDHf

Riyaadhush Shaalihiin 1637. "TIPS KOMUNIKASI YANG SINGKAT, PADAT, PRODUKTIF"
Bismillah, 1637. TIPS KOMUNIKASI YANG SINGKAT, PADAT, PRODUKTIF Riyaadhush Shaalihiin Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya Hadits ke-390 | Hadits Anas Radhiallahu ‘anhu Dari Anas Radhiallahu ‘anhu أَنَّ رَجُلاً كَانَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، فَمَرَّ بِهِ ، فَقال : يارسول اللَّهِ إِنِّي لأُحِبُّ هَذا ، فقال له النبيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «أَأَعْلمتَهُ ؟ » قَالَ : لا قَالَ : «أَعْلِمْهُ» فَلَحِقَهُ ، فَقَالَ : إِنِّي أُحِبُّكَ في اللَّه ، فقالَ : أَحَبَّكَ الَّذِي أَحْببْتَنِي لَهُ . رواه أبو داود بإِسنادٍ صحيح . "Bahwa ada seorang laki-laki berada di samping Nabi lalu ada seseorang melewatinya dan dia berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya mencintai orang ini.' Maka Nabi ﷺ bersabda kepadanya, 'Apakah kamu telah memberitahukannya?' Dia menjawab, 'Belum.' Beliau bersabda, 'Beritahukanlah kepadanya.' Maka dia segera mengejarnya. Lalu berkata kepadanya, 'Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.' Maka dia menjawab, 'Semoga engkau dicintai oleh Allah yang karena-Nya engkau telah mencintaiku." (HR. Abu Dawud dengan sanad shahih)

Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1637. TIPS KOMUNIKASI YANG SINGKAT, PADAT, PRODUKTIF
Bismillah, TIPS KOMUNIKASI YANG SINGKAT, PADAT, PRODUKTIFSimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin No. 1637

MOBIL 4,5M HILANG
Bismillah, MOBIL 4,5M HILANGUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahumullah-Video pendek dari Kajian rutin serial Riyaadhush Shaalihiin1507 “Nikmat Yang Membuat Para Raja Cemburu”#MuhammadNuzulDzikriAnimasi

Riyaadhush Shaalihiin 1636. "CAIRNYA HUBUNGAN RASULULLAH ﷺ DENGAN SAHABAT"
Bismillah, 1636. CAIRNYA HUBUNGAN RASULULLAH ﷺ DENGAN SAHABAT Riyaadhush Shaalihiin Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya Hadits ke-390 | Hadits Anas Radhiallahu ‘anhu Dari Anas Radhiallahu ‘anhu أَنَّ رَجُلاً كَانَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، فَمَرَّ بِهِ ، فَقال : يارسول اللَّهِ إِنِّي لأُحِبُّ هَذا ، فقال له النبيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «أَأَعْلمتَهُ ؟ » قَالَ : لا قَالَ : «أَعْلِمْهُ» فَلَحِقَهُ ، فَقَالَ : إِنِّي أُحِبُّكَ في اللَّه ، فقالَ : أَحَبَّكَ الَّذِي أَحْببْتَنِي لَهُ . رواه أبو داود بإِسنادٍ صحيح . "Bahwa ada seorang laki-laki berada di samping Nabi lalu ada seseorang melewatinya dan dia berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya mencintai orang ini.' Maka Nabi ﷺ bersabda kepadanya, 'Apakah kamu telah memberitahukannya?' Dia menjawab, 'Belum.' Beliau bersabda, 'Beritahukanlah kepadanya.' Maka dia segera mengejarnya. Lalu berkata kepadanya, 'Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.' Maka dia menjawab, 'Semoga engkau dicintai oleh Allah yang karena-Nya engkau telah mencintaiku." (HR. Abu Dawud dengan sanad shahih)

Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin 1636. CAIRNYA HUBUNGAN RASULULLAH ﷺ DENGAN SAHABAT
Bismillah, 1636. CAIRNYA HUBUNGAN RASULULLAH ﷺ DENGAN SAHABATSimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin

GANTI ‘PROFILE PICTURE’ KETIKA DINYINYIRIN
Bismillah, GANTI ‘PROFILE PICTURE’ KETIKA DINYINYIRINUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahumullah-Video pendek dari Kajian Rutin Serial Tadzkiratus Saami’ Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim195. “Apakah Ilmuku Bermanfaat?”

Riyaadhush Shaalihiin 1634 . "BAGAIMANA RASULULLAH ﷺ MEMBALAS CINTA SAHABATNYA"
Bismillah, 1634 . BAGAIMANA RASULULLAH ﷺ MEMBALAS CINTA SAHABATNYA Riyaadhush Shaalihiin Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya Hadits ke-389 | Hadits Mu’adz bin Jabal Radhiallahu ‘anhu Dari Mu'adz Radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah ﷺ memegang tangannya dan bersabda, « يَا مُعَاذُ واللَّهِ ، إِنِّي لأُحِبُّكَ ، ثُمَّ أُوصِيكَ يَا مُعاذُ لا تَدَعنَّ في دُبُرِ كُلِّ صلاةٍ تَقُولُ : اللَّهُم أَعِنِّي على ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ ، وحُسنِ عِبَادتِك » . حديث صحيحٌ ، رواه أبو داود والنسائي بإسناد صحيح . "Wahai Mu'adz, demi Allah, sesungguhnya aku mencintaimu. Kemudian aku berwasiat kepadamu, wahai Mu'adz, 'Jangan sekali-kali kamu meninggalkan doa di belakang setiap shalat, 'Ya Allah, tolonglah saya untuk tetap berdzikir kepadaMu, bersyukur kepadaMu, dan beribadah kepadaMu dengan baik'." (Hadits shahih, diriwayatkan oleh Abu Dawud dan an-Nasa'i dengan sanad shahih)

Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin 1634. BAGAIMANA RASULULLAH ﷺ MEMBALAS CINTA SAHABATNYA
Bismillah, 1634. BAGAIMANA RASULULLAH ﷺ MEMBALAS CINTA SAHABATNYASimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin

KHITAN, GERBANG AWAL ANAK MENJADI CALON PEMIMPIN
Bismillah, KHITAN, GERBANG AWAL ANAK MENJADI CALON PEMIMPINDalam setiap kegiatan khitan massal, alhamdulillah anak-anak senantiasa ditanamkan nilai bahwa khitan adalah perjuangan menyempurnakan fitrah sebagai seorang muslim laki-laki. Perjuangan menjadi hamba Allah yang senantiasa taat kepada-Nya.Keberanian dan keyakinan anak untuk berkhitan adalah gerbang awal mereka melakukan hal-hal besar di masa mendatang (sebagai pemimpin).Insyaa Allah, khitan massal kembali diselenggarakan pada 22 Desember mendatang. Lebih dari 120 anak laki-laki muslim akan berjuang menunaikan salah satu syariat Islam ini.Mari bersama meluaskan maslahat khitan dan rangkaian kegiatan lainnya dalam program Gerakan Sehat Bermanfaat, seperti donor darah, webinar kesehatan, dan pelayanan kesehatan gratis.Semoga Allah karuniakan limpahan pahala dan keberkahan dari beragam maslahat yang dirasakan oleh ribuan saudara kita.Salurkan sedekah terbaik kita melalui rekening:CIMB Niaga Syariah860013830600Bank Syariah Indonesia1111812116a.n. Muhajir Peduli Indonesia#SemuaButuhBersedekahIkuti Muhajir Project Pedulidi Facebook, Instagram, Youtube@muhajirprojectpeduli

Riyaadhush Shaalihiin 1633. "MERASA GAGAL PADAHAL NAIK KELAS"
Bismillah, 1633. MERASA GAGAL PADAHAL NAIK KELAS Riyaadhush Shaalihiin Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya Tanya Jawab

Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin 1633. MERASA GAGAL PADAHAL NAIK KELAS
Bismillah, 1633. MERASA GAGAL PADAHAL NAIK KELASSimak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin

Riyaadhush Shaalihiin 1632. "APAKAH HANYA ANAK YANG BISA DURHAKA?"
Bismillah, 1632. APAKAH HANYA ANAK YANG BISA DURHAKA? Riyaadhush Shaalihiin Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya Tanya Jawab

Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin 1632. APAKAH HANYA ANAK YANG BISA DURHAKA?
Bismillah, 1632. APAKAH HANYA ANAK YANG BISA DURHAKA?Simak Kajian Lengkapnya diYoutube Channel “Muhammad Nuzul Dzikri”Potongan dari Kajian Rutin Riyaadhush Shaalihin

199. SIAPA YANG LEBIH BAIK DI ANTARA KITA? | Tadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim
Bismillah, 199. SIAPA YANG LEBIH BAIK DI ANTARA KITA? Tadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim (Adab Penuntut Ilmu dan Adab Para Ahli Ilmu) Karya Ibnul Jama'ah Bab 2, Pasal 1, Poin 9 (Halaman 37, penerbit Pustaka Al-Ihsan) Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُونُوا۟ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَآءٌ مِّن نِّسَآءٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا۟ بِٱلْأَلْقَٰبِ ۖ بِئْسَ ٱلِٱسْمُ ٱلْفُسُوقُ بَعْدَ ٱلْإِيمَٰنِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (QS. Al-Hujurat: 11) إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al-Hujurat: 13)